Viral Cewek Habis Lahiran Pergi ke Rumah Mertua, Disambut Omongan Nyelekit


Cerita cewek yang pergi ke rumah mertua setelah melahirkan menjadi viral. Bagaimana tidak, ia justru disambut dengan omongan yang membuat sakit hati dari keluarga suaminya.

Hal ini diceritakan sang cewek dalam akun TikTok@ica*** miliknya. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2,2 juta kali dan mendapatkan 90 ribu tanda suka.

“Sudah maafin kok, cuma sakit aja. Dan aku yang dikata baper,” tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Senin (18/10/2021).

Dalam video, cewek ini menuliskan curhatannya mengenai pengalaman tidak mengenakkan itu. Ia bercerita dirinya habis melahirkan anak perempuan.

Setelah melahirkan, cewek ini berkunjung ke rumah mertuanya. Ia menggambarkan kondisi tubuhnya yang masih bengkak dan rambut sering rontok.

“Habis lahiran, aku pakai baju senyamannya ke rumah mertua. Badan bengkak-bengkak dan rambut sedang rontok-rontoknya,” cerita cewek tersebut dalam video.

Tak disangka, penampilannya itu dikomentari negatif oleh mertua dan keluarga suami. Sang mertua mengatakan anak yang baru saja dilahirkan jauh lebih cantik darinya.

Selain itu, mertua juga mengatakan dirinya sudah terlihat jelek. Omongan sang mertua itu bahkan sampai membuat saudara ipar dan suaminya ikut tertawa.

“Dan tahu dia bilang apa? Sekarang sudah kalah cantik sama anaknya. Ibunya jadi jelek, kedua mertua dan ipar ketawa. Suami aku juga,” beber sang cewek.

Sontak, pernyataan itu membuat cewek ini menjadi sakit hati. Apalagi, sang suami juga tidak membela dan justru tertawa saat istrinya dibilang jelek.

Curhatan itu juga mendapatkan sorotan tajam dari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar pembelaan kepada cewek itu dan mengkritik sikap keluarga suami.

Bahkan, tak sedikit warganet yang menceritakan pengalaman serupa yang pernah mereka alami.

“Harusnya jawab begini, ‘Iya gak papa anakku emang lebih cantik, tapi kayaknya kalau mas (suamimu) gak nikah sama aku, gak secantik ini anaknya,” komentar warganet.

“Aku habis pulang dari klinik tempat melahirkan juga dikatain nggak enak sama mertuaku. Nggak apa-apa kok, dalem hati sakit,” beber warganet.

“Realita yang menyakitkan. Dibilang mertua gendut gendut sepanjang hari, mana setiap hari ke rumah,” tambah yang lain.

“Aku kalau ke rumah mertua suka beres-beres sampai keringetan, rambut jadi berantakan mana cuma pakai daster. Dan pernah satu aku aku dibilang kayak pembantu,” cerita warganet.

“Mungkin kalau suami gak ikutan tertawa, mungkin gak akan sepedih itu ya,” timpal lainnya.

“Ketika mertua cap yang nyelekit di hati kita, kenapa sih suami cuma mikir kalau ucapannya tuh hanya gurauan,” tulis warganet.

======

5 Masalah yang Sering Dialami Ibu Menyusui

Menyusui merupakan momen yang berharga dan sangat istimewa. Selain itu, menyusui juga sangat baik bagi kesehatan ibu dan bayi. Namun, tidak sedikit ibu menyusui yang mengalami kendala ketika memberikan ASI pada buah hatinya. Masalah apa saja, ya, yang kira-kira sering dialami oleh ibu menyusui?

Setelah melahirkan, Bunda akan memiliki tugas baru, yakni menyusui Si Kecil kapan pun ia butuhkan. Umumnya, pemberian ASI dianjurkan diberikan secara eksklusif pada 6 bulan pertama usia bayi. Bila memang memungkinkan, Bunda bisa melanjutkan menyusui Si Kecil hingga ia berusia 2 tahun.

