Tak disadari, ini 4 alat masak mengandung racun: Bahaya bagi kesehatan

499 views


Alat masak mengandung racun ini tanpa sadar jadi alat masak favorit saat beraktivitas di dapur.

Masyarakat kini lebih mengutamakan kesehatan. Tak cuma dari asupan dan jenis makanan, ternyata alat masak juga berpengaruh terhadap kadar kesehatan makanan yang diolah.

Kualitas alat masak sangat berpengaruh karena bahan baku alat masak terkadang bisa menimbulkan reaksi tertentu jika dipanaskan dalam suhu tinggi.

Dilansir dari laman Bright Side, Senin 12 Oktober 2020, berikut ini alat masak mengandung racun yang wajib diwaspadai.

Keramik
Seperti tembaga, penampilan alat masak dengan bahan keramik juga cantik dan memikat para wanita. Tapi, lapisan keramik biasanya menyembunyikan bahan-bahan yang buruk di dalamnya.

Web MD menulis bahwa pelapis lembut pada keramik tidak tahan lama dan akan mulai retak setelah beberapa bulan penggunaan. Saat itu terjadi, timbal dan kadmium terkadang ditemukan di lapisannya dan akan menempel pada makanan dan masuk ke dalam tubuh.

Racun timbal adalah salah satu tipe racun logam yang paling berbahaya dan bisa menyebabkan nyeri di bagian perut, sakit kepala, ketidaksuburan, dan komplikasi kesehatan lainnya.

Jika masih ingin menggunakan alat masak keramik, sebaiknya cari yang benar-benar 100 persen berbahan keramik. Ini adalah cara terbaik dan paling aman karena menggunakan bahan-bahan alami, tidak beracun dan lapisannya tidak akan mengelupas.

Selain itu, alat masak ini juga anti lengket dan bisa dicuci dalam mesin cuci piring. Meskipun alat masak ini cukup mahal, namun bisa digunakan dalam jangka waktu cukup lama.

Bahan aluminium termasuk panci dan aluminium foil
Kinclong dan tahan lama, merupakan salah satu alasan kenapa alat masak dari alauminium banyak digemari ibu-ibu. Selain itu alat masak jenis ini juga terjangkau dan banyak di jual di mana-mana.

Tapi ternyata ada bahaya terselubung. Dilansir Princeton.edu Diketahui kadar aluminium yang tinggi dikatikan dengan beberapa penyakit seperti Alzheimer’s dan ALS yang menyerang saraf.

Meski beberapa alat masak aluminium biasanya diberi pelapis, lapisan tersebut terkadang cepat rusak, sehingga melepaskan racun logam dalam makanan.

Coba gunakan alat masak berbahan kaca. Ini pilihan lebih aman yang bisa dipertimbangkan. Karena bahan kaca tidak pernah mengeluarkan racun apapun ketika dipanaskan. Selain itu bahan kaca lebih tahan lama, ramah lingkungan, dan tidak mengikat aroma atau rasa.

Tembaga
Jika bahan aluminium terlihat mengkilat dan bersinar, ternyata alat masak tembaga juga digemari kilaunya. Banyak wanita yang memilih alat masak ini karena tampilannya yang menarik.

Selain itu tembaga juga disebut-sebut cepat menghantarkan panas. Tapi ternyata bahan ini berbahaya saat digunakan sebagai alat masak, lho.

Seperti logam berat lainnya, tembaga sangat penting bagi kesehatan manusia asal dalam jumlah kecil. Tapi jika kandungan tersebut berlebih jumlahnya di dalam tubuh, bisa memicu keracunan logam berat.

Saat alat masak berbahan tembaga tidak dilapisi, itu bisa melepaskan tembaga saat memasak makanan asam. Dan ketika dilapisi, pelapisnya bahkan mengandung nikel, yang juga merupakan elemen racun lainnya.

Sebaiknya pilih alat masak berbahan stainless steel atau baja anti karat. Selain ringan dan tahan goresan, alat masak ini juga bisa dibuat menjadi anti lengket. Hanya saja pastikan Adan membeli alat masak berbahan stainless steel dengan tingkat yang aman untuk makanan, dan tidak mengandung nikel ataupun kromium.

Teflon (wajan anti lengket)
Banyak orang memilih wajan dan penggorengan teflon karena bahan anti lengket ini lebih mudah dan gampang ditemukan. Ternyata meski gamang tidak sebanding dengan risiko yang disebabkan.

Teflon anti lengket dilapisi dengan bahan bernama PTFE (polytetrafluoroethylene), di mana lapisan plastik polimernya bisa menimbulkan racun ketika dipanasi di atas 300 derajat celcius.

Racun ini bisa memicu gejala seperti flu yang disebut polymer fume fever atau umum dikenal dengan flu teflon. Tidak hanya berbahaya bagi orang, tapi ini juga berbahaya bagi burung, seperti beo.

Kandungan lain yang ditemukan pada teflon adalah PFOA (perfluorooctanoic acid), yang dikaitkan dengan beberapa jenis kanker seperti kanker prostat, payudara dan ovarium.

Meski dipercaya teflon dalam jumlah sedikit jika tak sengaja dikonsumsi manusia tidak akan, tapi kalau digunakan setiap hari tentu ini menjadi hal yang patut menjadi perhatian.

Sebagai penggantinya, ada alat masak dengan lapisan bebas PTFE dan PFOA seperti granit, tapi ini hanya aman saat lapisannya masih utuh, karena lapisannya sangat tipis dan mudah retak. Begitu retak, semua alat masak harus segera dihentikan penggunaannya.

Untuk lebih amannya, gunakan alat masak dengan bahan besi asli. Karena selain menghantarkan panas dengan sempurna, besi tidak mengeluarkan racun apapun yang dapat terserap ke dalam makanan, dan sebenarnya akan lebih baik untuk menaikkan suhu secara alami melalui besi.

Yang perlu diwaspadai jika menggunakan teflon jika lapisannya sudah mulai terkelupas, sebaiknya kamu ganti penggorengan baru ya.

Tags: #alat masak #alat masak mengandung racun #bahaya bagi kesehatan #mengandung racun