Suami Tidak Menghargai Istri, Ini Nih 10 Tandanya

560 views


Sebagai seorang manusia pada dasarnya kita ingin dihargai, bukan? Ya, begitu pula yang dirasakan oleh seorang istri pada suaminya. Sang istri juga ingin dihargai oleh suami.

Tapi sayang, tidak semua suami melakukan hal itu. Banyak dari kita yang memiliki suami tidak menghargai istri.

Nah, untuk itu mengenal tanda suami yang tidak menghargai istri juga perlu kita ketahui lho! Lantas, apa saja tanda-tanda suami yang tidak menghargai istri?

1. Merasa “Laki-laki”

Merasa superior hanya karena dia laki-laki. Padahal tak seorang pun tahu akan lahir sebagai laki-laki atau perempuan. Yang itu artinya, siapa pun tidak berhak merasa sombong. Semuanya karena Allah.

2. Tidak memberi nafkah padahal mampu

Kewajiban suami memberi nafkah keluarga sesuai kemampuan adalah wajib. Jika dalam kondisi pas-pasan saja laki-laki harus bertanggung jawab menafkahi keluarga, apalagi kalau berlebih. Ingatlah,

“Hak-hak wanita atas kalian (para suami) ialah memberi nafkah, menyediakan sandang dengan cara yang baik,” (HR. Abu Dawud).

Maka, suami yang tidak mau memberi nafkah padahal mampu bukanlah suami yang menghargai istrinya lebih-lebih dirinya sendiri. Na’udzubillah.

3. Membandingkan Istrinya Dengan Istri Orang Lain atau Mantannya

Bagi seorang istri yang perasaannya begitu halus kata-kata suami yang membandingkannya dengan istri orang lain adalah tamparan.

Istri merasa tidak dihargai padahal sudah berusaha memberikan yang terbaik. Bila pun ingin memberi masukan ke istri seharusnya tidak perlu membawa nama-nama pihak ketiga.

4. Selalu Berkata, “Itu kan Memang Tugasmu!” Alias Tidak Mau Tahu

Suami dan istri adalah tim yang solid. Harusnya saling mengisi dan memahami. Dan bukan bersikap bodo amat “pokoknya aku udah ngerjain tugasku, udah titik!”

5. Tidak Menjaga Diri dan Hati

Foto-foto selfie berdua begitu akrab dengan wanita lain, balas-balasan pesan dengan menggunakan kata-kata mesra, bahkan sampai jalan bareng berdua dengan lawan jenis padahal tidak ada urusan apa-apa.

Beberapa hal tersebut adalah contoh suami yang tidak bisa menjaga diri dan hati, tidak menghargai istri. Padahal, tidak hanya istri saja yang harusnya dituntut untuk menjaga diri, tapi juga suami.

6. Galak Pada Istri, Baik dan Perhatian Dengan Orang Asing

Padahal logikanya kalau dengan orang lain saja harus baik, apalagi dengan istri. Ya, kan?

7. Mengungkit-ungkit Pemberiannya Pada Istri

Kita sadar, suamilah yang memberi nafkah. Suami yang tak hargai istri seringkali mengungkit-ungkit apa yang telah diberikan. Padahal, kita juga harus ingat, semua hanya titipan.

Kenapa sombong hanya karena diberi kesempatan lebih. Bagaimana jika kondisi beberapa tahun ke depan berbalik, suami bangkrut, istri berjaya. Apa sang suami tidak malu?

8. Tidak Mau Bekerja, Pemalas dan Membebankan Semua Urusan ke Istri

Mengurus anak, tugas istri. Mengurus rumah tangga, tugas istri. Bahkan, mencari nafkah juga dilimpahkan pada istri. Lha, suami ngapain?

“Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil. Barangsiapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla,” (HR. Ahmad).

9. Melakukan Kekerasan Fisik dan Psikis

Dua hal ini jelas-jelas bisa berakibat fatal. Bila kekerasan fisik mungkin masih bisa segera hilang, namun tidak dengan psikis. Trauma luka akibat kekerasan psikis tidak bisa dengan mudah hilang dalam sekejap. Bahkan bisa berimbas ke anak.

10. Tidak Membiarkan Istrinya Maju, Meremehkan Istri

“Bang, aku mau ikut kelas online ya?”
“Emang kamu bisa?”
“Mas kalau begini gimana?”
“Udahlah, diem aja. Kamu tahu apa, sih,”

Nah, gimana. Pantas tidak sih suami ber-attitude seperti itu? Selama yang dilakukan istri positif dan demi kebaikan keluarga, harusnya suami mendukung.

======

Kaki Kram Terus? Mungkin Anda Kekurangan 6 Nutrisi Ini

Ketika kaki Anda kram atau kejang otot, rasanya pasti sungguh menyiksa. Mau bergerak jadi susah dan kadang terasa nyeri. Meskipun kaki kram biasanya tidak membahayakan, tentu kemunculannya sangat mengganggu aktivitas Anda. Lalu bagaimana caranya meredakan kram yang sering muncul? Simak penjelasan berikut ini.

