Momen Pengantin Ta’aruf Malu-Malu Cium Tangan Suami, Malah Salaman Tanpa Sentuhan


Pernikahan pendakwah muda, Ustadz Agam Facrul tengah ramai jadi perbincangan warganet di platform TikTok. Di tengah sosoknya yang sedang menjadi perhatian, Ustadz Agam mengejutkan warganet dengan menggelar akada nikah.

Seorang wanita berhijab telah meluluhkan hati dan meyakinkan sang ustad untuk memasuki kehidupan baru sebagai sepasang suami istri.

Hubungan Ustadz Agam dan wanita pilihannya itu dilalui tanpa melalui proses berpacaran. Mereka berkenalan melalui proses taaruf yang ditemani anggota keluarga.

Selain di akun sosial media Ustad Agam, momen pernikahan mereka jua dibagikan oleh akun TikTok @ adelasuryapertiwi_

Dalam unggahan videonya, terlihat Ustadz Agam dan sang istri yang serba salah tingkah saat sudah resmi menjadi sepasang suami istri. Bahkan saking malunya, sang istri hanya melipatkan tangan di depan dada saat diminta untuk bersalaman.

Pernikahan Ustadz Agam dilansungkan secara sederhan dan dihadiri para kerabat dakat. Pada momen bahagia itu, Ustadz Agam mengenakan pakaian serba hitam yang didalamnya terdapat jubah putih serta sebuah peci berwarna sama.

Pengantin wanita pun tampil anggun dalam balutan gaun berwarna putih dengan hiasan kepala serba putih.

Setelah keduanya resmi menjadi suami istri, mereka pun diberi kesempatan untuk saling bersalaman. Di sinilah momen salah tingkah itu mulai terlihat dari pasangan yang sudah resmi menikah tersebut.

Mereka tampak malu-malu dan tak berani untuk memegang tangan satu sama lain.

Momen ini pun menarik perhatian tamu undangan yang hadir. Mereka turut merasa gemas dengan tingkah pengantin baru tersebut.

Bukan Salaman Malah Melipat Tangan Depan Dada

Seorang kerabat dari mempelai wanita tampak berusaha untuk menghentikan momen canggung tersebut. Dia memegang tangan si istri ustadz dengan harapan akan memudahkannya untuk bersalaman. Namun yang terjadi di luar dugaan.

Mempelai wanita itu berusaha meyakinkan hijaber bercadar yang mendorong tangan itu dengan keberanian yang dimiliki. Bukannya mencium tangan sang suami, mempelai itu malah mendekatkan tangan di depan dadanya seperti seseorang yang bersalaman dengan orang bukan muhrim.

Kejadian tersebut memancing tawa dari undangan yang hadir.

Setelah beberapa kali didorong oleh kerabatnya, mempelai perempuan itu akhirnya bisa memegang tangan ustadz Agam dan menciumnya.

Momen canggung kembali terjadi dan kali ini diperlihatkan sang ustadz muda tersebut. Dia terlihat salah tingkat setelah istrinya bersalaman dengan mengibas-kibaskan tangannya.

Namun rona bahagia tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya.

Setelah momen bersalaman itu berlangsung, tiba giliran Ustadz Agam diminta untuk menggandeng sang istri ke pelaminan.

” Ayo, digandeng, digandeng,” kata salah satu hadirin.

Mendengar hal tersebut, Ustadz Agam justru semakin malu. Hingga terdengar ucapan dari salah satu hadirin yang mengingatkan dirinya jika wanita itu kini telah sah menjadi istrinya.

” Halal, halal,” tambah yang lain.

======

Petik Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Khasiat beras merah tidak hanya bisa dinikmati oleh para pelaku diet, lho. Beras jenis ini juga memiliki manfaat yang luar biasa bila dikonsumsi oleh ibu yang tengah mengandung. Lantas, apa saja manfaat beras merah untuk ibu hamil?

Sama seperti namanya, beras merah memang memiliki warna merah. Beras jenis ini dianggap lebih baik dari beras putih karena mengandung lebih banyak serat, protein, dan antioksidan alami yang tentunya bermanfaat untuk kesehatan, termasuk kesehatan ibu hamil.

