Waspada! Jangan Lagi Makan Gorengan Bersamaan Kopi Kalau Masih Sayang Nyawa Anda


Gorengan merupakan camilan favorit masyarakat Indonesia.

Rasanya yang gurih dan enak menjadi kesukaan banyak orang.

Apalagi gorengan bisa ditemukan di mana saja dengan harga yang murah.

Gorengan juga memang paling nikmat jika dimakan bersama dengan segelas kopi.

Tapi, ternyata ada bahaya dibalik kenikmatan itu, lho!

Ternyata makan gorengan sambil minum kopi sangat membahayakan kesehatan.

Benarkah? Mari kita simak penjelasan menurut penelitian berikut ini.

Timbulkan Diabetes
Mengutip dari Tribun Manado, sebuah penelitian menyebutkan dampak negatif yang ditimbulkan jika kita makan gorengan sambil minum kopi.

Dampak negatif yang ditimbulkan adalah bisa membuat tingginya kadar gula darah dalam tubuh yang bisa memicu terserang diabetes.

Dengan memakan gorengan saja tubuh kita bisa membuat tingginya gula darah dalam tubuh nah ditambah dengan minum kopi maka gula darah tadi akan bertambah menjadi dua kali lipat.

Peneliti menyatakan bahwa gorengan mengandung lemak jenuh yang membuat tubuh kesulitan membersihkan gula dari darah.

Bahaya Makan Gorengan Dengan Kopi Secara Bersamaan
Meski telah lewat beberapa jam setelah makan gorengan, minum kopi dapat menambah tingkat kesulitan pembersihan gula.

“Hal ini menunjukkan bahwa efek makanan tinggi lemak dapat berlangsung hingga berjam-jam,” kata Marie-Soleil Beaudoin dan Terry Graham, peneliti dari University of Guelph, seperti dilansir theglobeandmail.

Gula yang berada didalam darah dalam jangka waktu yang sangat lama bisa membuat beberapa masalah kesehatan seperti risiko diabetes, kerusakan arteri, dan penyakit jantung.

Pria Minahasa Tewas Setelah Makan Durian dan Minum Kopi, Benarkah Kopi dan Durian Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan?

Kabar meninggalnya seorang pria di Minahasa setelah mengonsumsi durian dan kopi viral di media sosial.

Banyak yang meyakini bahwa pria tersebut memang meninggal dunia gara-gara mengonsumi durian dan kopi secara bersamaan.

Namun, benarkah demikian? Sebelumnya, mari kita simak dulu cerita lengkap dari kasus kematian pria tersebut.

Seorang warga Desa Suluan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sandi (26), meninggal dunia setelah makan durian, minum kopi, dan minum Hemaviton, Kamis (7/2/2019).

Sebelum meninggal, Sandi juga disebut sempat berhubungan badan dengan pacarnya berinisial TL (24) di sebuah indekos di Kelurahan Wawalintouan, Kecamatan Tondano Barat.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang mengatakan, anggotanya dari Reskrim Unit Satu bersama Unit Identifikasi di bawah pimpinan Kanit SPKT Ipda Noufie Massie tiba di lokasi kejadian setelah mendapat laporan kasus tersebut.

Berdasarkan keterangan pacar korban, lanjut Denny, awalnya pada Rabu (6/2/2019) sekitar pukul 19.00 Wita, setelah mengikuti pelatihan statistik di sebuah hotel di Manado, pacar korban bersama korban singgah di kampung dan makan durian dan minum kopi.

Durian
“Kemudian sekitar pukul 22.00 Wita, ketika sampai di tempat kos, di Kelurahan Wawalintouan, Kecamatan Tondano Barat, korban minum minuman Hemaviton, dan pada pukul 23.00 Wita, keduanya sempat berhubungan intim,” kata Kapolres.

Selanjutnya, korban memberitahukan dirinya sudah lelah. Kemudian korban tidur sambil buka baju.

“Sekitar pukul 01.00 Wita, korban kejang-kejang dan dibangunkan pacarnya dengan cara menggoyang-goyang tubuh korban. Namun, tidak bangun,” kata Denny.

“TL melihat korban sudah membiru, dan membangunkan tetangga sebelah kamar kos untuk minta pertolongan,” kata Denny.

Denny menyatakan, tindakan kepolisian yang diambil adalah berkoordinasi dengan RS Sam Ratulangi, Tondano.

Pihaknya menyebut, keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban. “Selanjutnya, Reskrim Unit Satu bersama Unit Identifikasi melakukan olah TKP di kamar kos,” ujarnya.

Kopi dan Durian
Kasus kematian seseorang yang diduga disebabkan oleh durian juga sempat menjadi pembicaraan pada awal 2018 ketika beberapa orang di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena meminum kopi durian.

Cangkir Kopi Terbesar
Apalagi, beberapa situs web juga menyebut bahwa durian termasuk enam makanan atau minuman yang tidak bisa dikonsumsi berbarengan dengan durian.

