Suami Tega Cerai Istri karena KB, Rumah Tangga Indah Lenyap Jadikan Pelajaran


Kisah suami tega ceraikan istri karena KB tengah viral di media sosial.

Semula, sang istri mengira rumah tangganya begitu indah.

Namun kemudian, kebahagiaan lenyap dalam sekejap.

Kisah berjudul ‘Cerai karena KB 3 Bulan’ ditulis oleh akun FacebookNana Risnawati Herdiana, Kamis (3/9).

Melansir dari Tribunnews ( grup TribunJatim.com ), dalam unggahannya, Nana menceritakan pengalaman seorang wanita yang ia sebut bernama Dina.

“Cerai karena KB 3bulan

Serem yaaa judulnya. Ini cerita temen saya , semoga ada manfaat yang bisa diambil ya,”

Dina menceritakan, awalnya, kehidupan rumah tangganya berjalan baik-baik saja.

Bahkan, ia merasa menjadi istri paling beruntung lantaran memiliki suami yang selalu membantunya menyelesaikan pekerjaan rumah, menjaga bayi mereka, tidak pernah merepotkan, dan memenuhi semua keinginannya.

“Aku Dina, wanita berusia 25tahun yang kini sedang menikmati indahnya menjadi seorang ibu.

Sudah 10 bulan semenjak kelahiran anak pertamaku , aku merasa menjadi istri yang paling beruntung di dunia.

Bagaimana tidak ? Suamiku selalu membantu pekerjaan rumah, menjaga bayiku, tidak pernah merepotkanku dan mengabulkan segala yang aku inginkan,” ungkap Dina dalam unggahan cerita.

Dina mengatakan, setiap pagi, suaminya juga selalu menyiapkan sarapan yang dibelinya sendiri dari luar.

Sang suami kemudian menyuapinya, menyediakan cemilan, dan selalu memintanya agar menjaga diri di rumah bersama sang anak.

Dina mengaku tak pernah diperbolehkan sang suami untuk memasak.

Setiap pulang kerja, Dina menambahkan, suaminya selalu membawa makanan untuk dinikmati bersama saat makan malam.

“Aku merasa suamiku sangat mencintaiku dan ini wujud cintanya karena aku telah melahirkan seorang bayi untuknya.”

“Tiap malam aku begadang dan suamiku selalu menemaniku terjaga,” kisahnya, dikutip TribunJatim.com, Sabtu (5/9).

Suatu hari, Dina mulai memikirkan sang suami yang tak pernah mengajaknya berhubungan.

Namun, Dina mengira hal itu lantaran suaminya mengerti keadaannya.

“Aku hanya berfikir jika ia mungkin memahamiku bahwa aku sangat trauma dengan bekas jahitan yang sangat banyak dan dia saksikan sendiri.

Jadwal haid yang sangat tidak beraturan setelah menggunakan KB suntik 3bulan juga mungkin menjadi alasannya.

Setiap bulan aku hanya mengeluarkan sedikit flek haid di CDku 2-3hari lalu hilang.

Dan 2hari setelahnya muncul kembali.

Lalu hilang lagi. Ini menjengkelkan! Tapi suamiku tidak mengeluhkan hal ini selama ini,” ungkapnya.

Hingga suatu hari, Dina menceritakan, sang suami berniat untuk berhubungan dengannya namun saat itu Dina masih mengalami haid.

Pagi harinya, Dina melihat sikap suami tak seperti biasanya.

“Pagi-pagi kulihat ia sibuk mempersiapkan segala hal seperti biasa, namun yang berbeda ia tak menemuiku untuk pamit dan langsung tancap gas tanpa memanaskan motornya terlebih dahulu seperti biasa.”

“Kesibukanku mengurus bayi membuatku tak sempat menghubungi suamiku lewat wa untuk menanyakan apa yang terjadi,” kisahnya.

Setelah itu, Dina menambahkan, suaminya mengirim pesan yang menyebutkan bahwa ia tak dapat meneruskan pernikahan dengan Dina.

“Abang cape Neng nungguin Neng mens terus. Sekalinya ga mens Neng tidur nyenyak sama anak kita tanpa melihat bagaimana Abang tidur kesakitan di belakang Neng,” begitu bunyi pesan suami Dina, seperti yang ditulis dalam sebuah unggahan.

Dina sempat berusaha untuk menahan suaminya.

Ia pun meminta supaya masalah tersebut dibicarakan baik-baik di rumah.

