Rupanya Kalau Kita Suka Sedekah Pada Adik Beradik, Hidup Lebih Kaya Raya


Rupanya Kalau Kita Suka Sedekah Pada Adik Beradik, Hidup Lebih Kaya Raya

Sebenarnya bila adik beradik bergaduh sebenarnya telah hilang rahmat Allah dalam keluarga tu..sebab tu penting jaga hubungan dengan adik beradik.. Kalau kita tengok ada yg adik beradik kita susah sikit..dan Allah bagi kita rezeki lebih..

Bantulah adik beradik kita..sebaik baik sedekah adalah kepada ahli keluarga yg terdekat..kata nabi saw..
Saya pernah berbual dengan seorang jutawan di bangi saya x nak tag nama dia.. Nama dia haris… Baru umur 40 lebih.. Tapi kaya raya.. Rumah besar nak mati.. Suka bantu orang.. Banyak bg pendapat dan bantu saya.. Dia kata “Khalil.. Saya dulu agak berkira dengan adik beradik. Walaupun saya kaya..

Tapi bila dah kenal agama sikit2 ni.. Hidup saya berubah banyak.. Saya banyak bantu adik beradik.. Rupa rupanya Allah bagi lagi banyak pada saya bila saya start tak berkira dnegan adik beradik saya.. So khalil kalau ada adik beradik susah bantulah mereka.. Tengok lah Allah bagi rezeki kat u melimpah ruah..”

Terus teringat seorang ustaz kata “salah satu punca hidup kita sempit.. Susah.. Sebab putus hubungan silaturrahim dengan ahli keluarga..” YaAllah.. Takutnya..

Sedih lihat.. Ada adik beradik yg tak bertegur sapa bertaun taun.. Sebenarnya kalau kita pergi minta maaf ngan adik beradik kita walaupun kita tak salah.. Allah akan tinggikan darjat kita.. Tak hina pun orang yg meminta maaf..
Ustaz saya kata “Kita cepat maafkan orang kat dunia ni Allah mudah maafkan kita di akhirat nanti.. ”

YaAllah.. Jadikanlah kami adik beradik yg akan bersama dalam syurga nanti.. YaAlllah.. Rapatkanlah kami hubungan kami adik beradik.. Rahmatilah kami adik beradik.. YaAllah ampunilah dosa adik beradik kami.. Kalau mereka ada buat salah pada kami..Amiiin

======

Peluang Hamil Meningkat jika Wanita Mengangkat Kedua Kaki Setelah Berhubungan Int*m, Benarkah?

Ada banyak mitos yang dipercaya bisa meningkatkan peluang kehamilan. Salah satunya adalah wanita harus mengangkat kedua kaki setelah berhubungan int*m. Secara medis, apakah hal ini terbukti benar?

Kehadiran buah hati di dalam pernikahan merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian pasangan, mungkin termasuk kamu dan suamimu. Tak heran berbagai upaya pun kalian lakukan agar cepat memiliki momongan, termasuk berhubungan int*m secara rutin.

Setelah berhubungan int*m, ada yang menyebutkan bahwa wanita bisa cepat hamil, jika ia segera mengangkat kakinya setelah sperma suami masuk ke dalam tubuhnya.

Posisi ini dianggap bisa membuat sperma yang telah masuk ke dalam vagina lebih mudah berenang menuju sel telur di rahim, sehingga peluang terjadinya pembuahan dan terciptanya kehamilan akan semakin tinggi.

Fakta mengenai Kaki Diangkat Setelah Berhubungan Int*m Bisa Meningkatkan Peluang Kehamilan

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah atau penelitian secara medis yang mengungkapkan bahwa wanita bisa lebih cepat hamil, ketika mereka mengangkat kaki setelah berhubungan int*m.

Meski demikian, tidak ada juga riset yang menyebutkan bahwa cara ini berbahaya. Jadi, kamu boleh saja mencoba mitos ini.

Namun, kamu perlu berhati-hati saat mencobanya, karena hal ini bisa membuat aliran darah di kakimu terhambat. Jika kakimu diangkat terlalu lama, kamu bisa mengalami kram, kesemutan, atau bahkan mati rasa di kaki.

