Pilu, Menanti Momongan Puluhan Tahun, Komedian Komeng Terima Pil Pahit Sang Anak meninggal di usia 10 Tahun


Komeng, siapa sih yang enggak kenal nama pelawak satu ini, pelawak papan atas negeri ini yang sudah dikaruniai anak kembar, Ganteng dan Bagus namanya.

Sebenarnya anak Komeng kembar tiga, selain Ganteng dan Bagus, ada pula Cantika, satu-satunya anak kembar perempuan. Sayangnya, Cantika enggak berumur panjang dan harus berpulang lebih dulu, lantaran mengalami penyumbatan saluran napas lantaran tersedak hingga tak tertolong.

Dan, untuk mendapatkan mereka, harus diakui bukan perkara gampang buat Komeng dan Aprilliana Indra Dewi, atau Indra Dewi, istrinya.

Bagaimana enggak, setelah pernikahan pelawak yang bernama asli Alfiansyah Bustami dengan Indra Dewi, pada 24 September 1996, enggak langsung dikaruniai momongan lho.

Pasangan selebriti ini harus bersabar menunggu untuk waktu yang cukup lama. Kurang-lebih sepuluh tahun, jelas ini menjadi masa-masa penantian yang enggak gampang.

Namun, berkat kesabaran Komeng dan istri pada 2006 lahirlah anak mereka, enggak tanggung-tanggung kembar tiga.

Namanya, Ganteng Maritza Aldi dipanggil Gaga, lalu Bagus Atthallah Aldi atau Bagus, dan Cantika Alhayu Aldi atau Caca.

Seperti juga anak-anak yang lain, Komeng dan Indra Dewi membesarkan Gaga, Bagus, maupun Caca secara wajar.

Sebagai muslim, mereka juga ditanamkan betul pendidikan Islam yang cukup ketat sejak dini.

Buat mereka, sholat misalnya menjadi aktivitas rutin yang mau enggak mau harus dijalankan.

Mereka pasti bakal mendapat teguran dari Komeng kalau berani melanggar aturan itu.

Lalu, dalam hal pendidikan, anak-anak pelawak berdarah Sunda-Betawi itu juga enggak main-main. Mereka bersekolah di lembaga pendidikan yang sangat kredibel.

Gaga dan Bagus, setelah kepergian adik mereka Caca, 27 Agustus 2016 melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi SMP.

Meski kembaran ternyata mereka enggak satu sekolah lho. Gaga di sekolah Islam Al Taqwa College, lembaga pendidikan yang menjadi rekanan Al Taqwa College Australia.

Lalu, Bagus di Sampoerna Academy, dan keduanya pun mampu menamatkan pendidikan itu dengan baik.

Dalam hal pendidikan, keduanya memang terbilang serius banget. Tapi, di luar itu baik Gaga maupun Bagus punya kelakuan yang enggak jauh-jauh amat dari Komeng.

Makanya, enggak salah juga rasanya kalau ada pepatah bilang, “buah jatuh enggak jauh dari pohonnya”.

Jelas, bahwa ada darah seni yang kuat mengalir dalam tubuh keduanya. Terbukti, mereka mampu kok bermain dalam sebuah program TV, “Anak-anak Pelangi”.

Bakat itu juga terlihat jelas dari banyak tayangan yang direkam Hops.ID dari Instagram indradewi2242. Gaga dan Bagus enggak canggung sedikit pun memandu acara “Mami Sehat” racikan Indra Dewi, ibu mereka.

SAAT ISTRIMU HAMIL

SAAT ISTRIMU HAMIL

Mungkin dia tidak banyak bercerita.

Tapi bukan berarti dia selalu sedang baik-baik saja. (foto cover: ilustrasi, sumber)

Ada kalanya dia cukup waras untuk tidak mengutarakan perasaannya karena ia tau itu akan sia2 .. Toh itu semua sakit yg tidak bisa dibayangkan atau di rasakan oleh pasangannya.

Tapi ada kalanya dia mungkin cukup lelah sehingga tanpa sadar keluhan-keluhan itu keluar begitu saja.

Rasa yg dialami dia yg sedang hamil tentu saja hanya bisa dirasakan oleh yg pernah hamil juga.