Namun, sang suami menolak dan bersikeras menceraikannya.

Kisah yang dibagikan akun Facebook Nana Risnawati Herdian aitupun langsung mengundang perhatian warganet dan menjadi viral di media sosial.

Unggahan tersebut telah disukai lebih dari 9.000-an orang, dibagikan 442 kali, dan dibanjiri lebih dari 3.500 komentar.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti kebenaran dalam cerita tersebut.

Namun, terlepas dari itu, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di RSU Bunda Margonda, dr. Huthia Andriyana, Sp.OG, memberikan penjelasannya mengenai dampak KB 3 bulan bagi wanita.

Huthia menerangkan, KB 3 bulan memang menjadi satu di antara pilihan metode KB pasca melahirkan yang tidak mengganggu ASI.

Akan tetapi, ia menambahkan, metode KB 3 bulan dapat menyebabkan tidak terjadinya masa subur.

“Suntik KB 3 bulan mengandung hormonal yang dapat menyebabkan tidak terjadinya masa subur sehingga memiliki efek kontrasepsi,” jelas Huthia saat dihubungi Tribunnews.com , Jumat (4/9) pagi.

Menurut Huthia, umumnya, KB suntik 3 bulan membuat wanita tidak mengalami haid sama sekali.

Selain itu, sebagian wanita yang menggunakan metode KB ini juga mengeluhkan perubahan siklus haid.

“Sebagian wanita yang memakai KB suntik 3 bulan mengeluhkan efek samping berupa tidak haid sama sekali, paling sering terjadi, atau adanya perubahan siklus haid yang ditandai dengan timbul flek-flek darah atau perdarahan berkepanjangan,” kata Huthia.

Lebih lanjut, Huthia menjelaskan, KB suntik 3 bulan memiliki masa adaptasi sekitar 3 sampai 6 bulan.

Apabila cocok, Huthia mengatakan, metode KB suntik 3 bulan ini tentu dapat dilanjutkan.

Namun, jika KB menimbulkan pendarahan berkepanjangan maka Huthia menyarankan untuk segera konsultasi ke dokter kandungan.

“Jika mengalami keluhan flek atau perdarahan memanjang, bisa melakukan pemeriksaan dan pengobatan ke dokter kandungan, sehingga keluhan tersebut tidak terjadi lagi dan suami tidak komplain,” tuturnya.

======

Bikin Ketar-ketik Semua Orang, Roti Bakar Ternyata Punya Efek Mengerikan Buat Tubuh Kalau Salah Mengolahnya, Catat Baik-baik Temuan Ahli Ini!

Roti bakar adalah salah satu kudapan favorit banyak orang.

Camilan mengenyangkan ini memang sangat menggugah selera, apalagi jika dimakan saat malam hari.

Mengutip Kompas.com, mengenai sejarahnya, ternyata roti bakar muncul di Indonesia sekitar abad ke-20.

Saat itu, orang Belanda semakin banyak datang ke Indonesia dan membawa pengaruh kuliner termasuk roti.

Misalnya saja bread toast, roti bakar, dan french toast.

Terlepas dari sejarahnya, tahu nggak kalau mengolah roti bakar juga perlu beberapa aturan.

Sebab roti bakar bisa memicu bahaya kalau kita salah saat memasaknya, loh.

Yang bikin kaget, ternyata bahaya tersebut adalah kanker.

Dilansir Grid.ID dari Livescience via Sajian Sedap, Badan Standar Makanan Kerajaan Inggris mengumumkan hasil sebuah penelitian tentang peringatan risiko kesehatan roti bakar.

Perlu diketahui kalau bahan makanan yang mengandung tepung akan menghasilkan zat acrylamide jika dimasak pada suhu yang tinggi.

Nah, acrylamide terletak pada bagian-bagian gosong yang ada di roti bakar.

Dijelaskan oleh Dr. Brent seorang kepala peneliti dari Food Standards Australia and New Zealand, ternyata zat tersebut sangat dapat meracuni tubuh.

Tidak berhenti sampai di situ, roti bakar juga menjadi salah satu penyebab kanker.

Hal ini karena roti bakar yang dipanggang terlalu lama akan menghasilkan polycylic aromatic hydrocarbons (PAHs) dalam jumlah tertentu.

Zat inilah yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker pada tubuh seseorang.

Akan tetapi, tenang saja karena kita masih bisa menyantap roti bakar dengan aman.

Dr.Brent menyarankan agar tidak membakar roti terlalu lama.