Lagi pula ada banyak faktor yang turut berperan dalam meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Faktor-faktor tersebut meliputi usia wanita dan pasangannya, kondisi kesehatan tubuh, gaya hidup, serta asupan gizi.

Daripada memercayai mitos yang belum terbukti benar, kamu sebaiknya melakukan cara lain yang memang bisa meningkatkan kesuburanmu dan pasanganmu, misalnya rutin olahraga, menjauhi rokok dan minuman beralkohol, serta konsumsi makanan bergizi.

Untuk menciptakan kehamilan, sperma yang sehat memiliki keahliannya sendiri, kok. Saat masuk ke dalam tubuhmu, sperma pasanganmu bisa berenang dan mencapai sel telur dan membuahinya.

Setelah terjadi pembuahan, sel telur tersebut akan berkembang menjadi bakal janin dan akhirnya kamu pun akan hamil. Hal ini tetap bisa dilakukan tanpa kamu mengangkat kaki setelah berhubungan int*m.

Berbagai Tips agar Kamu Bisa Cepat Hamil

Bila kamu ingin segera memiliki momongan, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Berhubungan int*m di masa subur

Berhubungan int*m secara rutin tanpa menggunakan kondom, terutama ketika kamu sedang dalam masa subur atau ovulasi, bisa meningkatkan peluang hamil.

Pada wanita yang siklus haidnya teratur selama 28–30 hari, masa subur bisa diprediksi terjadi di sekitar hari ke-10 hingga ke-14 sebelum hari pertama menstruasi berikutnya.

Masa subur wanita umumnya ditandai oleh beberapa hal, yaitu meningkatnya suhu basal tubuh, merasa lebih bergairah, keluarnya cairan atau keputihan lebih banyak, serta timbulnya rasa nyeri ringan di bagian perut dan payudara. Untuk memastikan masa suburmu, kamu juga bisa menggunakan alat tes masa subur.

2. Konsumsi makanan bergizi

Kondisi kesuburanmu dan pasangan juga dipengaruhi oleh faktor kecukupan gizi. Ini karena sel telur dan sperma membutuhkan nutrisi yang baik agar bisa berfungsi dengan normal.

Agar bisa cepat hamil, kamu dan pasanganmu perlu mencukupi asupan protein, vitamin, lemak sehat omega-3, antioksidan, dan aneka mineral, termasuk zinc, selenium, zat besi, dan kalsium.

Asupan nutrisi tersebut bisa kamu peroleh dari beragam makanan, seperti daging, ikan, telur, seafood, kacang, biji-bijian, dan aneka buah dan sayuran.

Jika saat ini kamu tengah mengalami tanda-tanda tersebut atau kamu sedang berada di masa suburmu, jangan tunda lagi untuk berhubungan int*m, ya.

3. Hentikan kebiasaan tidak sehat

Gaya hidup kurang sehat, seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan kurang tidur atau sering begadang, bisa mengganggu kesehatan sistem reproduksi pria dan wanita.

Jika kamu atau pasanganmu memiliki kebiasaan tersebut, peluang kamu untuk hamil pun akan semakin kecil, walau sudah rutin berhubungan int*m.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan peluang kehamilan, kamu dan pasangan sebaiknnya mulai menjalani hidup sehat, misalnya dengan rutin olahraga, konsumsi makanan bergizi, kurangi stres, tidur yang cukup, dan berhenti merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.

4. Lakukan pemeriksaan ke dokter

Selain ketiga tips di atas, cek kesehatan secara rutin juga penting untuk dilakukan. Cara ini juga menjadi syarat utama bagi pasangan yang ingin memulai program hamil. Melalui pemeriksaan kesehatan, kondisi kesehatan dan kesuburan kalian berdua bisa terpantau dengan baik.

Bila salah satu dari kalian mengalami gangguan kesuburan, dokter bisa melakukan pengobatan, agar peluangmu untuk hamil bisa semakin besar.

Sebagai kesimpulan, mengangkat kedua kaki setelah berhubungan intim memang bukanlah hal yang dilarang. Namun, cara ini tidak terbukti efektif untuk meningkatkan terjadinya kehamilan.

Bila kamu dan pasangan telah lama menikah dan sudah menerapkan tips-tips di atas, tetapi kalian belum juga dikaruniai momongan, cobalah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan.

