SUAMI lakukan 1000 kesalahan istri bertahan. ISTRI lakukan 1 kesalahan SUAMI pergi…!!


SUAMI lakukan 1000 kesalahan istri bertahan.

ISTRI lakukan 1 kesalahan SUAMI pergi.…!!!

TAUKAH KAU WAHAI SUAMI…????

Nafkah yang engkau beri hanya cukup untuk makan.

Bukan kami para istri tidak mensyukurinya.

tapi cobalah untuk lebih mengerti…

Kami tidak menghamburkan uang untuk kepentingan pribadi…

BEDAK,LIPSTIK,TAS,BAJU..Tidak lah lebih penting dari pada tangisan anak yang minta jajan,beras dan untuk kebutuhan belanja sehari2…

WAHAI SUAMI.

Pekerjaanku 24jam..tidurku tak pernah nyenyak seperti aku belum melahirkan anak2 mu..

bukan,,bukan aku tidak ikhlas menjalankanya..

cukuplah tidak menggerutu dan bermuka masam apalagi memarahiku.Membentak ku.

ketika aku sakit,,bisakah kau sejenak merawat anak kita agar aku bisa beristirahat ??

tidak,,kau hanya bisa mengajaknya bermain sebentar krna anak kita terus mencari ibunya.

Engkau Alasan…Gak mau sama aku,nyari Bunda Terus…

Ketika Engkau Sakit .Istri MerawatmuDengan Segenap jiwa Raganya .Masih

Sambil Mengurus Anak Anak mu…

Mengertilah..engkau menjadi suami atau kah lajang..kau tetap bekerja.8jam atau lbh sedikit sehari.

Tapi kami para istri setelah menikah bekerja 24 jam tanpa bayaran…
demi menjaga,anak2mu.Mengurus keperluanmu.

Uang Belanja yang Kau Berikan Bukan Gaji Lelahku .Bukan Uang Untuk Istrimu pergi ke Salon SPA membenarkan otot otot yang Lelah.

Uang yang Kau Beri itu Untuk Keperluan Sekeluarga.Untuk kita Makan sekeluarga,itu saja belom ada Biaya Sekolah.hanya untuk kebutuhan sehari2,belom termasuk Biaya kalo anak2 kita Sakit Dll,

Jangan Pernah Kau Ungkit Uang Belanja yang Kau Berikan pada Istrimu…Sekali kau Bilang Kemana uang Blnja selama ini ….Seketika itu Jiwa Raganya Seperti Tersambar Petir.

Wahai Suami .Istri mu Tidak Minta Dimanja Atau Lelahnya Digaji uang. Istri Mu Hanya Meminta Lelahnya DiHargai.

Semoga laki laki menghargai pengorbanan seorang istri… (sumber: FB)

Pengorbanan Istri yang Sering Tidak Disadari Suami

Terkadang suatu hal yang sangat sulit dan membutuhkan banyak pengorbanan bagi istri, ternyata di mata suami hal yang biasa saja.

Bahkan dianggap memang sudah seharusnya, sehingga tidak ada penghargaan layak untuk istri.

Suami perlu menyadari beberapa pengorbanan berikut ini agar bisa lebih mencintai dan menyayangi istri, serta memahami mengapa sering kali istri begitu sensitif, banyak tuntutan, dan gampang ngambek.

Inilah beberapa pengorbanan istri yang sering tidak dihargai suami:

1. Seharian di Rumah Saja

Bagi orang yang senang di rumah saja, mungkin tak merasa terlalu berat. Akan tetapi ada beberapa tipe wanita yang sebenarnya tidak betahan di rumah.

Lebih suka main dan bersilaturahim, traveling ke sana ke mari.

Lalu ketika menikah dan memiliki anak, seorang wanita harus berkonsentrasi dengan tanggungjawabnya di rumah. Tidakkah suami menyadari bahwa hal ini memerlukan pengorbanan luar biasa?

Ada yang mengacuhkan gelar sarjananya untuk mengabdi pada suami dan anak, tidak sedikit yang mendapat hinaan dari keluarga dekat: “Sudah disekolahin tinggi malah kerja di rumah doang”

Tapi yang menyesakkan adalah, istri tidak mendapatkan apresiasi selayaknya dari suami.

Wahai suami, bersyukurlah jika istri bersedia menantimu di rumah. Mungkin ia sering menangis tanpa diketahui.

Mungkin ia sering memendam rasa tidak tahannya sendirian. Namun jika mendapat ucapan terimakasih dan pengertian dari suami, itu sudah sangat melegakan.

2. Bentuk Badan Berubah

Pengorbanan lainnya adalah perubahan bentuk badan yang signifikan sehabis melahirkan.

Ada beberapa wanita yang tidak bisa mengembalikan bentuk badannya seperti semula karena faktor hormonal.

Bagi seorang pria, menjadi gemuk adalah suatu hal yang biasa saja. Namun bagi wanita, bisa jadi mengurangi rasa percaya dirinya.

Apalagi jika suami ikutan meledek perutnya yang maju, badannya yang bertambah besar, tentu pengorbanan seorang istri terasa menyakitkan.

Terutama ketika suami mencari wanita lain dengan alasan istri sudah tidak menarik seperti sebelumnya.

Suami sering kali menganggap perubahan bentuk badan istri adalah kesalahan istri yang tak pandai menjaga berat badan.

Sudah pernahkah berterimakasih pada istri karena ia bersedia badannya berubah untuk melahirkan sang buah hati?

