Ustadz Firanda Sebut Sunan Kalijaga Wali Setan : Badan Penuh Lumut, Tidak Makan Dan Shalat Tiba-Tiba Jadi Wali


Viral sebuah potongan video menunjukkan seorang Ustadz Firanda melontarkan hinaan pada salah seorang Walisongo, yaitu Sunan Kalijaga.

Ustadz Firanda menyebut proses tirakat Sunan Kalijaga hingga mencapai derajat sebagai Wali Allah sangat tidak masuk akal.

Bahkan Ustadz Firanda menyebut cara tirakat Sunan Kalijaga dinilai tak ubahnya seperti caranya setan.

Potongan video ini diunggah kanal youtube Daftar Baca, dengan judul ‘KHR Syarif Rahmat Tidak Terima, Ustadz Firanda Menghina Sunan Kalijaga.’

Dalam unggahan, mulanya Ustadz Firanda bercerita tentang legenda bagaimana Sunan Kalijaga bisa menjadi seorang wali.

Hal ini diceritakan Ustadz Firanda lantaran cerita yang melegenda di tengah-tengah masyarakat adalah Sunan Kalijaga diangkat derajatnya menjadi Wali lantaran bertapa di pinggir sungai selama bertahun-tahun lamanya.

Ustadz Firanda mengaku sulit percaya bilamana Sunan Kalijaga hanya dengan bertapa di kali kemudian diangkat jadi Wali.

“Sunan Kalijaga bagaimana dia jadi wali? dia pergi ke pinggir kali (sungai) kemudian dia bertapa,” ujar Ustadz Firanda menjelaskan, dikutip Hops.Id dari terkini, Sabtu, 14 Mei 2022.

Apalagi sampai tidak tidak makan dan tidak minum, bahkan menjalankan ibadah sama sekali seperti shalat.

“Bertapa sampai badannya penuh dengan lumut, kemudian dia tidak shalat tidak makan, kemudian dia tiba-tiba jadi wali,” ujar Ustadz Firanda melanjutkan cerita.

Ustadz Firanda tidak mempercayai cara memperoleh derajat wali layaknya kisah Sunan Kalijaga. Ia bahkan meragukan cara itu.

Karena itu, Ustadz Firanda menilai cara yang dilakukan Sunan Kalijaga seungguhnya cuma caranya setan dan pentingnya mengedepankan cara-cara seperti dalam tuntun agama yang benar.

“Kalau begitu cara jadi wali, itu wali setan!,” ujar Ustadz Firanda.

Pernyataan Ustadz Firanda dalam potongan video itu kemudian mendapat komentar beragam dari publik.

Justru dalam kolom komentar ada banyak tanggapan kecaman pada pernyataan Ustadz Firanda. Akibatnya, banyak publik menyayangkan dengan pernyataan Ustadz Firanda. ***

Ustaz Firanda larang umat Islam terima order kue Natal: Itu hari kesyirikan, Allah murka!

Menjelang hari raya Natal, hampir setiap tahunnya terjadi perdebatan apakah boleh seorang muslim memberikan ucapan selamat Natal kepada yang merayakan. Nah kali ini, selain soal tersebut, beredar potongan ceramah Ustaz Firanda yang melarang umat Islam menerima order alias pesanan kue Natal.

Penggalan video itu beredar di media sosial, termasuk Twitter dan Instagram. Dalam video itu, mulanya Ustaz Firanda Andirja mendapat pertanyaan dari salah satu jemaah. Dia menanyakan kepada Ustaz Firanda, bagaimana hukumnya jika seorang muslim yang memiliki usaha kue menerima pesanan untuk perayaan Natal.

“Pak Ustaz, kalau kita usahanya membuat kue, terus yang order non-muslim untuk perayaan Natal, enggak boleh?” kata jemaah dalam pertanyaan yang dibacakan oleh Ustaz Firanda, dikutip Hops.ID pada Selasa 21 Desember 2021.

Menjawab pertanyaan itu, Ustaz Firanda Andirja mengatakan, jika si pemesan tidak bilang bahwa kue itu adalah untuk merayakan Natal, maka itu tidak apa. Tapi, lanjutnya, jika si pemesan menjelaskannya, maka itu yang tidak boleh.

