Tanpa Disadari 11 Penyebab Kanker ini Ada di Rumah Kamu dan Sering Digunakan


Kebanyakan ahli gizi menyarankan kita untuk menjaga pola makan untuk menghindari penyakit kanker. Karena sebagain besar kanker memang bisa disebabkan karena makanan yang kita makan.

Tapi, tidak hanya cukup dengan menjaga pola makan dan makanan saja. Perlu juga kita menjaga kebersihan lingkungan terutama rumah.

Sebab, beberapa barang yang dipakai di rumah bisa menyebabkan kanker. Seperti bantal kotor dan sprai yang sudah lama tak diganti.

Selain itu, masih ada banyak penyebab kanker yang tidak kamu sadari sama sekali. Apa saja ? Simak ulasannya dibawah ini, seperti dilansir forum.tribunnews.com.

1. Ganti dan sarung bantal dengan bahan organik

Bantal yang menggunakan kapas, sebaiknya diganti dengan bahan organik. Karena kapas menggunakan 25 persen dari insektisida dunia dan lebih dari 14 persen pestisida.

2. Ganti semua kain di rumah

Kamu perlu tahu jika beberapa bahan kain sintetis seperti akrilik, nilon, dan polyester yang terbuat dari termoplastik kerap kita gunakan. Kain ini akan mengeluarkan molekul gas plastik setiap kali terkena panas, yang bisa menjadi penyeba kanker.

3. Ganti furniture berbahaya

Ganti juga furniture berbahaya seperti kursi yang kulit buatan. Polyvinyl chloride (PVC) sering digunakan dalam kulit sintetis merupakan yang paling berbahaya dari semua plastik.

4. Buang alat makan yang terbuat dari melamin

Jika kamu menggunakan alat makan dari melamin, sebaiknya segera disingkirkan. Karena biasanya furniture dari melamin erbuat dari formaldehida yang dapat memperburuk asma dan kondisi paru-paru lainnya, mengiritasi selaput lendir dan penyebab dermatitis.

5. Jangan gunakan karpet

Jangan pernah gunakan karpet yang terbuat dari plastik. Karena hampir semua karpet plastik terbuat polyester yang memiliki sifat karsinogen yang merupakan racun bagi jantung, paru-paru, hati, dan kulit.

6. Gunakan cat No-VOC

Jika kamu ingin mengecat ruangan, sebaiknya gunakan No-VOC (senyawa organik yang mudah menguap). Karena VOC adalah senyawa karbon ini dengan mudah menguap ke udara. Ketika zat ini menguap, akan bereaksi dengan unsur lain untuk menghasilkan ozon, yang menyebabkan polusi udara dan sejumlah masalah kesehatan termasuk masalah pernapasan, sakit kepala, pembakaran, mata berair dan mual.

7. Sediakan zona bebas sepatu

Kamu harus sediakan zoan bebas sepatu. Karena sepatu bisa saja membawa kotoran dan bahan kimia yang berbahaya atau menyebabkan kanker.

8. Meminimalkan perangkat listrik

Sebaiknya pindahkan perangkat listrik seperti komputer, TV, dan yang lainnya dari kamar tidur kamu. Karena perangkat listrik bisa mengganggu tidur yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit berbahaya.

9. Ganti atau tutup kasur Anda

Tutuplah kasur kamu dengan sprei tebal dan bersih. Karena Kasur konvensional seperti busa biasanya akan disemprot dengan cairan flame retardant dan bahan kimia agar tahan lama. Bahan kimia tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan.

10. Membeli pembersih udara

Kamu harus selalu mendapatkan udara yang bersih selama di rumah. Sebisa mungkin kamu harus membeli pembersih udara untuk di rumah.

11. Selalu mengganti tirai atau gorden

Rajinlah mengganti tirai atau gorden di rumah kamu. Karena tirai atau gorden bisa menyembunyikan debu, serbuk sari, atau zat alergen lainnya.

Inilah 4 Manfaat Lain Daun Jeruk Purut Yang Belum Banyak Diketahui

Dalam kehidupan sehari-hari, daun jeruk purut biasanya hanya digunakan sebagai penyedap masakan. Ciri khas aromanya yang kuat dapat membangkitkan selera makan secara instan. Tak mahal dan mudah didapatkan, ternyata daun jeruk purut memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Berikut ulasan lengkapnya, Moms!