Krn rasa tsb begitu spesial dan spesifik.

Karena setiap ibu hamil memiliki cerita tersendiri.

Mual saat sakit beda sekali dengan mual saat hamil.

Kaki bengkak krn kecapean berolah raga beda sekali dengan kaki bengkak saat hamil.

Ngilu bagian punggung, pinggang dan lain lain yg bukan krn penyakit tapi mmg karena bagian-bagian itu sedang berproses menyiapkan tempat bayi dan jalan lahir entahlah siapa yg bisa paham.

Selera makan yg kadang ingin pedas, kemudian ingin manis, lalu ingin asem, lanjut merasa pahit bukan krn dia ingin menguji kesabaran pasangannya.

Dia sendiri mgkn heran dengan apa yg dia rasakan.

Saat dia benar benar memakan dengan lahap apa yg dia inginkan pahami bahwa itu bukanlah suatu yg hal mengada-ada.

Saat dia mulai kesulitan untuk sekedar beranjak dari kursi atau tempat tidur, uluran tangan sangat dirasakan membantu.

Terlebih karena dia merasa bahwa pasangannya turut berempati thd kesakitan yg mgkn sedang dia rasakan.

Saat dia mulai lambat berjalan, kadang ngos-ngosan, sesekali mencari pegangan, ga usah heran.

Dia membawa berat yg meskipun scr timbangan kau anggap tidak seberapa tapi berat tsb tidak bisa disimpan atau dipindahkan meskipun sekejap.

Berat yg harus dibawa kemanapun dalam posisi apapun.

Mungkin dia kesulitan untuk sekedar berjongkok, untuk mengangkat kakinya saat berwudhu, bahkan untuk menggunting kuku kakinya sendiri.

Disaat jongkok adalah posisi yg paling dia ingin hindari seiring semakin besar perutnya, justru keadaan harus buang air kecil yg semakin sering membuatnya harus bolak balik ke kamar mandi bahkan bbrp kali di malam hari.

Dibanding apa yg dia ucapkan, percayalah, lebih banyak yg dia pendam sendiri.

Dibalik semua rasa lelah dan sakitnya, dia penuhi hatinya dengan penuh rasa syukur dan suka cita, krn dia tau InsyaAlllah akan hadir makhluk mungil yg selalu dia cintai sepenuh hati dari sebelum hadirnya.

Dia begitu antusias menyiapkan tempat untuk bayinya, keperluan bayinya, berusaha melakukan yg terbaik sbg seorang ibu.

Mungkin dia sesekali nampak sedih dan takut.

Nampak khawatir.

Jangan kau kecilkan dan remehkan perasaannya.

Krn kau sedikitpun tidak terbayangkan apa yg akan dia hadapi.

Mungkin kau pernah menemaninya dlm proses melahirkan atau bahkan tak pernah menemaninya sama sekali.

Tahukah engkau, semua sakit itu hilang sangking indahnya yg teringat hanyalah saat akhirnya bayi keluar dengan selamat.

Taukah apa yg berkecamuk dlm pikirannya?

Ini adalah hidup dan matiku.

Rasa sakit yg memang tidak bisa dijelaskan dengan bahasa manapun.

Bantulah dengan do’a selalu.

Dia yg mgkn biasanya manis mendadak muram.

Dia yg mgkn biasanya sigap mendadak lelet.

Dia yg mgkn biasanya fokus mendadak pelupa.

Dia yg mgkn biasanya harum mendadak malas berhubungan dengan sabun mandi dan parfum.

Dia yg mgkn biasanya sabar mendadak lebih mudah kesal.

Dia yg mgkn biasanya tabah mendadak mudah menangis.

Dia yg mgkn biasanya enak diajak bicara diskusi segala hal mendadak isi pembicaraannya hanya seputaran hamil yg dialaminya.

Jika dia merasa dimengerti, dia akan merasa nyaman menjalani kehamilannya.

Basa basi pun dia terima.

Kata kata manis dan perhatian apapun yg enak didengar.

Yg penting bukan caci maki.

Bukan kata yg menyakiti hati.

Apalagi kata menghakimi.

Teruntuk semua laki² diluar sana