Senangnya Punya Istri Dua, Pak Tarno Ungkap Permintaan Tak Wajar Istri Muda saat di Kamar Mandi


Lama tak terdengar kabarnya, Pak Tarno ternyata sudah menikah lagi.

Bukan hanya itu saja, Pak Tarno ternyata menikah dengan gadis yang terpaut usia cukup jauh.

Pasalnya, pak Tarno yang berusia 69 tahun itu diketahui memperistri wanita muda yang jarak usianya terpaut 30 tahun dengan dirinya.

Ya, Pak Tarno berhasil membuat pramugari cantik bernama Sri Rahayu jatuh hati padanya.

Namun, hingga sekarang Pak Tarno memang jarang menunjukkan sosok Sri Rahayu ke hadapan publik.

Bukan tanpa alasan, ternyata Pak Tarno memiliki alasan khusus kenapa dirinya tak pernah pamer kemesraan dengan sang istri.

“Enggak boleh, sama saya ‘janganlah, jangan masuk-masukin’ ke koran-koran jangan,” jelas Pak Tarno dikutip Nakita.id dari unggahan kanal YouTube ‘SarahSechanNet’ (10/10).

Namun, sang pramugari ternyata merupakan istri kedua Pak Tarno alias madu dari istri pertama.

Sukses poligami, Pak Tarno Bahkan ia tak segan membongkar rahasia rumah tangganya.

Ia pun dengan malu-malu mengaku kerap minta hal tak wajar ini pada sang istri.

Bahkan, Pak Tarno mengaku sang istri kerap bersikap manja dengannya.

“Sama, saya manja dia juga juga manja, sama,” katanya.

“Jadi manja-manjaan?” tanya Sarah Sechan.

“Iya, enggak apa-apa lah ya?” sahut Pak Tarno.

Sontak pengakuan Pak Tarno itu membuat Temmy Rahadi dan bintang tamu lainnya tertawa.

“Manjanya Pak Tarno tuh kayak gimana?” tanya Temmy Rahadi.

Pak Tarno tak menutupi rahasia dapur rumah tangganya dan menjawab pertanyaan Temmy.

“Ya kalau mandi dimandiin, iya yang namanya manja begitu kan ya?” jawab Pak Tarno polos.

Baca Juga: Dituduh Diam-diam Jadi Madu Sunu Eks Matta, Umi Pipik Kini Justru Dikabarkan Tengah Dekat dengan Penyanyi Tampan Ini Hingga Sering Terciduk Jalan Bareng

“Kalau sudah suami-istri enggak apa-apa, jadi mandiin? Yang minta dimandiin?” sahut Sarah Sechan.

“Saya ‘yang mandiin dong..’,” kata Pak Tarno.

Bahkan Pak Tarno mengakui sering menyuapi satu sama lain ketika makan.

Rela Seranjang dengan Istri ke-2, Kisah Istri yang Mau Dimadu Demi Anak ini Bikin Pilu

Wanita ini menceritakan kisah perjalanan rumah tangganya yang pahit. Dia merupakan istri yang dipoligami suaminya berkali-kali, bahkan rela tidur seranjang dengan istri muda.
Suartini demikian namanya, mengenang perilaku suaminya yang tega mengkhianatinya. Suaminya yang melakukan poligami itu dikenalnya 40 tahun silam. Saat itu usianya baru 16 tahun. Dia sendiri sudah berkerja sebagai penyanyi di salah satu orkes Melayu di Palembang, Sumatera Selatan.

Pekerjaannya sebagai penyanyi orkes Melayu yang membuatnya berkenalan dengan suaminya, Sarlan. Keduanya berpacaran meski ayah Suartini sangat khawatir dengan hubungan mereka.

Keduanya pun melangsungkan pernikahan di usia muda. Sarlan baru berusia 17 tahun dan belum bekerja. Baru setelah menikah, Sarlan bekerja jadi tukang becak untuk menafkahi keluarga.

Pekerjaan menjadi tukang becak malah membuat Sarlan selingkuh dari Suartini. Pada saat itu Suartini sedang hamil, usia kandungannya sudah tujuh bulan. Karena sedang hamil, dia pun memaafkan perselingkuhan Sarlan dan sang suami meminta maaf atas perbuatannya itu.

Suartini yang rela dimadu oleh suaminya Foto: Dok. Program Kejamnya Dunia Transtv
Namun permohonan maaf Sarlan ternyata hanya di bibir saja. Saat anak ketiga mereka berusia tujuh bulan, Sarlan malah memutuskan untuk menikah lagi tanpa sepengetahuan Suartini.