Manfaat Beras Merah untuk Ibu Hamil

Sama seperti beras putih atau nasi yang biasa kita konsumsi, beras merah adalah sumber karbohidrat yang baik untuk dikonsumsi saat hamil. Berikut ini adalah sederet manfaat beras merah untuk ibu hamil:

1. Sebagai sumber energi

Saat hamil, wajar bila Bumil jadi lebih mudah lelah lantaran harus membawa janin ke mana saja Bumil pergi. Oleh karena itu, Bumil membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Nah, beras merah bisa menjadi sumber energi yang baik untuk Bumil. Jika sumber energi pada beras putih hanya karbohidrat, pada beras merah, Bumil juga mendapatkan energi dari protein. Walaupun tidak begitu banyak, tambahan asupan protein ini bisa membawa cukup banyak manfaat untuk kesehatan Bumil.

2. Mengontrol berat badan selama hamil

Mengalami pertambahan berat badan saat hamil adalah hal yang normal, bahkan disarankan pada beberapa keadaan. Namun, kenaikan bobot tubuh yang berlebihan tentu tidak baik untuk ibu hamil.

Untuk mengontrol berat badan selama hamil, Bumil bisa memperbanyak konsumsi beras merah sebagai pengganti nasi putih. Karena beras ini mengandung lebih banyak serat dan protein, Bumil bisa merasa kenyang lebih lama dan nafsu makan pun lebih terkendali.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Beras merah terkenal dengan kandungan antioksidannya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, beras merah sangat baik dikonsumsi oleh para ibu hamil. Antioksidan yang terkandung dalam beras ini mampu menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penyakit pada Bumil dan janin.

Selain itu, antioksidan juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh selama hamil, mencegah terjadinya preeklamsia, serta menurunkan risiko terjadinya gangguan pada tumbuh kembang janin.

4. Mencegah anemia defisiensi zat besi

Anemia atau kurang darah karena kekurangan pasokan zat besi merupakan masalah kehamilan yang masih sering terjadi. Untuk mencukupi kebutuhan zat besi selama hamil, Bumil sangat dianjurkan rutin minum vitamin prenatal dan mengonsumsi makanan sumber zat besi, seperti beras merah.

5. Menjaga kesehatan saluran cerna

Dalam 100 gram (±2 centong) beras merah setidaknya mengandung 11 gram serat. Ini sudah memenuhi hampir setengah dari kebutuhan serat harian Bumil. Serat sangat dibutuhkan saat hamil untuk menjaga kesehatan saluran cerna, sehingga Bumil terhindar dari sembelit selama hamil.

Selain beras merah, Bumil juga dianjurkan mengonsumsi sumber serat lainnya, seperti buah-buahan dan sayuran, setiap hari.

6. Mengontrol kadar gula darah

Beras merah merupakan makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Artinya, dengan mengonsumsi beras merah setiap hari, kadar gula darah Bumil bisa terkontrol dengan baik.

Hal ini akan mengurangi risiko terjadinya diabetes gestasional yang rentan menyerang ibu hamil, terutama yang obesitas dan memiliki riwayat keluarga diabetes.

7. Menurunkan risiko mengalami kram kaki

Kram kaki merupakan keluhan umum yang dialami hampir oleh semua ibu hamil. Hal ini bisa disebabkan oleh kekurangan kalium dan akan membuat ibu hamil merasa tidak nyaman untuk melakukan aktivitas.

Bumil bisa menghindari risiko terjadinya kram kaki dengan mengonsumsi beras merah. Dibandingkan beras putih, beras merah mengandung jauh lebih banyak kalium sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber asupan kalium.

Dengan mengetahui informasi di atas, kini Bumil tidak perlu ragu lagi untuk menjadikan beras merah sebagai teman pendamping lauk Bumil di setiap jam makan. Selain mengenyangkan, beras merah juga mengandung banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil.

Di samping itu, Bumil juga tetap harus menjaga dan memantau kesehatan saat hamil dengan rajin berolahraga ringan, beristirahat dengan cukup, dan rutin memeriksakan kandungan ke dokter, ya.

======

Memetik Manfaat Bunga Melati bagi Kesehatan dan Kecantikan

Bunga melati sudah lama dikenal sebagai bahan baku pembuatan parfum dan sabun. Tak hanya itu, ada berbagai manfaat bunga melati yang juga baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja kandungan dalam bunga melati dan manfaatnya bagi kesehatan?