Setelah itu, dokter baru bisa memberikan penanganan yang tepat agar kamu bisa hamil. Jika perlu, dokter mungkin akan menyarankan metode tertentu, seperti bayi tabung atau inseminasi buatan.

======

Inilah Asupan Cairan yang Harus Diperhatikan oleh Ibu Hamil

Ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan cairan, termasuk air minum. Sayangnya, 2 dari 5 ibu hamil di Indonesia terbukti masih kurang minum. Lalu, berapa kebutuhan minum yang harus dipenuhi? Dan bagaimana asupan cairan yang tepat selama hamil?

Selama masa kehamilan, berbagai perubahan fisiologis dialami oleh ibu hamil sehingga tubuh membutuhkan cairan lebih banyak. Cairan ini digunakan untuk mendukung tumbuh kembang janin, pembentukan plasenta, serta untuk memproduksi cairan ketuban.

Konsumsi air putih sangat penting untuk menjaga kadar cairan di dalam tubuh. Namun, berapa banyak air putih yang harus dikonsumsi setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, dan kondisi tubuh masing-masing. Secara umum, asupan cairan yang disarankan adalah 2 liter atau sekitar 8 gelas per hari.

Kebutuhan Cairan Ibu Hamil per Hari

Berdasarkan saran Kementrian Kesehatan RI, ibu hamil perlu mengonsumsi setidaknya 2,1 liter air atau sekitar 8 gelas setiap harinya. Jika ibu hamil kekurangan air minum, maka dapat terjadi dehidrasi yang memicu gangguan kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang dan salah satunya adalah sembelit.

Selain itu, kekurangan cairan juga dapat meningkatkan risiko ibu hamil terkena dehidrasi. Dehidrasi pada trimester akhir kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya kontraksi sebelum waktunya atau bayi lahir prematur.

Gejala yang muncul saat tubuh ibu hamil mengalami dehidrasi, meliputi pusing, sakit kepala, mulut kering, tubuh terasa lelah, dan warna urine lebih pekat.

Kriteria Air Minum yang Tepat untuk Dikonsumsi Ibu Hamil

Asupan cairan yang paling ideal dikonsumsi oleh ibu hamil adalah air mineral. Air mineral berasal dari sumber air alami dan mengandung beragam mineral penting bagi tubuh. Kandungan mineral dalam air minum meliputi:

  • Kalsium karbonat
  • Magnesium sulfat
  • Kalium
  • Sodium sulfat

Pemilihan air mineral yang aman harus diperhatikan. Bumil perlu mempertimbangkan beberapa hal dalam memilih air mineral yang aman dan berkualitas untuk dikonsumsi sehingga dapat mendukung kesehatan.

Berikut ini adalah kriteria air mineral yang berkualitas baik sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No.492/2010:

  • Air minum tidak mengandung rasa, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mengandung zat berbahaya (kontaminasi)
  • Sumber airnya terlindungi, sehingga air bebas dari pencemaran dan terjaga kualitasnya
  • Kandungan mineralnya terjaga dan melalui proses yang dilakukan sesuai standar kesehatan, yaitu telah melewati cek

kualitas yang ketat dan sudah bersertifikat BPOM

Bagi ibu hamil yang kesulitan minum air putih karena mengalami mual-mual atau morning sickness, tidak perlu khawatir. Bumil bisa memilih air mineral dengan kualitas terlindungi, sehingga keseimbangan mineralnya ikut terjaga dan memberikan rasa netral yang tidak menimbulkan mual.

Bumil juga bisa menyiasati dengan menambahkan potongan buah segar ke dalam air untuk mengatasi masalah ini. Saat hamil, Bumil dianjurkan untuk perbanyak minum air putih dan batasi konsumsi minuman berkafein dan tinggi gula.

Bila Bumil ingin mengonsumsi jus buah, usahakan untuk membuatnya sendiri dan pastikan buah yang digunakan sudah dicuci hingga bersih.

Jangan lupa untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan untuk memantau kesehatan dan tumbuh kembang janin ya Bumil.

Tags: #asupan cairan harus diperhatikan ibu hamil #peluang hamil meningkat jika wanita mengangkat kedua kaki #sedekah pada adik hidup lebih kaya