Dalam daftar tersebut, durian masuk dalam daftar bersama dengan alkohol, susu, terung, kepiting, dan daging merah.

Lalu, kembali lagi soal “campuran” kopi dan durian, seberapa berbahayakah kombinasi dari keduanya?

Dokter gizi, Dr Inge Permadhi SpGK menyebut bahwa mengonsumsi minuman seperti kopi baik setelah maupun saat makan durian tidaklah berbahaya.

Dr Inge menganggap keduanya merupakan dua objek yang berbeda dan tidak memiliki keterkaitan dengan keracunan.

Jika pun keracunan terjadi setelah seseorang mengonsumsi durian dan kopi secara bersamaan, kemungkinan besar orang tersebut memang sudah memiliki riwayat penyakit tertentu.

Keracunan baru bisa terjadi jika seseorang mengonsumsi durian terlalu banyak atau mengonsumsi durian yang terlalu matang alisa mengarak.

Sebab, menurut Dr Inge, jika durian terlalu matang, maka durian dapat mengandung alkohol. Tapi efek yang ditimbulkan biasanya jangka panjang, bukan efek sesaat setelah mengonsumsi durian.

Duh, Kebiasaan Mencuci Botol Anak Seperti Ini Justru Bisa Menyebabkan Kanker Pada Anak

Pemberian botol susu pada anak memang masih kerap menjadi perdebatan di kalangan para moms.

Ada beberapa Moms yang sama sekali enggan mengenalkan anak pada botol susu, tetapi ada pula beberapa yang masih mau mengenalkan anak pada botol susu.

Tentunya dengan berbagai pertimbangan. Nah, terlepas dari hal itu, ada satu hal yang patut Moms ketahui. Jika Moms merupakan tipe ibu yang masih mau mengenalkan anak pada botol susu, sebaiknya berhati-hati ketika mencucinya.

Sebab kesalahan dalam mencuci botol susu dapat membuat risiko berbahaya bagi kesehatan anak, salah satunya yakni risiko terkena penyakit kanker.

Hal ini disebabkan karena dalam wadah plastik tersembunyi sebuah zat berbahaya bernama Bisphenol-A (Bp-A).

Bp-A biasanya digunakan untuk membuat plastik polikarbonat, suatu bahan plastik bening dan kuat yang biasa digunakan untuk botol susu bayi.

Bahkan, hampir 95% botol bayi yang beredar dipasaran mengandung zat ini. Tak terkecuali botol susu dengan merek terkenal sekalipun.

Plastik polikarbonat biasanya ditandai dengan angka 7 di dalam segitiga daur ulang yang ada di bawah botol atau PC di dekat segitiga daur ulang.

Nah, dikutip dari serial buku Nakita berjudul A to Z Perawatan & Pengasuhan Anak, Bp-A dapat menyebabkan sejumlah penyakit serius seperti kanker prostat, kanker payudara, pubertas lebih awal, obesitas, diabetes, hingga perubahan dalam sistem imun.

Namun tenang saja Moms, bahaya tidaknya Bp-A tergantung dari seberapa besar konsentrasinya yang ‘terkirim’ pada tubuh anak.

Ada beberapa cara yang dapat Moms lakukan saat mencuci botol susu anak agar meminimalisir pelepasan Bp-A.

Pertama, hindari mengisi air panas langsung ke dalam botol atau wadah polikarbonat. Kedua, saat mencuci botol sebaiknya Moms menggunakan cairan sabun khusus untuk itu.

Jangan gunakan sembarang sabun karena cairan sabun yang keras akan memicu lepasnya Bp-A. Ketiga, cuci botol dengan air sabun hangat menggunakan spons.

Keempat, ketika menggunakan sikat dalam mencuci sebaiknya Moms menggunakan sikat yang halus agar gesekan yang terjadi dengan botol tidak menyebabkan lepasnya Bp-A.

Nah, selain beberapa cara tersebut ada pula beberapa hal yang perlu Moms ketahui.

Semakin sering botol susu disterilkan dengan air mendidih atau di microwave akan menyebabkan lepasnya Bp-A dari botol sebanyak 3-10 mikrogram/L.

Konsentrasi Bp-A yang lepas dari botol besarnya akan tergantung dari lama tidaknya Moms mensterilkan botol.

Jika Moms semakin lama mensterilkan botol maka semakin banyak Bp-A yang terlepas. Mndidihkan air di dalam botol akan melepaskan Bp-A lebih dari 100 mikrogram/L.

Mencuci botol bayi menggunakan mesin pencuci piring atau dishwasher akan melepaskan Bp-A sebanyak kurang lebih 10 mikrogram/L.

Menyiapkan susu bayi dengan cara menuangkan air mendidih ke dalam botol menyumbangkan pelepasan Bp-A tak lebih dari 0,5 mikrogram/L.

Tags: #cara mencuci botol susu yang salah menimbulkan kanker #jangan makan gorengan bersama kopi #jangan minum kopi bersama durian