Nutrisi penting untuk mengatasi kaki kram

Ada banyak hal yang bisa memicu kaki kram. Beberapa di antaranya adalah kurang pemanasan otot, otot kelelahan, peredaran darah tidak lancar, serta efek samping obat-obatan. Menurut dr. Kim Gladden dari Cleveland Clinic, orang lanjut usia (lansia) juga cenderung lebih sering mengalami kaki kram.

Selain hal-hal tersebut, kram juga bisa disebabkan oleh kekurangan asupan nutrisi. Ya, kram memang bisa jadi salah satu gejalan kekurangan nutrisi tertentu. Maka, untuk mengatasinya pun dibutuhkan enam jenis nutrisi penting berikut ini.

1. Kalsium

Kekurangan kadar kalsium dalam darah bisa jadi salah satu penyebab kaki kram. Pasalnya, kekurangan kalsium bisa membuat otot dan ujung saraf Anda jadi jauh lebih peka. Inilah mengapa orang yang biasanya kekurangan kalsium seperti ibu hamil dan lansia sering tiba-tiba kram di kaki.

Dalam sehari, anak-anak membutuhkan kalsium hingga 1.300 miligram. Sedangkan orang dewasa pada umumnya membutuhkan 1.000 miligram atau setara dengan empat gelas susu sapi. Sumber kalsium selain susu sapi yaitu yogurt, keju, ikan sarden, ikan salmon, brokoli, bayam, dan bok choy (sawi cina).

2. Kalium

Kalium sangat berguna untuk mengendalikan kontraksi dan pelemasan otot-otot di kaki. Jika Anda kekurangan nutrisi penting ini, kaki jadi lebih mudah berkontraksi tiba-tiba atau kram. Nah, Anda membutuhkan kira-kira 4.700 miligram kalium dalam sehari. Pastikan Anda yang sering mengalami kram memenuhi angka kecukupan gizi tersebut, ya. Jika kram Anda kambuh, Anda juga sebaiknya menambah asupan kalium.

Nutrisi penting ini bisa Anda dapatkan dari alpukat, bayam, ubi jalar, yogurt, pisang, dan susu kedelai. Jika dokter menganjurkan, Anda juga bisa menambah asupan kalium dari suplemen khusus. Namun, ingatlah bahwa kuncinya yaitu berkonsultasi dulu dengan dokter Anda.

3. Magnesium

Mineral ini bisa hilang saat Anda berkeringat atau buang air kecil. Padahal, tubuh memerlukan magnesium untuk mengendalikan kerja otot seperti kontraksi dan pelemasan. Maka, kekurangan magnesium bisa menimbulkan masalah seperti kaki kram.

Anda dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan magnesium sebesar 400 miligram per hari. Untuk mendapatkan mineral ini, Anda bisa mengonsumsi kacang almond dan kacang-kacangan lainnya, bayam, brokoli, serta cokelat hitam (dark chocolate).

4. Vitamin D

Vitamin D berperan sangat penting dalam penyerapan kalsium serta magnesium. Tanpa vitamin ini, tubuh akan kesulitan mencerna kalsium dan magnesium yang diperlukan untuk menjaga kesehatan otot.

Cara paling mudah untuk mendapatkan asupan vitamin D adalah berjemur di bawah sinar matahari. Sumber vitamin D lainnya antara lain bubur gandum, nasi putih, wijen, dan sayuran berdaun hijau seperti kangkung.

5. Vitamin B kompleks

Menurut American Academy of Neurology, vitamin B kompleks bisa membantu redakan kaki kram. Kekurangan atau ketidakseimbangan kadar vitamin B kompleks dalam tubuh memang bisa menyebabkan kerusakan fungsi otot dan saraf. Jadi pastikan Anda mengonsumsi vitamin B kompleks dalam jumlah seimbang.

Vitamin ini bisa Anda dapatkan dari konsumsi daging sapi, daging kambing, telur, jamur, kacang panjang, makanan laut seperti ikan dan udang, gandum utuh, serta bayam. Saat ini juga sudah banyak suplemen vitamin B kompleks. Namun, konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum minum suplemen vitamin apapun.

6. Vitamin E

Kram pada kaki bisa disebabkan oleh peredaran darah tidak lancar. Untuk itu, Anda butuh vitamin E yang mampu melancarkan peredaran darah serta memicu produksi sel darah merah. Nutrisi penting ini bisa Anda temui dalam bahan pangan seperti kacang tanah, kacang almond, kuaci, dan susu kedelai.

Tags: #nutrisi yang kurang saat kaki kram #suami tidak menghargai istri #tanda suami tidak menghargai istri