Sederet Masalah yang Sering Dialami Ibu Menyusui

Walau merupakan momen yang menakjubkan dan menyenangkan, sebagian ibu menyusui justru mengalami hambatan dan tantangan ketika menyusui bayi mereka. Nah, berikut ini adalah beragam masalah umum yang sering dialami oleh ibu menyusui:

1. Sakit ketika menyusui

Apakah Bunda merasakan nyeri saat menyusui? Bila iya, Bunda tidak sendirian. Hal ini umumnya dialami oleh hampir semua ibu menyusui, terutama di saat pertama kali ASI keluar. Namun, bila nyeri ini berlangsung terus-menerus, mungkin ada masalah pada cara menyusui atau pada payudara Bunda.

Pelekatan mulut bayi yang tidak pas saat menyusui adalah penyebab sakit saat menyusui yang paling sering terjadi dan perlu segera diperbaiki. Selain Bunda akan kesakitan, Si Kecil juga bisa tidak mendapatkan ASI sesuai yang ia butuhkan.

2. Puting luka dan lecet

Masalah selanjutnya yang sering dialami oleh ibu menyusui adalah puting luka dan lecet. Puting juga bisa menjadi pecah-pecah, bahkan berdarah. Biasanya, hal ini terjadi di minggu-minggu pertama menyusui bayi.

Puting yang luka dan lecet bisa menimbulkan rasa perih yang tak tertahankan, mengingat puting sendiri adalah bagian payudara yang sangat sensitif. Umumnya, hal ini akan pulih sendiri dan akhirnya Bunda bisa menyusui Si Kecil dengan perasaan tenang dan nyaman.

3. ASI sedikit atau terlalu banyak

Sebenarnya, semakin sering Bunda menyusui, semakin banyak pula produksi ASI oleh payudara. Namun, sebagian ibu menyusui mengeluhkan memiliki ASI yang sedikit, walau telah melakukan berbagai cara untuk meningkatkan pasokan ASI.

Di sisi lain, sebagian ibu menyusui justru mengeluhkan memiliki ASI yang sangat banyak, lho. Nyatanya, ASI terlalu banyak juga bisa menimbulkan masalah. Jika tidak dikeluarkan, ASI yang membendung di payudara justru dapat memicu mastitis.

4. Pay*dara bengkak

Umumnya, bayi baru lahir akan sering menyusu setiap 2–3 jam. Namun, sebagian bayi justru akan terus tidur dan terbangun bila perutnya benar-benar kosong atau merasa lapar. Nah, saat bayi terlelap tidur, banyak ibu yang tak tega untuk membangunkan mereka. Padahal, jadwal menyusui telah tiba.

Alhasil, ASI yang tidak segera dikeluarkan itu akan menumpuk dan menyebabkan payudara menjadi bengkak. Jika tidak segera diatasi, ASI yang menumpuk akan membuat aliran ASI tersumbat dan menimbulkan infeksi payudara.

5. P*ting datar

Normalnya, puting akan menonjol ke arah luar ketika ibu mulai menyusui. Namun, sebagian ibu memiliki puting yang datar atau landai. Hal ini bisa menyulitkannya bayi untuk menyusu.

Jika puting Bunda datar, Bunda bisa memakai alat bantu nipple shield yang bentuknya menyerupai payudara, sehingga ASI lebih mudah diisap Si Kecil. Dengan begitu, kebutuhan ASI Si Kecil tetap tercukupi dengan baik.

Masalah-masalah menyusui di atas bisa dialami oleh siapa saja, baik ibu baru maupun ibu yang sudah pernah memiliki bayi sebelumnya. Nah, beda keluhan, maka beda pula penanganannya. Jadi, Bunda tidak bisa mengharapkan satu perawatan saja bisa mengatasi semua masalah.

Bila Bunda mengalami kendala di atas ketika menyusui, hingga menyebabkan berat badan Si Kecil tidak bertambah lantaran pasokan ASI yang dibutuhkan tidak tercukupi dengan baik, segera konsultasikan ke dokter atau konsultan laktasi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

======

Sederet Bahaya Kesehatan yang Mengintai Wanita Perokok

Saat ini, rokok tidak hanya digemari oleh kaum pria saja, tapi juga para wanita. Selain tidak bermanfaat, kebiasaan buruk ini pun bisa membahayakan kesehatan penikmatnya. Lantas, bahaya kesehatan apa saja yang bisa mengintai wanita perokok?

