Pernah Nikahi Boneka, Pria Ini Kini Jatuh Cinta dengan Asbak!

262 views


Pria yang dulu membuat heboh karena menikahi boneka seks sekarang kembali menjadi sorotan. Dia baru-baru ini mengklaim telah jatuh cinta dengan asbak yang ditemuinya di kelab malam.

Melansir dari laman Mirror, pria bernama Yuri Tolochko itu mengaku berpisah dengan “istri” boneka seksnya yang diberi nama Margo dan sekarang sedang membangun kehidupan baru dengan asbak.

Yuri terpikat dengan sebuah asbak besar warna hitam yang ditemuinya saat pemotretan di sebuah kelab malam. Lewat Instagram, dia berharap bisa lebih dekat dengan pujaan hatinya itu.

” Awalnya saya hanya melakukan pemotretan dengannya. Tapi kemudian dia mulai membuat saya tertarik,” ungkap Yuri Tolochko seperti melansir Mirror.

Dikatakan Yuri, ia begitu menggilai sebuah asbak ini. Ia ingin terus mencium dan menyentuh asbak tersebut. Ia mengaku senuhan dan aroma asbak tersebut membuatnya terbuai.

“Saya ingin menyentuhnya lagi, menciumnya. Saya suka aroma brutalnya, sentuhan logam di kulit saya. Ini benar-benar brutal,” lanjut pria asal Kazakhtan tersebut.

Hal lain yang membuat Yuri tertarik dengan asbak hitam itu adalah fakta bahwa benda itu memiliki banyak cerita selama ada di kelab malam. Di mana dia dianggap telah membantu banyak orang.

” Saya juga bahwa dia memiliki cerita. Bahwa dia bukan hal baru. Bahwa dia telah melayani banyak orang dan terus melayani mereka,” ungkap Yuri lagi.

Lebih lanjut, Yuri mengidentifikasi dirinya sebagai panseksual. Dia bisa jatuh cinta dengan karakter, citra, jiwa, serta objek. Dia merasa sebuah objek selalu hidup jika berada di dekatnya.

“Saya memiliki hasrat khusus untuk objek. Mereka selalu hidup bagi saya. Ini tentu tidak sama dengan seseorang, ini adalah perasaan yang sama sekali berbeda,” jelas Yuri.

“Ini mirip dengan bagaimana seorang pemain biola bisa mencintai biolanya yang berusia 300 tahun,” sambung pria asal Kazakhstan tersebut.

Yuri Tolochko sebelumnya menikahi Margo pada November 2020 lalu. Pernikahan Yuri dengan boneka seks pilihannya itu digelar secara tradisional.

Namun, mereka kemudian berpisah karena Margo rusak dan harus diperbaiki. Yuri yang merasa kesepian pun akhirnya memalingkan cintanya dengan objek lain berupa perak yang disebutnya masker. Hingga akhirnya, saat ini ia mengakui sedang jatuh cinta dengan sebuah asbak.

Pengakuan Yuri ini langsung menbuat netizen heboh. Banyak netizen yang akhirnya tak setuju dengan Yuri. Kalau menurut kamu gimana?

======

Lebih Jauh Tentang Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan masalah jantung yang paling umum terjadi. Penanganan terhadap kondisi ini sangatlah penting dilakukan. Bila dibiarkan tanpa penanganan, penyakit jantung koroner dapat membahayakan nyawa penderitanya.

Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah jantung atau arteri koroner mengalami penyumbatan akibat plak yang terbentuk dari timbunan lemak atau substansi lain, seperti kalsium dan fibrin. Kondisi ini dikenal dengan ateroskelosis.

Plak dapat terbentuk di dinding arteri, bahkan sejak seseorang masih muda. Namun, semakin bertambahnya usia, risiko pembentukan plak akan semakin tinggi. Jika tidak diobati, keberadaan plak dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengganggu suplai darah yang kaya akan oksigen ke jantung.

Plak juga dapat menyumbat sebagian besar hingga seluruh aliran darah pada pembuluh arteri. Bila penyumbatan aliran darah terjadi pada arteri koroner, dapat terjadi serangan jantung.

Hal-Hal yang Meningkatkan Risiko Terjadinya Penyakit Jantung Koroner

Sejauh ini, penyebab pasti terbentuknya plak pada pembuluh arteri masih belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa hal berikut ini bisa memperbesar risiko terjadinya aterosklerosis:

1. Kebiasaan merokok

Merokok adalah salah satu faktor yang paling berperan dalam meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Setidaknya lebih dari 30% orang yang mengalami serangan jantung adalah seorang perokok aktif.

Kandungan nikotin dan karbon monoksida dalam rokok membuat jantung bekerja lebih berat dari biasanya. Kedua zat tersebut juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah di arteri.

Celakanya, bahan-bahan kimia lain dalam rokok juga bisa merusak lapisan arteri koroner, sehingga kian memperbesar risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

2. Kolesterol

Kolesterol yang terlalu banyak mengalir dalam darah dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Jenis kolesterol yang membuat risiko penyakit jantung koroner meningkat adalah low-density lipoprotein (LDL) atau yang biasa disebut kolesterol jahat.

Kolesterol inilah yang memiliki kecenderungan untuk menempel dan menumpuk di arteri koroner.

3. Diabetes

Penderita diabetes diprediksi memiliki risiko dua kali lipat lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner. Hal ini diduga karena penderita penyakit ini memiliki lapisan dinding pembuluh darah yang lebih tebal. Tebalnya dinding arteri koroner bisa mengganggu kelancaran aliran darah ke jantung.

