Tanpa Kita Sadari, Inilah Gejala Awal Penyakit Gagal Ginjal. Kenali Ciri-cirinya Sebelum Terlambat


Salah satu cara untuk mencegah gagal ginjal adalah dengan melihat ciri-ciri yang muncul pada tahap awal. Pengelolaan gejala yang muncul pada tahap awal bisa mencegah terjadinya gagal ginjal.

Gagal ginjal adalah salah satu jenis penyakit kronis yang telah melewati beberapa tahap tertentu. Pada tahap awal biasanya gagal ginjal dimulai dengan kurangnya fungsi ginjal.

Mungkin ginjal hanya berkurang fungsinya sekitar 20 persen saja. Namun karena tidak diperhatikan maka ginjal yang kurang berfungsi bisa menyebabkan kerusakan hingga mencapai 80 persen.

Kondisi inilah yang disebut dengan masalah gagal ginjal. Gagal ginjal berarti juga bahwa ginjal sudah tidak mampu bekerja untuk menyaring semua cairan atau racun di dalam tubuh. Bahkan kondisi gagal ginjal bisa sangat parah karena terjadi akumulasi pada sistem peredaran darah.

Berikut ini ciri-ciri gagal ginjal yang perlu diperhatikan :

1. Perubahan warna dan pola air kencing

Ginjal memiliki fungsi untuk menyaring semua cairan dalam tubuh dan kemudian akan mengeluarkan lewat saluran kencing. Air kencing adalah zat buangan yang berasal dari tubuh. Ketika ginjal mengalami masalah maka ada beberapa perubahan pola dan warna air kencing, seperti berikut ini.

  • Urin yang keluar memiliki banyak gelembung atau busa kecil hingga berat.
  • Anda tiba-tiba memiliki kebiasaan untuk buang air kecil terutama pada malam hari.
  • Urin yang keluar memiliki warna yang lebih pucat dan terlihat tidak sehat.
  • Anda tiba-tiba memiliki kebiasaan sering buang air kecil dan dalam volume yang kecil.
  • Ada darah yang ditemukan pada urin.
  • Anda merasa seperti tertekan ketika buang air kecil, biasanya seperti rasa ingin mengejang karena ada yang harus dikeluarkan secara paksa.

2. Tubuh sangat lelah

Ginjal memiliki sistem kerja yang memang sudah sangat teratur. Salah satunya adalah ginjal bisa membuat sebuah hormon yang disebut dengan nama eritropoietin.

Ini adalah hormon yang bekerja untuk memberikan sinyal kepada tubuh agar bisa memproduksi sel darah merah. Sel darah merah bekerja untuk metabolisme.

Ketika ginjal gagal dalam membuat hormon ini maka tubuh juga akan kehilangan kemampuan untuk memproduksi sel darah merah. Sehingga anda akan merasa sangat lelah akibat tidak ada sel darah merah yang cukup untuk memproduksi sel darah merah.

Sel darah merah akan menyalurkan oksigen ke beberapa bagian termasuk otot dan otak. Jadi gejala anemia biasanya terjadi pada tahap awal

3. Tubuh bengkak

Ciri awal gagal ginjal adalah tubuh yang akan mengalami pembengkakan. Kondisi bengkak bisa terjadi pada bagian pergelangan kaki, tangan, wajah dan betis. Kondisi ini disebabkan ketika tubuh tidak bisa mengeluarkan semua cairan yang menumpuk dalam tubuh.

Bersamaan dengan ciri selalu ingin buang air kecil dan volume yang sangat sedikit, maka gejala ini bisa menjadi lebih parah. Gejala ini juga sering disertai dengan beberapa tanda seperti rambut yang rontok terus menerus, berat badan yang turun meskipun terlihat lebih gemuk.

4. Bau mulut

Ketika ada banyak racun dan limbah dalam darah dan cairan dalam tubuh maka bisa menyebabkan anda mengalami bau mulut yang tidak sedap. Kondisi inilah yang kemudian akan membuat mulut memproduksi banyak amonia dalam mulut.

Biasanya gejala ini akan menjadi lebih buruk karena bau mulut menyebabkan lidah kehilangan kemampuan untuk mengecap rasa. Kemudian anda mulai tidak menyukai beberapa makanan favorit dan bahkan berat badan akan terus menurun karena nafsu makan yang buruk.

5. Gatal dan muncul ruam kulit

Ginjal memang memiliki fungsi untuk membuang semua racun dalam tubuh. Ketika ginjal memang sudah kehilangan fungsinya maka bisa menyebabkan penumpukan limbah berlebihan dalam darah.

Kondisi ini kemudian akan menjadi lebih parah karena limbah atau racun yang menumpuk menyebabkan gatal di sekujur tubuh dan muncul ruam kemerahan.

Hal ini juga bisa disebabkan karena tubuh tidak mendapatkan mineral yang membuat jaringan kulit mengalami reaksi. Bahkan rasa gatal bisa dirasakan merasuk hingga ke bagian tulang, kulit yang mudah pecah dan luka yang terus muncul. Gejala ini membuat kondisi tubuh akan semakin melemah yang berarti sudah terlalu banyak racun dalam darah.

6. Gangguan pencernaan (mual dan muntah)

Gangguan pencernaan seperti keinginan untuk mual dan muntah memang akan sering muncul. Gejala ini biasanya disertai dengan bau mulut yang sangat kuat. Gejala bau mulut yang cukup berat bisa menyebabkan mulut menjadi tidak nyaman.