1. Sebagai Antibakteri Alami

Menurut penelitian yang pernah dilakukan, daun jeruk purut mengandung minyak atsiri golongan terpen yang mampu melawan bakteri E.coli penyebab diare dan Staphylococus aureus yang dapat menyebabkan beragam penyakit terutama infeksi kulit. Tingkat keampuhan daun jeruk purut dalam membasmi bakteri setara lho dengan antibakteri yang ada pada jeruk nipis. Untuk membasmi bakteri dari dalam, Moms cukup lebih sering menambahkan daun jeruk purut pada setiap masakan. Tak hanya membuat masakan harum dan lezat, Moms juga bisa langsung membasmi bakteri dari dalam.

2. Mengobati Influenza

Tak hanya buahnya yang mengandung vitamin C, ternyata daun jeruk purut pun sedikitnya mengandung vitamin C yang baik untuk membasmi virus flu. Untuk mendapatkan khasiat dari daun jeruk purut, Moms bisa mengolahnya menjadi minuman. Cukup rajang daun jeruk purut, hilangkan tulangnya. Lalu seduh dengan air hangat dan tambahkan madu agar lebih nikmat. Minum dua kali sehari, pagi dan malam. Dengan konsumsi secara rutin, penyakit flu yang menyerang lambat laun akan pergi dan tubuh sehat kembali.

​​​​​​3. Menambah Stamina Tubuh

Selain berfungsi sebagai antibakteri alami dan mengobati penyakit flu, daun jeruk purut juga sangat baik untuk mengembalikan stamina tubuh. Hal ini disebabkan karena kandungan minyak atsiri pada daun jeruk purut dapat merangsang revitalisasi sel tubuh dari dalam secara alami. Tak hanya itu, daun jeruk purut juga dapat memperbaiki metabolisme tubuh sehingga pembakaran energi menjadi lebih optimal. Tak heran Moms akan lebih bertenaga setelah rutin mengkonsumsi daun jeruk purut. Tanpa ramuan yang rumit, cukup tambahkan daun jeruk purut pada setiap masakan atau menyeduhnya langsung dengan air hangat.

4. Meredakan Stress

Tak hanya minyak esensial dari jeruk yang bisa membangkitkan tubuh seketika, ternyata minyak esensial dari daun jeruk purut juga memiliki peran yang hampir sama. Saat stress melanda, Moms bisa meremas-remas daun jeruk purut lalu rendam dalam air hangat. Biarkan uap dan aromanya memenuhi ruangan. Aromanya yang segar dapat mendorong Moms untuk lebih kreatif dan menghilangkan penat juga dapat memberikan efek relaksasi. Jadi difuser yang murah meriah deh.

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Leukemia, Jangan Diabaikan!

Salah satu jenis kanker yang biasanya menyerang anak-anak yaitu leukemia. Gejalanya memang sulit dikenali selain itu munculnya juga secara terus menerus. Sehingga penyakit ini jarang diketahu lebih awal.

Bagi penderita leukemia, sel darah baru bermutasi dan kemudian menjadi kenker selanjutnya menyebar kebagian tubuh yang lain. Sebagai orang tua, tentunya sangat khawatir pada penyakit ini. Oleh sebab itu, kenali tanda-tanda anak menderita leukemia. Apa saja?

Berikut ulasannya:

Kulit Tampak Pucat

Ketika leukemia berkembang, sel-sel darah baru bisa dirusak oleh sel kanker. Fungsi sumsum tulang bisa diambil alih.

Nah aliran darah pun jadi berkurang drastis, akhirnya membuat kulit jadi lebih tampak pucat. Gejala ini terjadi tidak sekali atau dua kali, meski anak terdiam atau beraktivitas, kulitnya tampak pucat dan wajahnya tidak terlihat segar.

Anak Sering Mengeluh Kelelahan

Anak leukemia cenderung tubuhnya sering lemas dan kekurangan energi. Sepanjang waktu dia akan mengalami rasa lelah berlebihan dan tubuhnya terlihat lunglai.

Bisa Infeksi atau Demam

Sel-sel darah merah yaitu komponen penting dari sistem kekebalan tubuh Anda. Jika tidak sehat, seperti pada penderita leukemia jadi sering sakit.

Sesak Napas

Seiring dengan masalah kekurangan energi, sesak napas bisa saja dialami oleh anak penderita leukemia. Terutama selama mereka beraktivitas fisik. Ada perubahan yang tampak terjadi pada tubuhnya yang mudah dikenali.

Kulitnya Selalu Memar

Jika mengalami luka dan goresan di kulit susah sembuhnya. Kulit jadi sering memar dengan mudahnya. Gejala tersebut paling jelas dialami penderita leukemia, sebabnya karena terjadi pergeseran sel darah merah yang tidak wajar. Kondisi ini dikenal dengan istilah petechiae.

Tags: #gejala awal penyakit leukimia #manfaat daun jeruk purut #penyebab kanker #penyebab kanker yang sering ada dirumah