3. Menyusui Anak

Pekerjaan menyusui bukanlah hal yang mudah, dan seorang ibu melakukannya selama kurang lebih 2 tahun tanpa mengeluh.

Saat menyusui, badan akan terasa pegal, lelah, mungkin juga bosan menunggu sang buah hati sampai merasa kenyang dan terlelap.

Wahai suami, betapa banyak wanita yang menolak menyusui anaknya sendiri, sudahkah Anda bersyukur dan berterimakasih pada istri yang bersedia menyusui buah hati Anda?

Apakah Anda berpikir menyusui bayi begitu mudah dan tidak perlu Anda apresiasi?

Maka cobalah sendiri memberi minum sambil menggendong bayi berjam-jam, lakukan itu sehari lebih dari 10 jam dan terus lakukan hingga 2 tahun!

Sungguh, menyusui anak merupakan pengorbanan seorang istri dan ibu yang luar biasa.

Baru 3 hal saja pengorbanan seorang istri yang disampaikan pada tulisan ini, semoga telah bisa menyampaikan kebenaran yang perlu diketahui para suami.

Semoga suami dan istri yang saling bersyukur akan Allah tambahkan nikmat dalam rumah tangga dan juga cinta di antara pasutri.

Bukan Karena Malas, Perempuan Memang Harus Banyak Tidur Karena Otaknya Bekerja Keras

Membersihkan rumah sambil menyiapkan sarapan, menjawab telepon sambil menata perabotan rumah, mengurus anak sambil makan siang. Ya, multitasking adalah bakat luar biasa dari kaum perempuan yang sayangnya, selalu mengakibatkan stress dan kelelahan. Pertanyaannya, berapa lama perempuan harus tidur agar tetap sehat, bersemangat, dan produktif? Logikanya begini, semakin banyak kamu menggunakan otak pada siang hari, maka semakin banyak waktu yang kamu butuhkan untuk tidur di malam harinya.

Dan karena rata-rata perempuan selalu bekerja dengan cara yang lebih kompleks ketimbang laki-laki, mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk tidur. Orang dewasa rata-rata membutuhkan 6-8 jam untuk tidur agar bisa memulihkan kondisi tubuh dari kelelahan siang harinya. Padahal faktanya, perempuan tidak pernah tidur selama itu, apalagi bagi mereka yang sedang mempunyai balita.

Lebih mudah terbangun saat tidur

Hal itu lebih berdampak buruk pada kesehatan perempuan ketimbang laki-laki. Seperti masalah jantung, diabetes, depresi, stress, atau kecemasan. Ketika hal itu terjadi, mimpi para perempuan di malam hari cenderung lebih ringan dan sensitif terhadap suara bernada tinggi sehingga mudah terbangun.

20 menit ekstra

Solusinya bagaimana? Menambah jam tidur sekurang-kurangnya 20 menit (dari waktu tidur normal 6-8 jam) setiap hari sangat membantu untuk memastikan para perempuan tetap ceria dengan pekerjaan multitasking mereka. (inovase)

Wanita Butuh Waktu Tidur Lebih Lama Ketimbang Pria

Penelitian terbaru mengungkapkan, meski rata-rata waktu tidur yang dibutuhkan orang dewasa adalah tujuh sampai delapan jam, tapi ternyata waktu tidur wanita perlu ditambah sedikit lebih banyak dari pria. Studi dari Loughborough University’s Sleep Research Center di Inggris yang diikuti 210 relawan wanita dan pria usia pertengahan mengatakan, wanita membutuhkan waktu tidur 20 menit lebih banyak dari pria.

“Otak wanita bekerja dengan cara yang berbeda dibanding pria, jadi kebutuhan tidur mereka sedikit lebih besar,” kata profesor Jim Horne, mantan direktur Loughborough University’s Sleep Research Center. “Perempuan cenderung untuk multitasking atau mengerjakan beberapa hal sekaligus dan mereka lebih fleksibel. Hasilnya, wanita menggunakan energi dan otak lebih banyak daripada pria, sehingga cenderung lebih lelah.

” Studi ini juga menemukan, bahwa wanita lebih mungkin mengalami depresi, marah atau bersikap bermusuhan karena kurang tidur. “Bagi wanita, kurang tidur sangat terkait dengan tekanan psikologis,” kata Horne. “Sebaliknya, pria tidak mengalami depresi seperti wanita ketika kurang tidur.” Horne mengatakan, bahwa kecenderungan perempuan tidur lebih lama bukan karena kesalahan wanita itu sendiri. Melainkan, karena fakta bahwa wanita memiliki gelombang tidur yang lebih lambat dan memerlukan proses pemulihan yang waktunya lebih panjamg dari pria.

“Wanita memerkerjakan korteks serebral mereka lebih keras dibanding lawan jenisnya. Jadi, wajar saja jika mereka butuh istirahat yang lebih panjang” kata Horne lagi. Beberapa studi menguatkan klaim studi di atas. Ilmuwan Duke University menemukan bahwa wanita dapat menghadapi konsekuensi kesehatan yang lebih serius jika kurang tidur. “Contohnya, terjadi peningkatan risiko sakit jantung dan diabetes tipe-2 lebih tinggi dari pria dan perbedaannya cukup signifikan,” jelas Edward Suarez, PhD, profesor psikiatri dan sains perilaku Duke University.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Wanita Butuh Waktu Tidur Lebih Lama Ketimbang Pria”,