Sekolah Keliling Dunia, Wirda Mansur Akhirnya Akui Tak Kuliah di Oxford: Lulus SMP and SMA Kejar Paket


Nama Wirda Mansur sampai saat ini masih ramai dibicarakan warganet di media sosial.

Bahkan, nama putri sulung Ustaz Yusuf Mansur ini kerap jadi trending topik di Twitter selama beberapa hari.

Hal itu berawal dari pengakuan Wirda Mansur yang mengatakan kalau dirinya telah berkuliah di empat kampus ternama.

Pengakuan Wirda Mansur itu pun sontak membuat publik bertanya-tanya.

Ia juga kemudian dibandingkan dengan sosok Maudy Ayunda.

Tak sedikit netizen yang justru memberikan komentar negatif hingga cibiran kepada Wirda Mansur.

Apalagi sang ayah juga baru saja terjerat kasus dugaan penipuan.

Awalnya, Wirda Mansur memberikan klarifikasi terkait pendidikan yang ia tempuh di empat kampus ternama itu.

“Yang bilang katanya gue tuh kuliah di tiga kampus, iya itu bohong.”

“Karena sebenarnya bukan tiga, tapi empat, say,” terang Wirda Mansur.

Wirda menjelaskan satu per satu terkait pendidikan yang ia tempuh, dan ternyata pendidikan di empat kampus itu tak ada yang ia selesaikan.

Soal pengalaman Wirda yang kerap berpindah-pindah tempat sekolah ini juga diakui oleh sang ayah.

Melalui postingannya di Instagram, Ustaz Yusuf Mansur pun menjelaskan soal kebenaran putrinya yang kuliah di luar negeri.

“Wirda dengan izin Allah, bener kuliah di Buckhingham University, UK,” tulis Ustaz Yusuf Mansur di postingannya.

Namun ia tak menyebut kalau putrinya itu tidak sampai selesai kuliah di universitas tersebut.

Ia malah membanggakan sang anak sekolah keliling dunia saat SMP dan SMA.

“Wirda itu muter-muter SMP dan SMA, keliling dunia…

Bermula dari pesantren ke pesantren. Ga satu pesantren. Tapi banyak pesantren.

Sebentar sebentar. Ngejar pengalaman, pergaulan, persahabatan, wawasan..

Dan belajar sesuatu yang makro… Belajar tentang kehidupan pesantren.

Kemudian setelah mencicipi berbagai kota di tanah air, Wirda ke luar negeri. Dari sekedar dauroh di Mekkah, Madinah. Dauroh bahasa di Jordan University.

Sampe sekolah formal di Newyork, USA.

Kemudian ngambil sekolah bahasa di Lado, Washington DC. Sambil ambil Visa i20.

Supaya kuliahnya gampang nanti kalo mau kuliah di Amrik,” tulis Ustaz Yusuf Mansur lagi.

Ia bahkan menyebutkan nama-nama sahabatnya yang sempat ditinggali oleh Wirda selama sekolah di luar negeri.

“Makasih buat Om Om dan Tante Tantenya, di belahan bumi Allah yang direpotin Wirda dengan izin Allah…

Misal keluarga Ustadz Shamsi Ali di NewYork. Di mana Wirda malah tinggal di rumah beliau, dan dianter pergi pulang ke sekolah.

Keluarga Kamal, Arief, di Washington DC, yang Wirda juga tinggal di sana. Layaknya anak sendiri. MaasyaaAllah,” tulisnya lagi.

Dari penjelasana tersebut, Ustaz Yusuf Mansur seolah membenarkan kalau putrinya itu kuliah di universitas ternama dan menjalani sekolah formal di luar negeri.

Namun ia tak menjelaskan kalau sang anak tidak pernah menyelesaikan studinya itu.

Bahkan, Wirda harus lulus SMP dan SMA dengan cara kejar paket A dan B di Indonesia, meski sudah sekolah keliling dunia.

Wirda pun akhirnya mengakui kalau dirinya tidak pernah kuliah di Oxford University.

Hal itu ia jelaskan dalam klarifikasinya soal keterangan dalam LinkedIn yang ia tulis.

Wirda pun akhirnya mengaku tak kuliah di Oxford University, melainkan hanya menjalani program IB atau International Baccalaureate.

“Tahun 2017 itu dalam keadaan gue belum selesai SMA gue ambil IB International Baccalaureate di Oxford, Sampai sini ini tricky, IB bukan kuliah, setara sama SMA tapi Programnya juga nggak sampai selesai.

“Itu hal biasa sebenarnya, tricky-nya jadi pertanyaannya, ‘Kenapa Linkedin lo lulusan University of Oxford?’,” tutur Wirda Mansur dilansir dari TribunWow.com, Rabu (2/3/2022).

Kurikulum International Baccalaureate atau biasa disebut IB adalah kurikulum Internasional yang diakui hampir di seluruh universitas di dunia.

Ada tiga jenis program, yakni Primary Years Programme, Middle Years Programme, Diploma Programme, dan Career-related Programme.