“Bu, ayah terpaksa menikah. Ya sudahlah nikah lah,” begitu Suartini mengenang ucapan suaminya saat diwawancara untuk acara Kejamnya Dunia yang tayang di Trans TV.

Setelah Sarlan menikah lagi, mereka diusir dari rumah kontrakan tempat selama ini dia dan Suartini menetap. Pemilik kontrakan tak mengizinkan Sarlan tinggal bareng Suartini dan istri keduanya.

Suartini terpaksa kembali ke rumah orangtuanya. Mirisnya suaminya juga ikut serta dan membawa istri keduanya. Hal itu karena istri kedua sang suami sudah tak dianggap lagi oleh keluarga. Mau tak mau, Sarlan menumpang hidup di rumah orangtua Suartini.

Tak hanya itu saja, saat tinggal di rumah orangtuanya, Suartini harus rela berbagi ranjang dengan istri kedua suaminya. Dia tidur satu ranjang dengan istri kedua Sarlan.

“Waktu itu kamarnya belum ada, ya terpaksa. Perasaannya ya nggak bisa berkata apa-apa lagi. Saya pasrah,” kata wanita berkacamata itu dalam video tayangan Kejamnya Dunia, seperti dikutip Wolipop dari channel YouTube TransTV Official.

Suartini tak seranjang lagi dengan istri kedua suaminya saat anak-anak mereka mulai beranjak besar. Dan seiring berjalannya waktu, katanya, suaminya tak lagi menjadikannya prioritas. Dia pun hanya bisa pasrah.

“Saya selalu mengalah. Dia kan orangnya keras, tapi pengorbanan di hati tidak bisa bohong,” kata Suartini.

Bertahun-tahun Suartini hidup bersama istri kedua suaminya. Dia juga ikut mengurus lima anak dari istri kedua suaminya, selain empat anaknya sendiri. Kata Suartini, dia juga harus berbagi banyak hanyal dengan isti muda suaminya. Hal ini yang kerap membuat emosinya menjadi tidak stabil. Dia pun jadi kerap memarahi anak-anaknya.

“Akhirnya saya memikir kok anak-anak saya disiksa terus. Sampai sekarang kalau saya masih inget saya meminta maaf melulu rasanya,” sesalnya.

Kesabaran Suartini pun habis. Dia tak lagi tahan dengan keadaannya saat itu. Ketika anak-anaknya sudah besar, dia memutuskan untuk pergi dari rumah dan mengunjungi saudaranya di Jakarta. Ketika itu naluri Suartini mengatakan suaminya sudah punya istri lagi alias istri ketiga.

Beberapa tahun berlalu, Suartini pulang kembali ke Palembang karena anak bungsunya menikah. Dia pun mempersiapkan diri untuk hari bahagia sang anak. Namun saat hari-H, hatinya sungguh hancur karena mengetahui Sarlan malah meminta istri ketiganya yang mendampingi anaknya saat acara akad nikah.

Suartini yang rela dimadu oleh suaminya Foto: Dok. Program Kejamnya Dunia Transtv
“Kepala nyut-nyutan, kok bukannya aku, kan aku yang melahirkannya? Malah dia yang dari Semarang mendampingi anakku. Sikapnya sangat berbeda, menganggapku seperti orang lain. Tidak ada lagi perasaan sayang dan cinta dari suamiku,” lanjutnya.

Suartini mengatakan dia mengizinkan suaminya menikah lagi karena tak ingin anak-anaknya melihat ayah mereka berzina. “Nanti dia berzina lagi, dosa, kasihan anak-anak. Saya nyuruh juga nggak. Buat saya, asal jangan menelantarkan anak-anak,” tuturnya.

Seiring perjalanan waktu, suaminya itu juga ditinggal istri-istrinya yang lain karena tidak tahan dengan kebiasaan pria tersebut yang kerap berjudi. Dan Suartini sendiri sudah tidak mau bertemu dengan Sarlan yang ternyata telah menikah lagi untuk keempat kalinya. Meski demikian dia tetap mendoakan agar suaminya bisa berubah.

“Saya nggak pernah mengeluh kepada Allah, saya hanya berdoa agar dosa-dosa suami saya bisa diampuni dan dia bisa berubah, itu saja. Kadang-kadang namanya manusia ada sedikit panas, tapi saya usir dan langsung istigfar,” ucapnya.

Cobaan yang menimpanya, membuat Suartini menjadi pribadi yang tegar. Demi anak-anaknya, Suartini rela tersiksa lahir dan batin. Katanya, dia tak mungkin memisahkan anak-anaknya dengan Sarlan. Karena menurutnya kehadiran sang suami sebagai seorang ayah tetap dibutuhkan oleh anak-anaknya.