“Kalau dia order tidak bilang untuk perayaan Natal enggak ada masalah. Tapi kalau dia bilang ‘ini untuk Natalan’ ya enggak boleh,” terang Ustaz Firanda.

Bukan tanpa alasan Ustaz Firanda berkata demikian. Kata dia, hari raya Natal bagi umat muslim adalah hari raya kesyikiran yang dimurkai oleh Allah.

“Karena itu adalah acara hari kesyirikan. Hari di mana menganggap bahwasannya Nabi Isa lahir sebagai anak Tuhan, yang Allah murka dengan hari tersebut,” ujar Ustaz Firanda.

Lebih lanjut, Ustaz Firanda Andirja menjelaskan bahwa jika menerima orderan kue untuk Natalan, maka itu sama saja ikut menyukseskan perayaan tersebut. Sementara, umat Islam dilarang untuk ikut serta dalam hari raya tersebut.

“Allah murka dengan hari tersebut, maka tidak boleh kita ikut serta dalam menyukseskan acara-acara seperti itu, tidak boleh,” kata Ustaz Firanda di penghujung video itu.

Video tersebut lantas mendapat beragam respons dari masyarakat. Salah satu yang juga ikut berkomentar adalah pegiat media sosial Permadi Arya atau yang juga biasa disapa Abu Janda.

Abu Janda mengatakan, pernyataan Ustaz Firanda itu seolah menjelaskan mengapa banyak umat Islam yang masih hidup miskin.

“Makanya umat islam masih banyak yang miskin.. karena sama ustadz nya diajarin untuk miskin,” komentar Abu Janda.

Ustaz Firanda sebut orang tua Nabi Muhammad di neraka jahanam, Husin Shihab: Ini ada dugaan penistaan agama!

Sebuah potongan video ceramah Ustaz Firanda Andirja yang menyebut bahwa ayah dan ibu Nabi Muhammad SAW berada di neraka kembali beredar di jagat maya. Video itu diunggah oleh akun Twitter @kang_waqfi.

Dalam video itu, Ustaz Firanda Andirja mengatakan bahwa apa yang dia sampaikan soal orang tua Nabi Muhammad ada di neraka berasal dari sebuah buku.

“Akan saya sampaikan ini terdapat di dalam buku Al Minhaj Syarah Shahih Muslim. Al Imam Nawawi dalam hal ini menjelaskan bahwa ayah dan ibu Nabi Sallahu Alaihi Wassalam di neraka jahanam,” katanya dilihat Hops.ID pada Senin, 10 Januari 2022.

Ustaz Firanda lalu menyatakan bahwa dirinya selama ini tidak pernah menemukan doa nabi yang memohon ampun kepada Allah untuk orang tuanya.

“Oleh karenanya, di antara dalil yang menguatkan bahwasannya ayah dan ibu Nabi Sallahu Alaihi Wassalam di neraka jahanam, bahwasannya saya tidak pernah mendapatkan doa nabi mohon ampun buat ayah dan ibunya,” terangnya.

Padahal, lanjutnya, sebagai anak berbakti seharusnya Nabi Muhammad mendoakan kedua orang tuanya.

“Tapi saya tidak pernah menemukan nabi berdoa Rabbighfirli Waliwalidayya,” imbuh Ustaz Firanda.

Dalam potongan video ceramah itu, Ustaz Firanda lagi-lagi menegaskan bahwa tidak ada buku yang menjelaskan soal doa Nabi Muhammad kepada Allah yang memohon agar orang tuanya diampuni.

“Allah memerintahkan kita berbakti kepada orang tua. Tapi doa nabi sendiri, antum baca buku hadis-hadis, tidak akan antum dapati Rasulullah SAW mengatakan ‘Ya Allah ampunilah aku dan ampunilah kedua orang tuaku’,” paparnya.

Si pemilik akun yang mengunggah video itu lantas menilai bahwa Ustaz Firanda adalah sosok yang ‘parah’. Dia juga mencolek akun Twitter MUI dan Ketua MUI, Cholil Nafis. Dia meminta agar MUI tidak menutup mata melihat ceramah Ustaz Firanda yang demikian.

