Perih, Dulu Maksa Minta Nikah, Setelah Lahirkan Bayi Cacat Lalu Dicerai, Lelaki Apaan Kaya Gitu


Kisah seorang ibu muda di Surabaya yang melahirkan bayi cacat lalu diceraikan suaminya sungguh mengiris hati. Sejak awal berpacaran, Dina Oktavia (21) mengaku hubungannya dengan Muhammad Abdul Aziz (23) memang sudah tidak mendapatkan restu dari orangtua suaminya. Faktor ekonomi dan kelas sosial keluarga Dina, menjadi penyebab tidak adanya restu tersebut.

“Waktu itu saya sudah mengingatkan untuk tidak melanjutkan hubungan ini, namun suami saya tidak mau. Bahkan, suami saya pernah teriak-teriak agar saya bersedia untuk menikah dengannya, hal ini membuat saya pun luluh,” ungkap Dina, Ahad (1/12/2019).

Mantan customer service di toko elektronik terbesar di Surabaya, dan karyawan toko donat ini akhirnya menikah pada tahun 2018 diusianya yang masih 20 tahun.

Setelah menikah dan akhirnya hamil, maka Dina pun memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus pada kehamilan pertamanya tersebut.

Sempat “menumpang” di rumah mertuanya, karena satu dan lain hal, akhirnya Dina memutuskan untuk tinggal kembali bersama ibu dan kakak ketiganya di rumah petaknya di kawasan Jojoran.

Di rumah petaknya yang berukuran 2×6 meter ini, Dina pernah dua kali digigit tikus di bagian kakinya saat usia kehamilan menginjak lima bulan. Bahkan sampai berdarah. Sempat diperiksakan ke dokter, hanya diberi obat oles luar saja.

“Di rumah saya memang banyak tikusnya. Maklum, lingkungannya kumuh. Bahkan saat hujan turun, ya banjir lantainya karena atapnya ada yang bocor,” kata Dina.

Gara-gara digigit tikus saat Dina hamil inilah, kemungkinan besar penyebab bayinya lahir dengan kondisi seperti ini. “Kata dokter yang pernah memeriksa saya serta Pandhu, demikian,” ungkapnya.

Karena selama hamil, Dina mengaku tidak pernah meminum obat-obatan saat sakit atau mengonsumsi makanan seperti seafood atau ikan bakar berlebihan.

“Untuk makan sehari-hari saja susah, bagaimana bisa membeli makanan seafood atau ikan bakar,” ujar Dina.

Bahkan saat hamil, Dina pun tidak pernah ngidam yang aneh-aneh. “Ya, mungkin ini sudah menjadi takdir saya dan Pandhu (anaknya),” kata Dina pasrah.

Kini, anak terakhir dari empat bersaudara ini hanya berharap agar Pandhu anaknya bisa sembuh. Menurut jadwal, operasi selanjutnya yakni operasi plastik akan dilakukan lima bulan ke depan.

Sambil menunggu jadwal operasi selanjutnya, Pandhu juga harus rutin kontrol. Dina juga berencana akan membuka usaha di bidang minuman yakni es juice dan es puding susu.

Bantuan donasi yang diterimanya dari para donatur seperti Komunitas Tolong Menolong, Yayasan Hidayatullah dan Komunitas Bendino Masak akan dipakainya untuk menyambung hidup.

Karena sejak melahirkan sampai sekarang, suaminya tidak pernah memberinya nafkah. Ditambah kondisi dirinya yang tidak bisa bekerja dikarenakan mau fokus merawat Pandhu anaknya.

Saya sempat diterima kerja sebagai kasir di perusahaan retail di kawasan Rungkut, pertengahan November ini. Tapi baru sehari masuk kerja, saya tidak bisa masuk lagi dikarenakan Pandhu rewel saat itu sehingga saya putuskan untuk mengundurkan diri saja,” ungkap mantan Sales Promotion Girl (SPG).

“Untuk saat ini, saya ingin bekerja di rumah saja, seperti membuat es juice atau puding susu yang dijual melalui online. Supaya saya bisa fokus merawat Pandhu,” tutur lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Pariwisata.

Dina juga berharap ada bantuan rumah susun dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya, dikarenakan rumah petak yang ditinggalinya saat ini merupakan milik dari adik ibunya, yang akan dijual dalam waktu dekat.

Sementara itu, Daniel Lukas Rorong, relawan pendamping dari Komunitas Tolong Menolong berencana akan mencarikan rumah kontrakan yang lebih layak ditempati untuk sementara waktu.

“Sembari menunggu bantuan rumah susun dari pemerintah, kami Komunitas Tolong Menolong akan berupaya untuk mencarikan tempat tinggal yang lebih layak untuk Ibu Dina dan Bayi Pandhu,” tegas Daniel yang juga Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur.

“Kami juga akan mendampingi dari segi finansial termasuk membantu rencana Ibu Dina untuk membuka usaha agar beliau bisa mandiri ke depannya dan memiliki penghasilan”, ungkap Daniel yang sudah delapan tahun ini berkecimpung di dunia bantuan kemanusiaan ini.

Hal senada juga diucapkan Isa Ansori, Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur. “Pihak kami (LPA Jawa Timur) akan mendampingi Bayi Pandhu dan ibùnya agar mendapatkan bantuan rumah susun seta kebutuhan yang diperlukan lainnya. Kami tidak akan tinggal diam dan main-main dengan kondisi yang dialami keluarga tidak mampu ini,” tegasnya.

