Uje Tinggalkan Kekayaan Segunung Saat Meninggal Dunia, Umi Pipik Terang-terangan Bongkar Fakta Mengejutkan ini Soal Harta Warisan Mendiang Sang Suami: Sudah Saya…


Uje Tinggalkan Kekayaan Segunung Saat Meninggal Dunia, Umi Pipik Terang-terangan Bongkar Fakta Mengejutkan ini Soal Harta Warisan Mendiang Sang Suami: Sudah Saya…

Tak banyak yang tahu ternyata Uje tinggalkan kekayaan segunung saat meninggal dunia.

Uje diketahui tinggalkan kekayaan segunung saat meninggal dunia, Umi Pipik malah terang-terangan bongkar fakta mengejutkan ini soal harta warisan mendiang sang suami.

Kira-kira ke mana harta warisan Uje usai meninggal dunia sampai dibongkar Umi Pipik?

Kini sepeninggal Uje, Umi Pipik harus sekuat tenaga menjadi orang tua tunggal bagi anak-anaknya.

Berbagai cara harus ia lakukan demi kelangsungan hidup dirinya bersama anaknya yakni Adiba Khanza, Abidzar Al-ghifari, serta adik-adiknya.

Bak mengikuti jejak almarhum suaminya, Umi Pipik kini aktif menyebarkan siraman rohani dengan menjadi seorang pendakwah.

Selain itu, ia juga melakoni seabrek bisnis, mulai dari berjualan rempah saffron hingga tanaman hias.

Sayangnya, kerja keras Umi Pipik justru berbalas sebuah kabar tidak sedap yang menimpa dirinya.

Bagaimana tidak, wanita 43 tahun itu dituding menguasai harta warisan mendiang Uje.

Enggan pemberitaan ini melebar bak bola liar, Umi Pipik pun membongkar pengakuan bahwa dirinya tak mengambil sepeser pun dari harta warisan suaminya.

Berdasarkan pemberitaan SajianSedap.com, Umi Pipik mengaku telah membagikan peninggalan Uje kepada keempat anaknya.

“Warisannya sudah saya bagikan, haknya sudah saya bagikan, dan itu saya tidak mengambil sepeserpun, hanya untuk anak-anak saja,” ujarnya pada 15 April 2017 lalu, mengutip dari SajianSedap.com.

Tak mau menimbulkan polemik di masa depan, Umi Pipik pun membaginya di hadapan saksi yang paham soal ahli waris agar semuanya terbagi secara adil.

“Saat membagi pun ada saksinya yang paham soal ahli waris. Jadi saya tidak sembarangan untuk hal itu,” pungkasnya.

Umi Pipik lantas membuktikan ucapannya tersebut bukanlah isapan jempol belaka lantaran sejak menyandang status janda, sang ustazah menjalankan hidup mandiri dalam kesehariannya.

Seperti tertampil dalam postingan Instagram miliknya @ummi_pipik pada 4 Juli 2020 lalu.

Umi Pipik menyetir sendiri mobilnya tanpa bantuan sopir
Tak main-main, Umi Pipik ternyata selama ini berani mengendarai mobilnya mengelilingi jalanan Jakarta seorang diri tanpa bantuan sopir.

Tindakannya ini terbilang nekat mengingat tingkat kecelakaan serta ancaman kejahatan di ibu kota yang cukup tinggi.

Sembari berpose memegang kemudi, Umi Pipik mengutas pesan bijak yang meminta para netizen untuk terus berjuang dan berdoa tatkala mendapat cobaan dari Tuhan.

“Bismillah…. Wahai diri… Rencana Allah itu pasti lebih baik dari rencanamu, jadi tetaplah berjuang dan berdoa sampai kamu menemukan bahwa Allah selalu memberikanmu yang terbaik.”

“Wahai diri fokuslah dgn ujianmu sendiri, gak perlu melihat ujian orang lain karena semua sudah diberikan ujiannya masing-masing sesuai kesanggupannya,

maka dekatilah Allah subhanahu wata’ala Sang pemberi ujian.”

“Beramal agama adalah salah satu cara dalam menyelesaikan masalah dengan baik karena masalahmu yang besar tidak akan menjadi masalah karena kamu punya Allah Yang Maha Besar,

Besar dengan Rahman dan Rahim-Nya, sang pemenang akan fokus dengan memperbaiki dirinya, memperbaiki hubungannya dengan Allah.”

