“Temanku jadi Istri Ayahku” di Dunia Nyata, Seperti Cerita Novel, begini kisahnya


Tentang siapa dan kapan jodoh akan datang kadang memang tidak diprediksi. Seperti kisah yang dibagikan oleh pemilik akun TikTok @Fithryyyyy_22. Ia menceritakan kisah unik tentang teman seperjuangannya yang kini menjadi ibu tirinya.

Pada awalnya, ia memperlihatkan foto dengan sahabatnya yang sama-sama memakai seragam SMA. “Dia Teman sekelas SMA ku,” tulisnya mengawali videonya.

Ia kemudian mengatakan bahwa temannya itu menikah pada 28 Agustus. Tampak pemilik akun tersebut setia mendampingi temannya menikah. Siapa sangka, di slide foto selanjutnya, ia memperlihatkan foto pernikahan ayahnya dengan temannya tersebut.

Merasa ikut bahagia dan merestui pernikahan mereka, pemilik akun itu mengatakan bahwa dia dan temannya kini bisa menjalin pertemanan seumur hidup.

“Akhirnya mereka SAH menjadi suami istri, dan Pertemanan kami jadi Seumur hidup,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, video yang diunggah pada Jumat (8/10) lalu ini sudah ditonton lebih dari 7,8 juta kali dan disukai oleh lebih dari 580 pengguna TikTok. Pemilik video enggan membuka kolom komentar, namun video tersebut sudah direpost sejumlah akun media sosial lain dan viral di jagat maya.

“Bisa ya seperti itu, jodoh nggak ada yang tau gaes,” komentar akun darbenabyla.

“Jadi temannya selama ini naksir bapaknya,” imbuh akun putri.pageant.

“Kirain cuma ada di novel, tapi gpp justru enak gak canggung sama ibu sendiri. Bisa jdi temen curhat yg nyambung jga,” kata akun vindiamelyanaputri.

Tentang jodoh

Banyak orang merisaukan soal hadirnya pasangan dalam hidup mereka. Sebenarnya perihal jodoh sudah digariskan oleh Allah SWT sejak sebelum manusia dilahirkan. Banyak juga ayat Alquran tentang jodoh yang menjelaskan semuanya.

Mungkin beberapa orang merasa kesulitan bertemu dengan jodohnya. Padahal usia semakin hari semakin bertambah.
Memperluas pergaulan misalnya atau memperbanyak interaksi sosial dengan orang lain bisa menjadi jalan yang mendekatkan dengan jodoh.

Namun, selain berusaha, manusia juga diperintahkan untuk senantiasa berdoa memohon kepada Allah. Sebab Allah telah mengatur sedemikian rupa tentang jodoh manusia. Agar kegalauan berkurang, sebaiknya pelajari ayat Alquran tentang jodoh berikut ini.

1. Jodoh telah diatur oleh Allah

Ayat Alquran tentang jodoh yang pertama adalah surat Ar-Rum Ayat 21. Dalam surat Ar-Rum Ayat 21 diterangkan bahwa Allah telah mengatur jodoh bagi setiap manusia.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan ketent raman dan ketenangan dalam hidup.

“Diantara tanda-tanda kebesaran Allah dia telah menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kalian cenderung serta merasa tentram kepadanya. Allah menjadikan diantara kalian rasa kasih sayang. Sungguh dalam hal ini, terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang mau berfikir.(Ar-Rum:21).

2. Jaminan setiap manusia memiliki jodohnya

Manusia sebaiknya tidak perlu khawatir tidak memiliki jodoh. Sebab Allah menjamin menciptakan segala sesuatu beserta pasangannya, termasuk jodoh bagi manusia.

“Dan dari segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan agar kalian mengingat kebesaran Allah.”(Az-Zariyat: 49)

3. Jodoh adalah cerminan diri

Ayat Alquran tentang jodoh yang ketiga terdapat dalam surat An-Nur ayat 26. Dalam ayat Alquran itu disebutkan bahwa jodoh merupakan cerminan diri.

Jadi bila seseorang mengharapkan jodoh yang baik dan beriman. Sebaiknya perbaikilah diri agar mendapatkan jodoh yang sesuai.

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula”. (An-Nur: 26).

4. Berbeda untuk saling mengenal

Derajat manusia sama dengan manusia lainnya, yang membedakan hanyalah derajat ketakwaannya. Perbedaan suku dan bangsa juga bukan sebuah masalah. Justru Allah memerintahkan kita untuk saling mengenal satu sama lain.

“Sungguh, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” (Al-Hujurat: 13)

5. Ayat Alquran untuk minta jodoh

Jodoh sudah diatur oleh Allah, maka berusahalah dan berdoa kepada Allah agar segera dipertemukan. Ayat Alquran berikut ini sekaligus menjadi doa memohon jodoh kepada Allah.

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan dari kalangan kami sebagai penenang hati.” (Al-furqan: 74).

Itulah beberapa ayat Alquran tentang jodoh yang dapat kalian baca, pahami, dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga anda cepat menemukan jodoh, halal sampai menikah.