======

Masker Wajah Alami untuk Kulit Kusam

Ada banyak pilihan masker wajah alami untuk kulit kusam. Masker wajah ini menggunakan bahan-bahan alami yang diyakini dapat mencerahkan kulit berkat kandungan zat tertentu di dalamnya.

Penggunaan masker wajah alami untuk kulit kusam memang dapat membantu mencerahkan kulit. Namun, Anda juga harus teliti dalam menggunakannya karena pada sebagian orang, penggunaan masker berbahan alami mungkin dapat memicu iritasi kulit.

Pilihan Masker Wajah Alami untuk Kulit Kusam

Ada beragam pilihan masker wajah alami untuk kulit kusam. Berikut adalah di antaranya:

1. Masker lemon

Lemon dapat dijadikan sebagai masker wajah alami untuk kulit kusam. Caranya cukup mudah, yaitu celupkan kapas ke perasan air lemon untuk dioleskan ke wajah dengan cara ditepuk-tepuk, kemudian diamkan hingga kering lalu bilas dengan air bersih.

Kandungan vitamin C dalam lemon dapat mencerahkan kulit secara alami sehingga mampu membantu mengatasi kulit kusam. Meski demikian, penggunaan masker lemon kurang direkomendasikan untuk pemilik kulit sensitif, karena kandungan asam pada lemon bisa mengiritasi kulit.

2. Masker papaya

Masker wajah alami untuk kulit kusam berikutnya adalah masker pepaya. Pepaya dapat membantu mencerahkan kulit yang kusam berkat kandungan vitamin C di dalamnya.

Untuk mendapatkan manfaat masker ini, Anda dapat mencampurkan ¼ cangkir pepaya dengan 1 sendok teh jus nanas segar. Kemudian, aplikasikan masker ini ke wajah dan leher secara merata dan diamkan selama 15–20 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

Dengan melakukan perawatan ini sekali dalam seminggu, kulit wajah dapat terlihat lebih cerah.

3. Masker alpukat

Kulit kusam tidak hanya dipicu oleh penumpukan sel kulit mati, tapi juga bisa dipicu oleh kulit kering. Agar keluhan kulit kering tidak memicu masalah baru, Anda perlu menjaga kelembapannya dengan baik, salah satunya adalah dengan menggunakan masker alpukat.

Masker alpukat dapat membantu mengurangi keluhan kulit kering, karena buah ini tidak hanya mengandung vitamin C dan E, tapi juga mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6 yang bermanfaat dalam melembapkan kulit.

Untuk mendapatkan manfaat masker ini, Anda dapat mengaplikasikan buah alpukat yang telah matang dan dihaluskan ke wajah secara merata.

Jika di rumah Anda terdapat madu dan yogurt, Anda dapat menambahkan kedua bahan ini ke dalam masker alpukat, karena keduanya juga dapat membantu mencerahkan kulit kusam.

Takaran untuk masker pencerah wajah ini adalah ¼ buah alpukat yang telah dihaluskan, 1 sendok teh madu, dan 3 sendok teh yogurt. Campurkan ketiganya hingga membaur secara merata, lalu aplikasikan ke wajah selama 10−15 menit dan bilas dengan air hangat.

4. Masker kunyit

Kandungan antioksidan dan antiinflamasi dalam kunyit mampu membuat kulit terlihat lebih cerah. Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkannya sebagai masker wajah alami untuk kulit kusam.

Cara penggunaan masker kunyit juga tidak sulit. Anda hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh kunyit dengan 1 sendok teh madu dan 1 sendok makan yogurt. Kemudian, aplikasikan ke wajah selama 15 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

Meski penggunaan masker wajah alami untuk kulit kusam di atas mampu membuat kulit menjadi lebih cerah, Anda tetap harus mengaplikasikannya secara hati-hati. Sebelum mengoleskan masker tersebut ke seluruh wajah, ada baiknya untuk mengoleskan sedikit terlebih dahulu ke area kulit di sekitar rahang.

Jika muncul reaksi berupa kulit memerah atau iritasi, hentikan penggunaan.

Perawatan Rutin Lain untuk Mengatasi Kulit Kusam

Selain menggunakan masker wajah alami untuk kulit kusam, Anda juga perlu untuk melakukan perawatan kulit dengan benar. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan:

  • Mencuci wajah 2 kali sehari
  • Mengunakan toner setelahnya mencuci wajah, agar sisa kotoran dan minyak yang masih menempel di kulit terangkat
  • Menggunakan serum wajah
  • Menggunakan pelembap wajah
  • Menggunakan tabir surya
  • Melakukan eksfoliasi secara rutin, yaitu 2 kali dalam seminggu
  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Minum air putih yang cukup

Penggunaan masker wajah memang dapat membantu mengatasi masalah kulit kusam. Namun, Anda tetap harus menggunakannya secara hati-hati dan mengimbanginya dengan perawatan kulit lainnya agar hasil yang didapat lebih maksimal.

Jika penggunaan masker wajah untuk kulit kusam dan perawatan sederhana lainnya tidak membuahkan hasil yang memuaskan, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter kulit. Dokter kulit akan menyarankan perawatan yang sesuai dengan keluhan dan kondisi kulit Anda.

Tags: #maksa minta nikah setelah bayi lahir cacat langsung dicerai #masker kulit wajah alami untuk kulit kusam