Jika Wirda menjelaskan IB yang dia lakukan setara dengan SMA, maka ia mengambil program IB Diploma Programme.

IB Diploma Programme adalah kurikulum setingkat SMA yang ditempuh dalam waktu 2 tahun.

Kita diharuskan untuk memilih 6 pelajaran dari 6 grup pelajaran yang tersedia.

Menurut Wirda, LinkedIn miliknya dibuat oleh staf yang salah paham.

“Ada staf menuliskan gue lulusan Oxford, padahal dari gue sendiri tidak pernah mengklaim gue seperti itu, cuman iya gue pernah belajar cuman bukan kuliah, gue gak crosscheck lagi (LinkedIn),” terang Wirda.

Pada video tersebut, Wirda mengaku ikut program kejar paket C, lantaran SMA tak selesai.

“Gue balik ke Indonesia, kemudian pengen kuliah akhirnya gue ngejar paket SMA, karena yang SMP paket jadi SMA paket lagi, akhirnya gue apply di kampus Raffles ngambil bisnis Management, programnya dua tahun di Indonesia satu tahun di Singapura tapi sama sih, nggak selesai juga,” terang Wirda.

Sesumbar Skor IELTS 8,5, Kemampuan Bahasa Inggris Wirda Mansur Dipertanyakan, Caption IG Janggal

Wirda Mansur mengaku skor tes IELTS-nya mencapai 8,5, netizen mempertanyakan kemampuan bahasa Inggris.

Seperti yang diketahui, jika Wirda Mansur benar-benar mencapat skor 8,5, itu adalah skor yang sangat tinggi karena yang paling tinggi adalah 9.

Melihat kemampuan bahasa Inggris Wirda Mansur yang diperlihatkan di media sosial, netizen pun sangsi.

Kini putri Ustaz Yusuf Mansur tersebut dituding netizen telah berdusta dan halu.

Pasalnya kini terkuak jika Bahasa Inggris Wirda Mansur sendiri amburadul.

Benarkah kini Wirda Mansur tak bisa mengelak lagi?

Dara bernama lengkap Wirda Salamah Ulya ini diduga berdusta soal hasil tes Bahasa Inggris yang diperolehnya.

Dalam sebuah Instagram Story, Wirda Mansur mengaku mendapatkan skor yang tinggi dalam IELTS Skor yakni 8,5.

Mengutip Sripoku.com, pengakuan skor tes IELTS tersebut diketahui dari IG Story.

Yakni saat Wirda Mansur menjawab pertanyaan dari salah satu pengikutnya.

Awalnya seorang follower bertanya apakah Wirda Mansur pernah tes IELTS dan berapa skornya.

“Kak pernah tes IELTS ga? Kalo pernah dapet skor berapa hehe?” begitu pertanyaan follower.

Wirda Mansur lalu menjawab jika nilai tes IELTS yang didapatnya sangat memuaskan.

“8,5 dong (emoji menangis). Baru aja kemaren tesnya (emoji terbahak). Gregettttt pengen 9,” balas Wirda Mansur.

Mengetahui hal ini, pengguna Twitter cukup heboh saat mengetahui hasil tes IELTS Wirda yang mendekati angka tertinggi.

Padahal hal berbeda terungkap lewat sebuah unggahan foto di Instagram @wirda_mansur pada 25 Juni 2020.

Pasalnya penulisan caption oleh Wirda Mansur dalam Bahasa Inggris di foto tersebut tidak sesuai kaidah.

“He my first love, he my best friend that I call as Dad,” begitu tulis Wirda Mansur, dikutip dari GridHot.ID.

Salah satu pengguna Twitter @mediocrickey bahkan membuat utas jika dia ingin membuat petisi mosi tidak percaya pada lembaga penyelenggara tes IELTS.

“Kalo gini skor IELTS 8,5 saya mulai petisi tidak percaya lembaga tes IELTS,” cuit @mediocrickey.

Akun tersebut merasa, tes Bahasa Inggris yang dua kali diambilnya terasa sia-sia.

Ia pun meminta uang tes dikembalikan.

“Kembalikan uang 2x tes saya,” cuit akun tersebut.

Utas tersebut pun ramai-ramai disukai dan di-retweet oleh pengguna Twitter lainnya.

Hingga kini pada utas tersebut telah ada 14 ribu likes, 3.709 retweet dan 464 kutipan.

Ada beberapa balasan untuk utas tersebut, misalnya saja dari akun @kacangkulit2507.

“He is my 1st Love, he is my best friend, that I call he Dad. Tolong nilai IELTS gw berapa, btw gw cuma paket B,” balas akun itu.

“Ajarin tobe dulu kak 🙁 gemes bgt ya wkwk,” cuit akun @yourdaisyflowr.

Bahkan akun @RedaGautami menyarankan putri Ustaz Yusuf Mansur untuk mendalami Bahasa Inggris lewat kursus intensif di Kampung Inggris.

“Daripada flexing kuliah di LN, Skor IELTs 8,5, mending si mbak mondok di kampung Inggris dulu gih,” kata dia dalam cuitannya.