Putri Kesayangannya Telan Pil Pahit Perceraian di Umur 32 Tahun, Ayah Laudya Cynthia Bella Bongkar Alasan Kasih Restu ke Engku Emran, Ternyata Dulu Kepincut Akan Hal Ini!


Perceraian artis Laudya Cynthia Bella dan pengusaha asal Malaysia, Engku Emran pada 2020 lalu memang sempat menjadi perbincangan panas publik.

Bagaimana tidak? Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran dikenal sebagai pasangan yang romantis.

Bahkan, Laudya Cynthia Bella kerap diboyong Engku Emran ke negaranya di Malaysia.

Seperti diketahui, Bella dan Emran resmi menjadi suami istri pada 8 September 2017 silam.

Belum sempat dikaruniai buah hati, keduanya memutuskan untuk bercerai pada 2020 lalu.

Bella pun menuturkan jika dirinya dan Engku Emran berpisah secara baik-baik.

“Terkait pemberitaan saat ini tentang rumah tangga saya, saya ingin menjelaskan bahwa kami berdua sudah sama-sama sepakat untuk berpisah secara baik-baik,” jelas Bella dalam tayangan Insertlive, seperti dikutip Grid.ID, Rabu (1/7/2020).

Kini Bella lebih fokus menjalankan sederet bisnisnya di Tanah Air.

Sedangkan Engku Emran fokus membesarkan putrinya, Engku Aleesya hasil pernikahannya dengan istri terdahulu.

Setelah berpisah dari Emran, Bella pun kembali ke Indonesia dengan menyandang status janda.

Nah, publik pun kembali teringat dengan pernyataan ayah Bella yang pernah membongkar sifat asli Engku Emran.

Kendati demikian, sebelum Bella resmi cerai dan jadi janda, sang ayah sempat menyanjung Engku Emran setinggi langit.

Diberitakan Grid.ID sebelumnya, ayah Bella tak banyak berkomentar soalprahara rumah tangga sang artis.

Namun, Busyamin, ayah Bella meminta doa agar anak dan menantunya diberi kesehatan.

“Doain aja deh, doanya ya, semoga biar sehat selalu,” ungkap Busyamin.

Saat isu keretakan rumah tangga Bella dengan Engku Emran menyeruak, Busyamin masih menyebut jika pernikahan anaknya masih sangat harmonis.

“Hubungannya harmonis, oke ya,” imbuhnya.

Sikap Busyamin yang enggan menguak fakta dibalik tindakan anaknya, seolah ingin melindungi martabat kedua belah pihak.

Busyamin memang sangat menyayangi Engku Emran sebagai menantunya.

Saat awal Engku Emran dekat dengan Bella saja, Busyamin mengaku langsung jatuh hati.

Status duda yang diemban Emran bukan lah menjadi kendala.

Engku Emran di mata Busyamin adalah sosok yang religius, seiman, dan memenuhi kriterianya sebagai menantu.

“Bagus salatnya. Pertama kali bertemu Emran, salatnya bagus. Agamanya, itu yang om suka, tertarik dan cocok dengan Emran.

“Baik baget, terbuka orangnya,” ungkap Busyamin.

Sayang, meski dulu Busyamin menyanjung Emran setinggi langit, kini ia harus merelakan Bella berpisah dengan sang menantu.

Aturan yang Harus Dijalani Laudya Cynthia Bella

Semenjak menikah, Bella ikut tinggal menetap di Malaysia.

Saat itu Bella juga mulai menjadi ibu sambung dari anak Engku Emran, Engku Aleesya.

Kesibukannya sebagai ibu rumah tangga membuat Laudya Cynthia Bella mulai mengurangi kegiatan di dunia hiburan.

Bella pun mengaku tak bisa lama-lama jika ingin mengunjungi Indonesia.

Hal itu diungkapkan Bella dalam tayangan Status Selebritis yang diunggah di kanal Youtube SCTV pada Minggu (23/2/2020) kemarin.

“Izin pergi dari suami tuh paling lama 10 hari.”

Soal karier, Bella juga mengaku harus menuruti peraturan dari Emran.

Dia hanya diizinkan terlibat dalam satu kali produksi film dalam satu tahun.

Meski begitu, Bella menyebut Emran tetap mendukungnya untuk terus berkarier.

“Film setahun, cuma boleh 1 film. Kalau bisnis dia lebih support,” ungkap Bella.

“Karena menurut dia aku bisa lebih belajar,” tambahnya.

Suami Istri Ini Punya 24 Anak, Sering Lupa dan Salah Sebut saat Panggil Nama

Setiap pasangan yang baru saja menikah, pasti selalu dihadapkan dengan pertanyaan ingin memiliki banyak anak. Beberapa ada yang menginginkan sedikit, tak jarang juga ada yang mau punya banyak anak agar suasana di rumah menjadi ramai. Seperti kisah pasangan asal Malaysia ini.

Dikutip dari mStar, Kamis (2/9), pasangan tersebut diketahui punya anak hingga 24 orang. Kisah itu dibagikan oleh salah satunya anaknya di media sosial. Ia menyebut jika dirinya dan 23 anak lainnya berasal dari 1 orang ayah yang sama.

“Saya merupakan anak kelima dari 24 kakak beradik dan kami mempunyai dua ibu. Ibu pertama memiliki 15 orang anak dan ibu kedua sembilan orang anak. Kini usia kami semua berkisar dalam lingkungan 35 hingga yang bungsu berusia 12 tahun,” kata Muhammad Mukmin Al Muttaqi.