Kemudian, kita juga bisa meminimalkan penggunaan margarin.

Sebab penggunaan margarin yang berlebihan juga tidak terlalu baik bagi tubuh.

Pilihan lainnya adalah menggunakan panggangan roti agar lebih matang merata.

Dengan menggunakan pemanggang, kita tidak akan takut roti menjadi gosong.

Jangan lupa untuk bijak memilih topping yang lebih sehat, ya.

Sebaiknya menambahkan topping seperti sayuran atau buah segar saja.

Apabila ingin menggunakan protein, pilihlah protein yang sehat juga.

Sebagai contoh, pilih telur dan daging ayam yang dipanaskan dengan sedikit minyak saja.

Jangan menggunakan daging olahan karena biasanya sudah diberi garam tambahan.

======

Ketahui Manfaat Sari Kurma untuk Kesehatan

Di balik rasanya yang manis, ada banyak manfaat sari kurma yang bisa kita dapatkan. Berbagai kandungan nutrisi penting di dalamnya menjadikan sari kurma sangat baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sari kurma merupakan buah kurma yang dihaluskan dan diambil sarinya. Sari kurma biasanya kental, berwarna hitam, terasa manis, dan membawa manfaat yang tidak kalah dari buah kurma. Selain gula, sari kurma kaya akan mineral dan antioksidan.

Kandungan karbohidrat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi dalam sari kurma diketahui sangat penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

Ragam Manfaat Sari Kurma

Berikut ini adalah berbagai manfaat sari kurma yang bisa didapat:

1. Melancarkan pencernaan

Salah satu manfaat sari kurma yang penting bagi tubuh adalah mampu menjaga fungsi pencernaan. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa sari kurma dapat melancarkan pergerakan tinja di dalam usus, sehingga buang air besar menjadi lancar dan teratur.

Manfaat ini diduga ada berkat mineral dan gula di dalam sari kurma. Selain itu, sari kurma juga mengandung antioksidan yang kuat sehingga bisa melindungi usus dari penyakit yang disebabkan oleh kerusakan akibat radikal bebas.

2. Menurunkan dan menjaga kadar gula darah

Makanan manis biasanya menjadi pantangan bagi penderita diabetes. Namun, sari kurma justru diketahui dapat merangsang produksi hormon insulin oleh pankreas sehingga bisa menurunkan kadar gula dalam darah. Manfaat sari kurma ini diduga berasal dari aktivitas antioksidan yang dikandungnya.

Selain itu, rasa sari kurma yang manis juga bisa membantu menghilangkan keinginan mengonsumsi makanan manis yang tidak sehat pada penderita diabetes. Hal ini akan membantu mengontrol gula darah dan mencegah terjadinya komplikasi diabetes, misalnya penyakit neuropati diabetik.

3. Menaikkan trombosit dan hemoglobin

Sari kurma diyakini mampu menaikkan kadar trombosit berkat banyaknya kandungan glukosa, vitamin C, dan antioksidan alami di dalamnya. Oleh karena itu, sari kurma sangat baik untuk dikonsumsi, terutama bagi penderita demam berdarah dengue (DBD).

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan mineral dalam sari kurma berperan penting untuk pembentukan hemoglobin dan produksi sel darah merah. Maka dari itu, sari kurma juga baik dimanfaatkan untuk anemia defisiensi zat besi pada anak-anak.

4. Mengurangi tekanan darah

Tekanan darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi tekanan darah adalah menjalani pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan tinggi kalium.

Kalium merupakan mineral tertinggi yang terkandung dalam sari kurma. Oleh karena itu, sari kurma dinilai cocok untuk dikonsumsi penderita hipertensi.

Guna mendapatkan manfaat sari kurma secara maksimal, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Caranya cukup mudah. Pertama, pisahkan daging kurma dari bijinya, kemudian masukkan ke dalam panci. Tambahkan air dan rebus hingga mendidih. Setelah itu, saring kurma untuk mendapatkan sarinya.

Membuat sari kurma sendiri akan menghindarkan Anda dari bahan pengawet dan gula tambahan yang mungkin ada dalam sari kurma instan. Bahan tambahan ini dinilai bisa mengurangi manfaat sari kurma itu sendiri.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar manfaat sari kurma atau masih ragu untuk menjadikan sari kurma sebagai asupan nutrisi harian, Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan saran yang tepat, sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Tags: #cerai karena memakai KB #efek mengerikan salah mengolah roti bakar #manfaat sari kurma bagi kesehatan