“Sesuap Telur Kukus R*nggut Nyawa Pangeran Kecilku” Para Orang Tua Wajib Baca Ini! Jadikan Sebagai Pelajaran


Seorang ibu yang kehilangan putranya karena satu suap telur kukus. Saluran makan (kerongkongan) dan saluran nafas (tenggorokan) sama-sama terletak di leher dimana diantara keduanya terdapat sebuah katup yang bergerak secara bergantian. Apa yang terjadi berikutnya, simak kronologinya berikut ini.

Ketika bernafas, katup tersebut akan menutup kerongkongan sehingga udara dapat menuju ke tenggorokan. Sebaliknya, ketika menelan makanan, katup tersebut anak menutup tenggorokan sehingga makanan dapat masuk ke kerongkongan.

Ketika makanan yang seharusnya menuju ke kerongkongan malah menuju ke tenggorokan maka kita akan tersedak. Tersedak biasanya lebih sering dialami oleh anak kecil daripada orang dewasa. Hal ini sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan sesak nafas hingga mengakibatkan kematian. Hal mengenaskan ini terjadi pada keluarga netizen berikut ini…

Hari itu seperti biasa, Aya menyuapi cucunya, Alex, yang baru berumur 8 bulan. Menu hari itu adalah makanan kesukaan Alex, telur kukus. Namun entah mengapa, ketika baru habis setengah porsi, Alex tiba-tiba ngamuk dan mulai menangis. Aya berusaha menenangkan Alex sambil terus menyuapinya makan. Tak disangka, Alex kecil tiba-tiba tersedak! Suara tangis Alex tiba-tiba hilang, namun mukanya berubah merah keunguan!

Aya menepuk-nepuk pundak Alex, namun tak ada gunanya. Aya segera menelpon ambulans, namun ketika ambulans datang nyawa Alex sudah tidak dapat tertolong lagi. Aya menangis meraung-raung, ia sangat menyesal dan terus minta maaf kepada anak dan menantunya. Namun tak peduli seberapa menyesalnya Aya, Alex tak akan pernah kembali lagi…

Tersedak makanan lembut jauh lebih membahayakan dibandingkan dengan makanan keras karena makanan lembut sulit untuk dimuntahkan. Jangan pernah memaksa untuk menyuapi anak ketika anak sedang menangis, tertawa, lari-larian, maupun saat sedang berada di dalam mobil karena rawan membuat anak tersedak. Beberapa orang tua tak segan untuk mencekoki anak minum obat demi kesehatan sang anak, tanpa mempertimbangkan bahaya yang dapat terjadi jika anak tersedak.

======

Inilah 7 Cara Mudah Membersihkan Tubuh Dari Racun

Detokfikasi tubuh adalah salah satu cara efektif untuk membersihkan tubuh dari racun. Upaya ini juga akan mempercepat metabolisme serta meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Matt Dower, Direktur Spa di Mirbeau Inn & di Skaneateles, New York menganjurkan untuk mengurangi jumlah konsumsi gula, termasuk madu, sirup gula, dan jenis pemanis buatan sebagai salah satu cara detoksifikasi.

Jika Anda makan lebih banyak gula, imbuh Dower, tubuh dipaksa untuk memproduksi lebih banyak insulin dan meregangkan pankreas.

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa membuat Anda kelelahan, diabetes, terkena kanker, dan kelebihan berat badan. Berikut macam-macam cara mendetoksifikasi tubuh.

Gerakkan Tubuh

Olahraga teratur mendorong sirkulasi darah dan sistem getah bening. Berolahraga juga akan meningkatkan pencernaan, mengurangi ketegangan, melumasi sendi, dan menguatkan tubuh.

“Orang yang berolahraga secara teratur memiliki racun total yang jauh lebih sedikit di sistem mereka,” jelas Dower.

Mulailah Dengan Meminum Air

Dower menyarankan agar meminum segelas air dengan perasan air lemon di pagi hari.

“Lemon membantu mengembalikan sistem dan meningkatkan pencernaan, yang mana ini akan melancarkan aliran pencernaan di tubuh Anda,” katanya.

Minum Lebih Banyak Teh

Tidak hanya karena teh mengandung banyak antioksidan, teh juga bisa menghidrasi dan membuat diri menjadi lebih bugar, kata Ashley Karr, seorang peneliti psikologis dan ahli kesehatan.

Makan Makanan Organik

Chad Sarno, peneliti dan development chef untuk inisiatif makan sehat di Amerika menyarankan agar mengatur ulang pola diet.

“Beragam buah dan sayuran seharusnya menjadi fokus utama dalam diet Anda. Tambahkan dengan konsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong dan lain sebagainya,” katanya.

Makanlah semua jenis makanan nabati utuh untuk melengkapi nutrisi tubuh Anda. Sayuran hijau, contohnya, mengandung mikronutisi dan rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Perlu diingat, tambahnya, kandungan kafein dalam teh berbeda dengan kafein yang terdapat dalam kopi, kafein pada teh akan bersifat lebih lembut dan mudah diterima oleh sistem tubuh Anda. Hal ini juga mengurangi rasa gugup Anda.