Karena jumlah anggota keluarga yang banyak, setiap hari kondisi rumah mereka tak pernah sepi. Ditambah lagi mereka semua tinggal dalam 1 rumah yang sama yang dibuat menjadi 2 bagian.

“Setiap hari memang meriah, tetapi kalau hari raya, lebih meriah. Tak perlu tunggu saudara datang pun adik-adik sendiri sudah ramai. Biasanya kalau untuk warna tema kaos kita ada dua warna,” kata Mukmin.
Mukmin juga bercerita, banyaknya anggota keluarga seringkali membuat nama mereka menjadi tertukar. Bahkan sang ayah sendiri pun juga sering keliru saat memanggil nama anaknya.

“Ada antara kami yang diberi nama panjang macam saya sendiri, itu memang susah untuk diingat terlebih kalau ditanya dengan spontan. Begitu juga kalau orang tanya adik yang ini, yang itu nomor berapa?,” katanya.
“99 persen orang yang bertemu kami akan terkejut dengan jumlah anggota keluarga. Tetapi ada juga banyak kali dihadapkan pada situasi yang tidak menyenangkan seperti perlu melibatkan orang tua kita juga. Apalagi banyak saudara kita yang memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan di sekolah formal,” pungkasnya. (sumber: indozone)

Ibu 16 Anak di Australia Ini Habiskan Rp 4,9 Juta Per Minggu untuk Biaya Makan

Jeni Bonell dan suaminya Ray, dari Queensland di Australia, memiliki keluarga besar yang terdiri dari sembilan putra dan tujuh putri, berusia antara enam dan 31 tahun, yang membutuhkan sekitar Rp 4,9 juta untuk makan seminggu.

Keluarga besar ini rutin berbagi tentang kehidupan mereka yang sibuk di Instagram dan YouTube, dengan Jeni mengatakan dia beruntung memiliki begitu banyak anak.

Wawasan tentang skala kehidupan di dalam rumah tangga Bonell adalah bagian yang menarik dari kehadiran media sosial mereka.

Jeni, 51, sebelumnya telah berbagi bagaimana dia menghabiskan Rp 4,9 juta dalam seminggu untuk makan sekeluarga.

Memiliki anak banyak tentu tak mudah bagi Jeni menghidangkan makanan. Untuk memasak 18 butir telur sekaligus Jeni menggunakan banquet fryer sebelum memindahkannya ke oven agar tetap hangat.

Untuk menghemat waktu selama memasak, Jeni meminta bantuan Ray suaminya untuk memotong roti panggang, yang dia lakukan menggunakan gunting.

Jeni baru-baru ini berbagi foto malam takeaway keluarga besar yang melihat mereka memesan empat paket makanan keluarga besar dari rantai Australia Hungry Jacks.

Jeni juga rutin memposting tentang perjalanan saat belanja besar yang dilakukannya. (sumber: indozone)

Setelah Punya 21 Anak, Ibu Ini Umumkan Hamil Anak ke 22

Pasangan suami istri atas anak Sue Radford (44) dan Suaminya Noel (48) menjadi orang tua dengan keluarga terbesar di Inggris. Bagaimana tidak, setelah memiliki 21 anak, mereka baru saja mengumumkan kehamilan anak yang ke 22.

Pengumuman itu disampaikan mereka di kanal YouTubenya, dimana ia menunjukkan gambar pemindaian ultrasound pada bayi. Tahun 2018 lalu, pasangan yang kini tinggal di Morecambe, Lancs ini mengumumkan bahwa anak ke 21 mereka akan menjadi anak terakhir.

“Tapi sekarang Anda tahu teman-teman, kita akan punya bayi lagi. Kami baru hamil 15 minggu dan kami akan segera mengetahui jenis kelamin bayinya”, ujar Sue.
Sue mengatakan bahwa anak ke 22 nya akan lahir pada bulan April. Namun kali ini ia ingin anaknya berjenis kelamin laki-laki. Karena anak ke 21 nya perempuan.

Memiliki banyak anak, tak membuat Sue dan suaminya pusing. Ini karena mereka memiliki toko roti yang cukup sukses. Keluarga besar Sue dan Noel tinggal di sebuah rumah yang didalamnya terdapat 10 tempat tidur.

Namun anak tertua Sue dan Noel, Chris (30) dan Sophie (25) telah pindah dari rumah tersebut karena sudah menikah. Selain menjalankan bisnis toko roti, sehari-harinya Sue dan Noel menjaga tiga anak Sophie.

Setiap harinya, keluarga ini mengkonsumsi 18 liter susu, tiga liter jus dan menghabiskan tiga kotak sereal saat sarapan. Bahkan saat natal tahun lalu, keluarga ini memasak tiga ekor kalkun, dengan 3,5 kilogram kentang, 56 puding Yorkshire dan pasokan sayur dengan jumlah yang banyak.

Saat liburan, Sue dan Noel akan memasukkan pakaian anaknya masing-masing ke dalam kantong sampah yang diberi nama. Sue mengaku, salah satu tantangan terbesar dalam keluarganya ialah melacak keberadaan anak-anak mereka yang masih sekolah.

Karena memiliki anak yang banyak, Sue dan Noel bisa menghabiskan tagihan makanan sekitar Rp6,4 juta dalam seminggu. Untuk paket sekali makan keluarga ini bisa menghabiskan biaya hingga Rp2,7 juta. Untuk sekali pergi menonton bioskop akan menghabiskan biaya hingga Rp1,8 juta.