4. Penggumpalan darah

Penggumpalan darah atau trombosis yang terjadi pada arteri koroner akan menghambat suplai darah menuju jantung. Proses terjadinya penggumpalan darah ini berhubungan erat dengan faktor lain, seperti proses peradangan, kadar kolesterol tinggi, gula darah yang tidak terkontrol, dan stres.

5. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Seseorang dikategorikan memiliki tekanan darah tinggi jika memiliki tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg atau lebih dan tekanan diastolik 90 mmHg atau lebih.

Tekanan sistolik sendiri didefinisikan sebagai ukuran tekanan darah saat jantung berkontraksi untuk memompa darah keluar. Sementara itu, tekanan diastolik adalah tekanan darah saat otot jantung meregang untuk mengisi darah.

Cara Mencegah Penyakit Jantung Koroner

Untuk meminimalkan risiko terkena penyakit jantung koroner, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan, di antaranya:

Berolahraga secara rutin

  • Menerapkan pola makan sehat dan gizi seimbang dengan memperbanyak asupan buah dan sayur serta mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol dan garam berlebih
  • Berhenti merokok
  • Menurunkan berat badan jika berlebihan
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Mengontrol tekanan darah
  • Mengelola stres, baik dengan terapi relaksasi atau meditasi
  • Beristirahat yang cukup

Bahaya penyakit jantung koroner dapat memengaruhi kualitas hidup Anda, bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak akibat serangan jantung. Oleh karena itu, periksakan diri secara rutin ke dokter jika Anda berisiko tinggi terkena penyakit ini.

Anda juga dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter bila sudah mengalami gejala penyakit jantung koroner, seperti nyeri dada yang muncul saat melakukan aktivitas berat atau stres, sesak napas, keringat dingin, dan nyeri dada yang menjalar hingga ke lengan dan leher.

======

Makan Cumi Saat Hamil, Amankah?

Cumi banyak digemari karena memiliki rasa yang lezat, gurih, dan dapat diolah menjadi beragam masakan. Namun, mengingat tidak semua jenis seafood baik dikonsumsi selama masa kehamilan, sebagian ibu hamil mungkin bertanya-tanya, apakah cumi aman dikonsumsi saat hamil?

Cumi mengandung protein, vitamin B vitamin E, zat besi, kalsium, asam lemak omega-3, selenium, kalium, magnesium, kolin, dan zinc.

Berkat nutrisinya yang cukup beragam, cumi baik dikonsumsi untuk mencukupi asupan gizi ibu hamil dan menyusui, serta mendukung proses tumbuh kembang janin. Makanan ini juga baik dikonsumsi sebagai salah satu jenis seafood untuk menjaga kesehatan jantung dan otak.

Fakta Keamanan Makan Cumi Saat Hamil

Jika Bumil sedang ngidam makan cumi, tak perlu ragu lagi terhadap keamanannya, ya. Cumi tergolong aman dikonsumsi oleh ibu hamil karena tidak banyak mengandung merkuri.

Asam lemak omega-3 yang tinggi pada cumi, dapat mendukung pertembangan mata, otak, dan sistem saraf janin di dalam kandungan. Asupan nutrisi ini juga berperan dalam mencegah Bumil untuk mengalami persalinan prematur dan depresi pascapersalinan.

Selain itu, kandungan zat besi pada cumi dapat mencukupi kebutuhan sel darah merah Bumil dan janin, serta dapat mencegah terjadinya anemia.

Tips Aman Makan Cumi Saat Hamil

Cumi memang tergolong aman untuk dikonsumsi dan memiliki manfaat bagi kesehatan ibu hamil serta perkembangan janin dalam kandungannya. Akan tetapi, Bumil tidak boleh makan cumi secara berlebihan. Agar tetap aman, porsi cumi yang direkomendasikan bagi ibu hamil adalah sekitar 12 ons per minggu.

Selain itu, Bumil juga perlu memperhatikan hal-hal berikut sebelum mengonsumsi cumi:

  • Pilih cumi yang masih segar. Hindari membeli cumi yang sudah berubah warna, berlendir, dan beraroma tidak sedap.
  • Cuci tangan sebelum mengolah cumi.
  • Cuci bersih cumi dengan air yang mengalir.
  • Masak cumi hingga benar-benar matang, misalnya dengan cara digoreng, ditumis, atau dipanggang.
  • Cuci tangan dan bersihkan peralatan masak setelah mengolah cumi untuk mencegah kontaminasi kuman.

Makan cumi saat hamil dapat mendatangkan banyak manfaat bila dikonsumsi dalam batas wajar serta diolah dengan cara yang baik dan benar.

Di samping itu, guna menjaga kehamilan dan janin tetap sehat, pastikan Bumil tetap mengonsumsi makanan sehat lainnya dan suplemen kehamilan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saat hamil, serta rutin berolahraga, beristirahat yang cukup, mengurangi stres, menghindari minum minuman beralkohol, dan tidak merokok.

Walau bergizi, sayangnya cumi terkadang bisa menimbulkan reaksi alergi. Oleh karena itu, apabila Bumil memiliki riwayat alergi terhadap makanan laut ini, Bumil sebaiknya mengganti cumi dengan pilihan makanan laut yang juga aman dan sehat, seperti ikan salmon, kerang, tiram, dan udang.

Bila Bumil masih memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar makan cumi selama kehamilan atau pola makan sehat saat hamil, jangan ragu untuk bertanya langsung kepada dokter, ya.

Tags: #makan cumi saat hamil #penyakit jantung koroner #pria nikahi boneka lalu asbak