Ada berbagai jenis tanaman melati, tetapi jenis yang sering ditemui adalah melati putih (Jasminum sambac). Bunga ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk olahan teh. Selain itu, bunga melati juga banyak diolah menjadi berbagai produk lain, seperti losion dan aromaterapi.

Berbagai Manfaat Olahan Bunga Melati untuk Kesehatan

Bunga melati mengandung minyak esensial alami serta berbagai senyawa yang bersifat antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Karena kandungannya yang cukup beragam, bunga melati memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Sama halnya dengan teh hijau dan teh hitam, teh bunga melati juga memiliki kandungan antioksidan polifenol yang mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, misalnya stroke dan penyakit jantung.

Untuk menikmati manfaat ini, Anda bisa mengonsumsi teh bunga melati 2–3 cangkir per hari.

2. Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 terjadi ketika hormon insulin dalam tubuh tidak bekerja dengan baik, sehingga kadar gula darah dapat meningkat dan sulit terkontrol. Jika tidak diobati, penyakit ini berisiko menimbulkan berbagai komplikasi, seperti penyakit ginjal, hipertensi, penyakit jantung, dan kerusakan mata.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa teh bunga melati dan jenis teh lainnya dapat menurunkan kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Namun, Anda disarankan untuk mengonsumsi teh melati tanpa gula atau mengganti gula dengan pemanis buatan yang baik untuk penderita diabetes.

3. Menjaga kesehatan kulit

Salah satu manfaat bunga melati yang sudah dikenal sejak dulu adalah menjaga kesehatan kulit. Bunga melati mengandung minyak esensial alami yang dapat melembapkan kulit sekaligus membasmi kuman dan mengatasi peradangan pada kulit.

Beberapa riset pun menunjukkan bahwa bunga melati dapat mencegah penuaan dini dan kulit kering, serta membantu proses pemulihan luka. Untuk mendapatkan manfaat bunga melati yang satu ini, Anda bisa menggunakan pelembap, serum wajah, atau minyak esensial yang terbuat dari bunga melati.

Meski demikian, Anda tetap perlu berhati-hati, karena produk tersebut mungkin dapat menimbulkan iritasi kulit. Reaksi ini lebih berisiko terjadi pada orang yang memiliki kulit sensitif.

4. Memelihara fungsi dan kesehatan otak

Teh bunga melati mengandung antioksidan, kafein, dan asam amino theanine yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak. Kandungan tersebut juga dapat meningkatkan fokus dan memori, serta mengurangi risiko terjadinya pikun dan demensia.

5. Meredakan stres

Minyak esensial bunga melati memiliki aroma yang lembut dan menyegarkan, sehingga sering kali digunakan sebagai aromaterapi. Efek tersebut dapat meredakan stres dan membuat Anda lebih rileks.

Beberapa riset pun menyebutkan bahwa bunga melati dapat mengurangi rasa cemas dan meningkatkan kualitas tidur.

Untuk mendapatkan manfaat bunga melati yang satu ini, Anda dapat menggunakan minyak aromaterapi dari bunga melati atau mencampurkannya ke dalam diffuser untuk melembapkan dan mengharumkan ruangan.

Aturan Pemakaian Produk Berbahan Bunga Melati
Pada dasarnya, bunga melati yang diolah menjadi teh, aman dan sehat untuk dikonsumsi. Meski demikian, karena mengandung kafein, teh bunga melati mungkin dapat menyebabkan efek samping, seperti sakit perut dan susah tidur.

Oleh karena itu, Anda perlu membatasi dan hanya mengonsumsi teh bunga melati sebanyak 2–3 cangkir per hari. Bila Anda ingin menggunakan minyak esensial bunga melati untuk mandi atau aromaterapi, jangan lupa untuk mengencerkan minyak tersebut terlebih dahulu.

Jika mengalami gejala efek samping setelah mengonsumsi teh atau menggunakan produk yang mengandung bunga melati, segera konsultasikan ke dokter agar penanganan yang tepat dapat dilakukan.

Tags: #malu cium tangan suami malah salaman tanpa sentuhan #manfaat beras merah untuk ibu hamil #manfaat bunga melati untuk kecantikan #manfaat bunga melati untuk kesehatan