Hindari Polusi Lingkungan

Jangan lupa bahwa polusi dan alergen ada di sekitar Anda. Tersebar di udara, dan ini dapat memicu gejala alergi seperti bengkak dan mata memerah.

Dr. Travis Stork, pembawa acara program talkshow The Doctors menganjurkan untuk membersihkan saluran hidung dengan Neti Pot.

Dengan melakukan hal tersebut, Anda akan terhindar dari efek samping dari polusi udara dan memperlancar pernapasan secara alami.

Jika Anda juga menggunakan Neti Pot sebelum tidur, ini akan meningkatkan kualitas tidur Anda.

Berkeringat Dengan Sauna

Forbes Riley, pencipta produk kebugaran SpinGym, adalah penggemar berat detoksifikasi. Forbes menyarankan agar bersauna secara teratur, begitulah cara dia mengurangi berat badan pascamelahirkan anak kembarnya di usia 42 tahun.

“Tidak ada cara yang lebih mendetoksifikasi dari pada berkeringat,” lanjutnya.

Pengelupasan Kulit

“Menggosok-gosok kulit dan memijatnya dengan minyak akan membantu mengangkat racun dari kulit Anda serta melancarkan peredarannya,” kata Christina Chodos, seorang konselor kesehatan bersertifikat dan pendidik dari Chicago, IL.

======

Jangan Sampai Begini,, Ceroboh Dikit Aja, Bentuk Kaki Anak Jadi Korbannya, Penyebabnya Ada Hubungannya Dengan Kebiasaan Sehari-Hari Sang Ibu

Bentuk kaki O atau genu varum, umumnya banyak terjadi pada anak- anak usia 2-6 tahun, bahkan orang dewasa. Penderita penyakit ini biasanya menunjukkan bentuk kaki dengan lutut dan tulang yang memiliki bentuk melengkung keluar, sehingga menyerupai bentuk huruf O, membuat seseorang berjalan tidak seimbang.

Lalu, banyak pertanyaan muncul dari kalangan para ibu, apakah penyebab kaki dengan bentuk O atau X ini?

  • Apakah posisi tidur yang salah dapat mempengaruhi bentuk kaki anak?
  • Apakah cara menggendong yang salah?
  • Atau cara pemakaian popok yang tidak benar?
  • Atau karena anak terpaksa berjalan sebelum usia yang seharusnya?

Jawabannya adalah…

Cara memakaikan pampers pada anak sangat relatif dalam keterkaitannya dengan bentuk kaki anak. Menurut para ahli kesehatan, sebenarnya pemakaian pampers pada anak tidak terlalu berpengaruh, asalkan pampers yang dipakaikan tidak mengganggu posisi kaki anak saat ia hendak berjalan. Walaupun tidak berpengaruh secara langsung, ada baiknya jika orang tua lebih teliti lagi saat memakaikan pampers pada anak. Pilih juga pampers dengan bahan material yang bagus untuk kulit anak.

Belajar berjalan sebelum waktunya dipercaya menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi bentuk kaki anak. Jika anak terlalu cepat dipaksa untuk berdiri dan bahkan berjalan, akan mempengaruhi bentuk kaki anak, karena pada umur tertentu, kaki anak belum mampu menahan berat tubuhnya secara menyeluruh. Bahkan berdiri untuk jangka waktu sebentar saja juga memberi pengaruh yang besar.

Selain mencegah anak untuk terlalu dini belajar berjalan, orang tua juga harus memperhatikan asupan vitamin D untuk menyediakan sumber kalsium bagi tubuh yang juga akan membantu meningkatkan kualitas tidur anak. Jika anak kurang asupan vitamin D, maka ini akan berdampak buruk pada tulang anak, terutama tulang kaki yang mana akhirnya akan menjadi salah satu faktor penyebab bentuk kaki anak menjadi O atau X.

Anak tidak boleh berlutut terbalik (posisi duduk W) terlalu lama, jika orang tua melihat anak duduk dengan posisi W, maka diharapkan untuk orang tua segera membenarkan kembali posisi duduk anak ke posisi normal. Kebiasaan ini akan menjadi penyebab utama bentuk kaki anak menjadi O atau X.

Disarankan agar anak tidak tidur dalam posisi telungkup, dikarenakan pergelangan kaki akan berada pada posisi tertekuk. Jika ini berlanjut terus untuk jangka waktu yang lama, maka akan mempengaruhi pertumbuhan tulang pada pergelangan kaki anak. Balikkan badan anak jika mereka sedang tidur dalam keadaan telungkup.

Orang tua wajib setiap harinya memperhatikan posisi berdiri, duduk, jongkok dan tidur sang anak, karena kebiasaan-kebiasaan tertentu dapat menjadi penyebab utama kelainan tulang kaki pada anak.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Dishare yuk!

Tags: #bentuk kaki anak karena kebiasaan ibu sehari-hari #cara mudah membersihkan tubuh dari racun #sesuap telur kukus renggut nyawa pangeran kecilku