Punya 2 Jin Jago Ngaji, Ria Puspita Mantan Dukun Santet Sebut Banyak Ustaz Gagal Ruqyah: Asal Baca Dan Tidak..


Menjadi dukun santet selama 5 Tahun membuat Ria Puspita berteman dengan banyak makhlus halus seperti Jin.

Berteman dengan Jin seakan menjadi keharusan Ria Puspita saat masih menjadi dukun santet, karena melalui itu dia akan bekerja mengirim teluh kepada si korban.

Ria Puspita mengaku memiliki Jin lebih dari satu saat menjadi dukun santet, bahkan ada dua Jin yang pandai mengaji.

Dikenal dengan ilmu hitam, praktik menjadi dukun santet memang akan berlawanan dengan apa yang disebut ilmu putih, yaitu mereka dari kalangan Ustaz yang memiliki ‘senjata’ berupa doa, dizikir dan wirid.

Karena itu memang tak heran bila ada orang yang kerasukan misalnya, selalu dibacakan salah satunya Ayat Kursi dan doa yang lain saat Ruqyah oleh para Ustaz.

Namun menurut pengalaman Ria Puspita, tak selalu dukun santet kalah menghadapi Ustaz yang melakukan Ruqyah.

Bagi Ria, banyak Ustaz yang membaca doa dan dzikir saat Ruqya asal baca dan tidak dengan keimanan sehingga tak mempan.

“Ada yang mendoakan atau baca doa dan ngasih air nggak dengan iman, asal baca aja, bener loh kata orang kalo baca harus dengan tajwid, harus dengan iman dan percaya,” ucap Ria Puspita dalam kanal YouTube, seperti dikutip Hops.ID.

Ria menegaskan dukun santet itu bisa dikalahkan dengan keyakinan, keimanan dan ketulusan saat membaca doa untuk Ruqyah.

“Harus percaya kalo Allah ngasih surat itu buat ngebantu kita jauh dari Jin setan. Kalau itu nggak ada niat, nggak ada ketulusan untuk baca dan ga percaya, nggak ada niat ikhtiar, berfikir yaudah yang penting setan hilang, ya nggak ngaruh akhirnya,” ungkapnya.

Mengenai keyakinan, keimanan dan ketulusan atas doa dan surat yang dibaca untuk mengusir jin dan setan menurut Ria karena adanya Jin Muslim yang bersekutu dengannya saat menjadi dukun santet.

“Gua punya Jin Muslim, ada dua, dia jago banget bahasa Al Quran, jago ngaji dan emang bersekutu sama gua yang tugasnya buat ngecohin setiap pasien kambuh dan kiai dateng, dia masuk,” tuturnya.

Ria Puspita yang kini sudah tobat dan meninggalkan segala aktivitas sebagai dukun santet akui memang tidak mudah untuk melepas apa yang selama ini dia sudah pelajari.***

Paling benci dibacain, mantan dukun santet akui kehebatan doa ini: Setan pada pincang, badan gue sakit

Keberadaan dukun santet di Indonesia memang diakui keberadaanya, meskipun kehidupan sudah canggih seperti saat ini.

Dukun santet kerap menjadi mediator seseorang untuk menghabisi nyawa orang lain yang tak disukai, baik alasan percintaan, bisnis hingga dendam pribadi.

Hadirnya dukun santet pada akhirnya menjadi suatu ‘kebutuhan’ orang untuk melampiaskan ketidaksukaan pada pihak lain tanpa menyentuh secara langsung.

Dikenal sebagai ilmu hitam, keberhasilan dukun santet saat bekerja tak sepenuh tercapai, banyak kendala yang menyebabkan kegagalan saat akan mengirim teluh kepada calon korban.

Seperti yang diungkap Ria Puspita, seorang dukun santet yang sudah tobat dan menceritakan betapa sakitnya ketika dia gagal mengirim teluh.

Kegagalan tersebut menurut Ria hanya karena doa yang memiliki kalimat tidak panjang, tapi dampaknya luar biasa baginya saat menjadi dukun santet.

“Gua saat lagi ngedukun paling benci banget kalo ada orang yang nyiram air ama garem, trus dia ngewirid baca doa Lailahailla anta subhanaka inni kuntum minaddholimin, gua paling takut, kenapa? udahannya badan gw pada sakit, sakit banget, setan setan juga datang pada pincang,” ucapnya, seperti dilansir Hops.ID dari kanal YouTube.

Ria yang sudah 5 Tahun berprofesi sebagai dukun santet dan kini tobat, mengingatkan kalimat doa tersebut jangan diremehkan untuk terus dibaca sebagai zikir atau wirid.

“Jangan disepelin, itu kalimat sepenggal ya, tapi maknanya Subhanallah,” pesannya.

Selain itu Ria juga menyebut Ayat Kursi (Surat Al Baqarah Ayat 255) yang kerap membuatnya gagal mengirim teluh saat masih menjadi dukun santet.

Tayangan video Ria yang menjadi dukun santet dan mempelajari ilmu hitam lain dan kini tobat banyak menuai komentar yang mendoakannya untuk istiqomah dan tidak balik lagi ke masa lalu.

“Sehat terus ya teh tambah barokah, tamah trus istikomaaah,” ucap akun inarusti.

Diketahui bahwa kalimat Lailahailla anta subhanaka inni kuntum minaddholimin merupakan doa Nabi Yunus saat ditelan oleh Ikan Paus saat itu.***