“Wahai diri… Maka setiap hari tanyakan dalam diri apakah dengan masalah membuat dirimu semakin jauh dari Allah, atau membuat dirimu dekat dengan Allah subhanahu wata’ala.”

“Nah hayoo siapa yang dengan ujian merasa jauh dari Allah atau dengan ujian malah merasa dekat dengan Allah?”

“Yang punya pengalaman boleh tulis komennya ya agar bisa memotivasi yang lain bahwa tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya….semua akan selesai pada waktu yang ditentukan-Nya, soo beramal aja,” tulisnya.

Jangan Merusak Kepercayaan Pasangan Dengan Membohonginya, Meskipun Dalam Hal-hal Sederhana

Satu hal yang harus kamu ingat ketika kamu telah mengikat seseorang dalam ikatan halal pernikahan, bahwasannya dia yang telah kamu pilih menjadi pasanganmu adalah partner terbaik bagimu, maka pastikan kamu selalu ingat yang demikian.

Terbukalah kepadanya dengan penuh rasa jujur dan percaya, karena sungguh hidup bersama dalam rumah tangga itu memang harus selalu saling terbuka, saling percaya, dan saling jujur.

Mengapa? agar hubunganmu dengannya selalu kuat, agar kamu saling menyempurnakan, saling mengerti, dan saling setia dapat kamu biasakan, ntah kamu dalam keadaan dekat dengannya atau malah sebaliknya.

Dan ingat, jika pasanganmu telah menaruh kepercayaan kepadamu, maka jangan pernah kamu membohonginya, meskipun dalam hal-hal sederhana, karena pasti rasanya menyakitkan.
Jangan Coba-coba Berbohong, Karena Kebohongan Kecil Akan Menciptakan Kebohongan yang Besar

Intinya, sepelik apapun masalah yang terjadi tetap terbukalah kepadanya, karena dia bukan lagi orang lain bagimu, dia adalah separuh jiwamu, maka bersatulah menyelesaikan suatu masalah yang datang kepadamu atau kepadanya.

Jangan pernah coba-coba berbohong, karena kebohongan-kebohongan kecil akan menciptakan kebohongan-kebohongan besar, bila kamu terus saja menutupinya.
Terbukalah Kepada Pasangan Tentang Apapun Itu, Karena Memang Sudah Sewajarnya Ketika Kamu Memilih Hidup Bersama

Iya, terbukalah kepada pasanganmu tentang apapun itu, jangankan masalah yang serius, masalah yang sederhana saja maka kamu harus terbuka, karena bagaimanapun memang sudah sewajarnya ketika kamu memilih untuk hidup bersamanya.
Pasanganmu Adalah Partner Terbaik Dalam Hidupmu, Maka Jangan Sampai Kamu Lebih Terbuka Pada Orang Lain

Ingatlah dengan bijaksana, pasanganmu adalah partner terbaik dalam hidupmu, maka jangan sampai kamu lebih terbuka pada orang lain ketimbang dirinya.

Sebab, tidak sedikit seorang suami atau istri malah lebih terbuka kepada orang lain, daripada dia yang telah diakuinya sebagai pasangan halalnya.
Prioritaskan Kejujuran, Keterbukaan, dan Kepercayaan, Agar Sampai Kapanpun Hubungan Tetap Terbina Dengan Baik

Maka dari itu, saat kamu memilih bersama dengan seseorang, prioriaskanlah sebuah kejujuran, keterbukaan, dan kepercayaan, agar sampai kapanpun hubungan yang ada tetap terbina dengan baik.

Jangan sampai karena saking takutnya menyinggung perasaannya kamu memilih berbohong, karena sungguh sikapmu yang demikian akan menyakiti hatinya bila dia sampai tahu dari orang lain.
Ketahuilah, Kesetian Itu Tercipta Dari Ketika Kamu Saling Terbuka, Saling Percaya, dan Saling Jujur Satu Sama Lain

Dan ketahuilah, kesetiaan dalam hubungan itu tercipta dari ketika kamu maupun pasanganmu sepakat untuk benar-benar saling terbuka, saling percaya, dan saling jujur satu sama lain.

Jadi bila memang kamu mengakui bahwa pasanganmu adalah penyempurnamu, sampai kapanpun kamu harus selalu berusaha jujur dan percaya kepadanya dalam keadaan yang seperti apapun.