“Makin parah nih orang! Orang tua nabi katanya ada di neraka jahanam,dan nabi tdk pernah mendo’akan kedua orang tuanya,padahal sebagai anak yg berbakti,nabi seharusnya mendoakan kedua orang tuanya. @MUIPusat @cholilnafis. Jgn pura2 budek!” tulisnya.

Respons Husin Shihab

Melihat video tersebut, Sekjen KPMH Habib Husin Alwi Shihab pun buka suara. Kata dia, ceramah Ustaz Firanda itu diduga memuat unsur-unsur penistaan agama dan kabar bohong.

Seolah ingin polisi melihat ceramah tersebut, Husin Shihab juga mencolek akun Twitter Polri.

Lebih jauh, Husin Shihab mengatakan bahwa ceramah Ustaz Firanda itu adalah ceramah yang menyesatkan. Ujar Husin, tidak mungkin seorang Rasul tidak pernah mendoakan orang tuanya.

“Ada dugaan ini penistaan agama dan kabar bohong. Mohon atensi @DivHumas_Polri @CCICPolri. Allah berfirman dalam Alquran soal berdoa kpd orangtua, Qs Isra’, Qs Ibrahim, Qs Nuh. Masa iya rasul dibilang tdk pernah berdoa untuk orangtuanya? Ceramah menyesatkan itu!” tulis Husin Shihab.

Ada dugaan ini penistaan agama dan kabar bohong. Mohon atensi @DivHumas_Polri @CCICPolri

Allah berfirman dalam Alquran soal berdoa kpd orangtua, Qs Isra’, Qs Ibrahim, Qs Nuh. Masa iya rasul dibilang tdk pernah berdoa untuk orangtuanya? Ceramah menyesatkan itu! https://t.co/Sxu4mTsnqF— Husin Alwi (@HusinShihab) January 10, 2022

Ustaz Firanda Andirja: Nabi Muhammad tak pernah doakan orang tuanya

Pemuka agama bernama Ustaz Firanda Andirja kembali menyampaikan pernyataan kontroversial melalui ceramah keagamaannya. Dia mengatakan, Nabi Muhammad SAW tak pernah mendoakan kedua orang tuanya yang saat ini berada di neraka jahanam. Lantas, apa yang membuatnya berkata demikian?

Disitat dari potongan video yang viral di media sosial, Ustaz Firanda menerangkan, melalui sejumlah buku Islam yang dia baca, ibu dan ayah Nabi Muhammad tak berada di surga, melainkan neraka paling bawah alias jahanam.

“Apa yang saya sampaikan ini tersampaikan dalam buku Al Minhaj, Al Imam Alnawi tegas menjelaskan, bahwa ayah dan ini Nabi Muhammad SAW (berada) di neraka jahanam,” ujar Ustaz Firanda Andirja, dikutip Hops Trending, Rabu 12 Januari 2022.

Melalui bacaan yang telah dipelajarinya, dia berkesimpulan, Nabi Muhammad tak pernah mengirimkan doa ke kedua orang tuanya. Bahkan, kata dia, manusia paling mulai tersebut tak sekalipun pernah memohon ampun atas ayah dan ibunya ke Allah SWT.

“Oleh karenanya, di antara dalil yang menguatkan ayah dan ibu Nabi Muhammad di neraka jahanam, bahwasannya saya tidak pernah mendapati doa nabi memohon ampun buat ayah dan ibunya,” tuturnya.

Padahal, menurut Ustaz Firanda, sebagai anak berbakti, Rasulullah semestinya mau memuliakan kedua orang tuanya. Misalnya, dengan rajin mengirimnya doa. Namun, kata dia, Rasulullah tak pernah melakukan hal tersebut.

“Padahal sebagai anak yang berbakti, dia harus mendoakan kedua orang tuanya. Tapi saya tidak pernah menemukan bahwa nabi berdoa rabbigh firli waliwalidayya,” tegasnya.

Pernyataan kontroversial Ustaz Firanda langsung ditanggapi sejumlah pihak, salah satunya pegiat media sosial, Eko Kuntadhi. Dia mengatakan, apa yang disampaikan penceramah berkaca mata tersebut sudah dianggap keterlaluan.

“Astagaaa, berani sekali orang ini menghujat kedua orang tua Nabi (Muhammad),” kata Eko Kuntadhi.