======

Mengenal Tanaman Alfalfa dan Beragam Manfaatnya bagi Kesehatan

Tanaman alfalfa (Medicago sativa) merupakan tanaman dari famili legum yang sejak ratusan tahun lalu digunakan sebagai pakan ternak. Namun, belakangan ini manfaat tanaman alfalfa bagi kesehatan tubuh manusia sudah semakin dikenal.

Bagian tanaman alfalfa yang bisa dimanfaatkan adalah biji dan daunnya. Anda bisa menumbuhkan biji tanaman alfalfa dan mengonsumsi kecambahnya. Biji dan daun tanaman ini juga cukup sering dijadikan suplemen yang biasanya tersedia dalam bentuk bubuk, tablet, atau teh.

Kandungan Nutrisi Tanaman Alfalfa

Tanaman alfalfa punya banyak manfaat bagi kesehatan berkat kandungan nutrisinya yang berlimpah, seperti:

  • Serat
  • Protein
  • Karbohidrat
  • Vitamin, seperti vitamin K, C, B1, B2, dan B9.
  • Mineral, seperti tembaga, mangan, magnesium, dan zat besi.

Selain itu, kecambah tanaman ini juga rendah kalori. Dalam 1 mangkuk kecil atau sekitar 30 gram kecambah segar alfalfa hanya terkandung 8 kalori. Tanaman alfalfa juga memiliki kadar senyawa bioaktif yang tinggi, seperti saponin, kumarin, flavonoid, fitosterol, fitoestrogen, dan alkaloid.

Manfaat Tanaman Alfalfa bagi Kesehatan

Berikut ini adalah beragam manfaat yang bisa Anda peroleh jika mengonsumsi tanaman alfalfa:

1. Menurunkan kadar kolesterol

Senyawa bioaktif saponin tanaman alfalfa mampu mengurangi penyerapan kolesterol pada usus. Hal ini kemudian dapat menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Meski studi yang meneliti manfaat ini pada manusia masih terlalu sedikit, tanaman alfalfa memiliki potensi yang besar untuk menjadi terapi penurun kolesterol.

2. Menurunkan risiko diabetes

Mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti tanaman alfalfa, juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Hal ini karena serat memiliki kemampuan untuk memperlambat penyerapan glukosa pada usus dan mencegah kenaikan gula darah yang drastis. Dengan demikian, risiko Anda mengalami diabetes juga akan menurun.

3. Meredakan gejala menopause

Mengonsumsi tamanan alfalfa juga dipercaya dapat meredakan gejala menopause, seperti keringat dan rasa gerah terutama di malam hari, yang disebabkan oleh penurunan kadar hormon estrogen. Tanaman alfalfa mengandung senyawa bioaktif bernama fitoestrogen yang mirip dengan hormon estrogen.

Senyawa fitoestrogen ini mampu mengisi penurunan kadar hormon estrogen pada wanita yang sedang mengalami menopause, sehingga gejala menopause bisa mereda. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keefektifan dan keamanan tanaman alfalfa untuk meringankan gejala menopause.

4. Melawan radikal bebas berlebih

Tanaman alfalfa memiliki kadar antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini berfungsi untuk melawan radikal bebas berlebih, yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel-sel dalam tubuh dan memicu timbulnya berbagai penyakit kronis.

Dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan, seperti tanaman alfalfa, Anda bisa terhindar dari berbagai penyakit kronis yang disebabkan oleh penumpukan radikal bebas. Salah satunya adalah penyakit kanker. Tentunya ini juga harus diimbangi dengan pola makan sehat yang konsisten.

5. Meredakan gejala radang sendi

Tanaman alfalfa juga diduga bermanfaat untuk meredakan gejala radang sendi. Dugaan ini hadir dari kemampuan tanaman alfalfa mengurangi produksi senyawa sitokin yang berperan besar dalam terjadinya peradangan sendi.

Namun, sayangnya masih diperlukan banyak studi untuk memastikan keamanan dan efektivitas penggunaan tanaman alfalfa pada radang sendi.

6. Melancarkan ASI

Berkat kandungan fitoestrogennya, tanaman alfalfa juga disebut mampu merangsang produksi ASI yang maksimal. Oleh sebab itu, tanaman ini sering dijadikan bahan dasar obat herbal pelancar ASI yang biasanya dikombinasikan dengan jintan hitam (habbatussauda) dan kelabat (fenugreek).

Anda bisa memanfaatkan tanaman alfalfa sebagai sumber nutrisi dan antioksidan yang baik. Kecambah tanaman ini bisa Anda jadikan tambahan pada sandwich, salad, atau tumisan sayur dan sup.

Meski begitu, seperti yang sudah disebutkan di atas, efektivitas dan keamanan tanaman alfalfa sebagai obat belum sepenuhnya terbukti. Jadi, sebaiknya jangan mengandalkan tanaman ini untuk mengatasi penyakit tertentu.

Selain itu, jika Anda sedang hamil, mengonsumsi obat pengencer darah, atau memiliki gangguan pada sistem kekebalan tubuh, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi tanaman alfalfa, baik dalam bentuk tanaman maupun suplemen.

Tags: #manfaat tanaman alfalfa bagi kesehatan #temanku jadi istri ayahku