Dalam satu batang rokok, terkandung ribuan bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan penggunanya. Baik pria maupun wanita, keduanya sama-sama berisiko tinggi mengalami komplikasi kesehatan bila merokok.

Bahaya Kesehatan yang Mengintai Wanita Perokok

Agar kamu berpikir dua kali sebelum mencoba menghisap rokok, yuk, baca informasi di bawah ini mengenai apa saja bahaya merokok yang bisa mengancam kesehatan kaum Hawa, di antaranya:

1. Kanker s*rviks dan kanker p*yudara

Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa kandungan bahan kimia pada rokok dapat meningkatkan risiko wanita mengalami kanker s*rviks (leher rahim) dan kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak merokok.

Bahan kimia pada rokok dapat melemahkan pertahanan sel s*rviks serta meningkatkan risiko terjadinya infeksi dan peradangan. Hal ini secara tidak langsung akan membuat pertumbuhan sel yang tidak normal atau sel kanker di s*rviks bisa terjadi dengan lebih mudah.

Tidak hanya itu, wanita perokok juga bahkan berisiko lebih tinggi mengalami kanker jenis lainnya, seperti kanker usus besar, bila dibandingkan dengan pria perokok.

2. Terganggunya siklus menstruasi dan kesuburan

Bahaya kesehatan yang mengintai wanita perokok selanjutnya adalah terganggunya siklus menstruasi. Wanita perokok berisiko sangat besar mengalami gangguan menstruasi, seperti keputihan, infeksi vagina, perdarahan yang tidak normal, atau kram hebat yang berlangsung lebih dari 2 hari.

Selain itu, wanita perokok juga bisa mengalami gangguan siklus menstruasi dan penurunan tingkat kesuburan. Fungsi indung telur (ovarium) wanita perokok untuk melepaskan sel telur lebih rendah jika dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok. Ini sebabnya mereka juga sering mengalami amenorrhea (tidak haid).

Di samping itu, bahan kimia yang terkandung pada rokok juga diketahui mampu mengubah komposisi cairan serviks menjadi tidak ramah terhadap sperma. Akibatnya, sperma tidak bisa bertahan lama di vagina dan proses pembuahan pun terhambat.

Jikalau sel telur berhasil dibuahi, pelekatan janin pada rahim atau implantasi kemungkinan akan terganggu. Faktor-faktor inilah yang kemudian memengaruhi kesuburan dan menyebabkan wanita perokok sulit hamil.

3. Komplikasi kehamilan

Bahaya merokok juga mengintai wanita yang sedang berbadan dua, lho. Jika kamu merokok, risiko kamu untuk mengalami kehamilan ektopik akan lebih tinggi.

Selan itu, masih ada efek bahaya bahan kimia rokok yang bisa mengancam kamu dan janin, seperti plasenta previa, ketuban pecah dini, persalinan prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, keguguran, hingga bayi meninggal di dalam kandungan.

4. Menopause dini

Kandungan nikotin pada rokok dapat mengganggu suplai darah ke ovarium. Hal ini akan menyebabkan ovarium kehilangan fungsinya lebih cepat dari seharusnya.

Salah satu efek yang terjadi akibat penurunan fungsi ovarium adalah penurunan produksi hormon estrogen. Itulah mengapa wanita perokok berisiko tinggi mengalami menopause dini.

5. Gangguan kesehatan tulang

Rendahnya hormon estrogen yang menyebabkan amenorrhea atau menopause dini juga dapat menyebabkan wanita kehilangan lebih banyak mineral pada tulangnya. Oleh sebab itu, wanita perokok akan 5–10 kali lebih rentan mengalami osteoporosis.

Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya dampak positif dari merokok. Baik pria maupun wanita, perokok pasif maupun aktif, keduanya sama-sama berisiko besar mengalami masalah kesehatan bila menghirup asap rokok. Jika kamu termasuk wanita perokok, mulai sekarang hentikanlah kebiasaan itu.

Berhenti merokok memang tidak mudah dan instan karena dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat. Bila kamu memang merasa kesulitan untuk berhenti merokok, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penangan yang lebih baik.

Tags: #bahaya bagi wanita perokok #habis lahiran menantu diomelin mertua #masalah sering dialami ibu menyusui