Tubuh penderita akan lebih terasa lemah karena nafsu makan juga akan menurun drastis. Bahkan keinginan muntah bisa bertahan sepanjang waktu hingga sama sekali tidak bisa makan.

7. Meriang

Tubuh yang terasa meriang akan muncul sepanjang hari pada tahap gejala awal. Kondisi ini disebabkan karena tubuh kekurangan oksigen akibat tubuh yang tidak bisa memproduksi Sel darah merah dalam jumlah yang cukup.

Bagi penderita anemia maka rasa meriang bisa menjadi sangat parah. Rasa meriang bahkan bisa menyebabkan tubuh menggigil sangat kuat, meskipun tubuh sebenarnya demam atau terasa panas di luar. Meriang ini bisa terjadi pada siapa saja yang memang sudah merasakan beberapa gejala awal gagal ginjal.

======

6 Makanan Sehat untuk Penderita Anemia

Sering pucat dan lemas? Bisa jadi, hal tersebut disebabkan oleh anemia. Penyakit anemia adalah kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah lebih rendah dari (nilai) normal, dan atau sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Kondisi ini sering juga disebut sebagai kurang darah.

Pada kebanyakan kasus, anemia disebabkan oleh kurangnya zat gizi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah yang normal, terutama zat besi, asam folat, vitamin B12, dan protein. Sehingga, pada penderita anemia, pola makan yang tepat dan sehat perlu benar-benar diperhatikan.

Konsumsi makanan yang baik untuk menambah atau memperbaiki proses produksi sel darah merah, ditambah dengan terapi medis dari dokter, merupakan langkah yang efektif untuk menangani anemia.

Anemia adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya kadar nutrisi tertentu di dalam tubuh. Sehingga cara paling efektif untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan memenuhinya. Ada dua kelompok nutrisi utama yang harus diperhatikan oleh para penderita anemia, yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro

Jenis makanan di bawah ini tentunya mengandung kadar zat besi yang cukup tinggi. Mengingat zat besi adalah zat yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin, maka pengidap anemia dianjurkan untuk konsumsi makanan-makanan di bawah ini:

1. Daging Merah

Daging merah kaya akan vitamin B12 yang baik pembentukan hemoglobin. Namun, akan lebih baik jika daging merah yang dikonsumsi tanpa lemak atau mengandung sedikit lemak. Menurut ahli, pengidap anemia dianjurkan untuk rutin mengonsumsi daging merah sebanyak 2–3 kali dalam satu kali.

Pastikan untuk mengolah daging merah dengan benar agar tidak menghilangkan nutrisi-nutrisi yang ada di dalamnya. Jangan lupa untuk membersihkan daging sebelum di masak dan pastikan sampai benar-benar matang.

2. Bayam

Diantara semua jenis sayuran hijau, bayam menjadi sayuran yang paling tinggi kandungan vitaminnya. Kandungan vitamin A, vitamin B19, vitamin C, vitamin E dan kalsium dalam bayam memiliki banyak manfaat untuk pengidap anemia. Yang paling penting, kandungan serat, beta karoten dan zat besi dalam bayam bisa mencegah tubuh dari kekurangan sel darah merah.

Saat mengolah bayam, hindari memasaknya terlalu lama karena berisiko menghapus nutrisinya. Pengidap anemia berat bisa konsumsi bayam sebanyak dua kali dalam satu hari.

3. Telur

Telur adalah bahan makanan yang sangat mudah dicari. Kabar baiknya, satu butir telur ternyata mengandung 1.02 miligram zat besi. Tentunya, ini menjadi kabar baik bagi pengidap anemia. Selain mudah didapatkan, telur ternyata ampuh mengurangi gejala anemia. Bukan hanya zat besi, telur juga terkenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi serta antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

Telur juga mudah diolah menjadi berbagai menu masakan. Namun, akan lebih baik jika kamu mengonsumsinya dengan cara direbus, bukan digoreng. Kamu juga harus memerhatikan porsi makan telur ya, jangan sampai berlebihan.

4. Tiram

Tiram merupakan salah satu jenis makanan laut yang efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Ini karena, tiram mengandung zat besi, protein dan vitamin B12. Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, zat besi dibutuhkan guna membantu pembentukan hemoglobin. Konsumsi tiram setidaknya dua kali dalam satu minggu.

5. Tomat

Bukan cuma sayuran hijau saja yang punya manfaat zat besi. Buktinya, tomat juga mengandung zat besi yang cukup tinggi sekitar 3,39 miligram setiap satu cangkirnya. Fakta lainnya, ternyata tomat juga berperan meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi. Penyebabnya karena tomat banyak mengandung vitamin C dan likopen yang bekerja efektif dalam mempercepat penyerapan zat besi.

Untuk memaksimalkan manfaat tomat, kamu bisa mengonsumsinya satu kali setiap hari. Kamu bisa konsumsi tomat dengan mencampurnya ke dalam makanan lain, dibuat jus tanpa gula, atau dimakan langsung.

6. Brokoli

Brokoli juga termasuk dalam sayuran penambah darah yang membantu tubuh Anda menyerap zat besi. Tidak hanya itu, untuk satu porsi brokoli menyediakan zat besi serta sangat tinggi vitamin C, K dan folat. Sayuran ini juga dapat membantu mengurangi risiko kanker.

Tags: #gejala awal penyakit gagal ginjal #kenali gejala awal penyakit gagal ginjal #makanan sehat untuk penderita anemia