Wirda Mansur Akui Tak Kuliah di Oxford, Cuma Belajar Setara SMA, Mengenal Mythomania, Penyakit yang Bikin Seseorang Suka Berbohong


Perkara riwayat pendidikan, Wirda Mansur menjadi perbincangan publik di media sosial. Putri Ustaz Yusuf Mansur itu sampai dituding berbohong menjadi lulusan Universitas Oxford. Ia pun menjelaskan semuanya lewat video yang diunggah. Dalam video tersebut, Wirda Mansur awalnya menceritakan cara beda Ustaz Yusuf Mansur mendidiknya. Menurutnya, cara sang ayah dalam mendidiknya itu luar biasa.

“Sebenarnya kalau misalkan masalah kuliah, ini emang lucu. Cara bokap gue ngedidik gue ini emang luar biasa ya. Agak berbeda dari yang lain, dari dulu kerjaan gue. Gue sekolah sampai kelas 5 SD karena gue fokus mau hafalin Al-Qur’an kan, masuk pesantren,” cerita Wirda Mansur.

Wirda Mansur pun mengaku, saat pesantren pun, ia tak hanya menimba di satu pesantren. Ia sempat mengenyam pendidikan di beberapa pesantren di berbagai daerah. Seperti di Cimahi, Cianjur, Yogyakarta, hingga Cisarua.

“Gue sempat tanya sama Bokap, ‘Kenapa harus seperti ini?'” tuturnya.

Wirda Mansur menuturkan memang cara sang Ayah mendidik dengan cara menempatkannya di banyak tempat beda. Itu berguna untuk memperbanyak Wirda Mansur pengalaman dan tahu banyak cara metode menghafal Al-Qur’an.

Pada 2014, Wirda Mansur mengaku masuk sekolah non formal di Yordania. Di sana, perempuan 20 tahun itu memperdalam bahasa Arab, Al-Qur’an, dan hadis. Setengah tahun di Yordania dan kembali ke Indonesia, Wirda Mansur mengejar paket untuk lulus SMP.

Kemudian pada 2015 dia diminta mengajar mengaji di Amerika. Sampai akhirnya, pada 2017 Wirda Mansur memilih mengambil program International Baccalaureate (IB) di Oxford.

“Sampai sini ini tricky, IB bukan kuliah, setara sama SMA. Programnya juga enggak sampai selesai. Itu hal biasa, tricky-nya bagaimana, ‘Kenapa LinkedIn lo University of Oxford?'” ungkap Wirda Mansur.

“Sampai di sini, yang bikin LinkedIn ini bukan gue sendiri. Jadi itu dibuat oleh salah satu staf, ada miss information menuliskan lulusan Oxford padahal gue sendiri nggak pernah klaim lulusan di mana. Cuma iya pernah belajar di Oxford, cuma bukan kuliah,” kata Wirda Mansur.

Wirda Mansur mengakui kesalahannya tak lagi mengecek informasi yang ditulis oleh stafnya. Saat itu dirinya hanya menurut untuk dibuatkan LinkedIn.

Mengenal Mythomania, Penyakit yang Bikin Seseorang Suka Berbohong

Apakah kamu senang melakukan kebohongan? Jika iya, bisa jadi kamu mengidap mythomania. Biasanya penderita mythomania memiliki kebiasaan berbohong yang tidak dapat dikendalikan.

Dilansir Healthline, mythomania merupakan kelainan psikologis yang menyebabkan perilaku berbohong secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kebohongan yang dilakukan penderita mythomania berbeda dengan kebohongan biasa. Terkadang ada orang yang melakukan kebohongan untuk menghindari menyakiti perasaan orang lain atau mendapatkan masalah. Tapi, mythomania membuat pelakunya berbohong tanpa alasan yang jelas.

Hingga saat ini, enggak diketahui dengan pasti penyebab dari mythomania ini sendiri. Kondisi ini dapat memicu penyakit mental lainnya seperti antisosial.

Salah satu pemicu terjadinya kondisi mythomania ini adalah trauma pada kepala yang menyebabkan hormon kortisol di otak enggak seimbang.

Nah, berikut ciri-ciri dan karakteristik si pembohong mythomania
1. Kebohongan mereka tampaknya enggak memiliki keuntungan khusus

2. Pembohong patologis dapat menceritakan kebohongan atau cerita yang enggak punya manfaat objektif.

3. Kisah yang diceritakan biasanya dramatis, rumit, dan detail

4. Phatological Liae adalah pendongeng yang hebat. Kebohongan mereka cenderung sangat detail dan penuh warna. Meskipun jelas berlebihan, tapi cerita mereka mungkin sangat meyakinkan.

5. Mereka biasanya menggambarkan dirinya sebagai pahlawan atau korban

6. Selain dijadikan seorang pahlawan atau korban di dalam ceritanya, mereka juga cenderung berbohong yang tampaknya bertujuan untuk mendapatkan kekaguman, simpati, atau penerimaan oleh orang lain.

7. Mereka percaya bahwa ceritanya benar-benar terjadi

8. Mereka menceritakan kebohongan dan cerita yagn berada di antara kebohongan sadar dan delusi. Mereka terkadang percaya dengan kebohongannya sendiri.

9. Kebohongan disampaikan berkali-kali dan terus-menerus

10. Kebohongan mereka diceritakan secara konsisten dan menajdi kebiasaan.

Contoh kebohongan yang dilakukan
Berikut adalah contoh kebohongan yang dilakukan oleh mythomania.

– Membuat cerita palsu kalau mereka telah meraih sesuatu yang sebenarnya belum pernah mereka dapatkan

– Menyebutkan kalau mereka punya penyakit mematikan padahal enggak

– Berbohong untuk mendapatkan kesan dari orang lain. Misalnya, mereka berteman dekat dengan salah satu publik figur.

Cara mengatasi si pathological liar

Ketika bertemu dengan seseorang yang merupakan pathological liar bisa sangat membuatmu frustasi. Berikut adalah petunjuk untuk membantumu menangani orang dengan penyakit ini.

Jangan kehilangan kesabaran

Meskipun mungkin kebohongan mereka membuatmu frustasi, sangat penting untuk enggak membiarkan kemarahan menguasai dirimu. Jadilah orang yang suportfif dan baik hati tapi tetap tegas.

Harap akan penolakan

Seseorang yang berbohong dan memiliki penyakit ini mungkin punya kecenderungan untuk terlebih dahulu merespons dengan suatu kebohongan. Jika kamu langsung mengkonfrontasi mereka tentang kebohongannya, kemungkinan besar mereka akan menyangkalnya.

Mereka juga mungkin akan menjadi marah dan mengungkapkan rasa keterkejutan atas tuduhan itu.

Ingat, ini bukan tentangmu

Sangat sulit untuk enggak dibohongi, tapi kebohongan patologis bukan tentangmu. Orang tersebut mungkin didorong oleh gangguan kepribadian, kecemasan, atau harga diri yang rendah.

Jadilah suportif

Saat berbicara tentang kebohongannya, ingatkan dia kalau dia enggak perlu mencoba membuatmu terkesan. Biarkan mereka tahu kalau kamu menghargai mereka apa adanya.

Jangan libatkan mereka

Ketika kamu melihat orang itu sedang berbohong, jangan libatkan mereka. Kamu bisa mempertanyakan apa yang dikatakannya yang bisa mendorong mereka untuk menghentikan kebohongan.

Kamu juga bisa memberi tahu kalau kamu enggak mau melanjutkan percakapan saat mereka enggak jujur.

Sarankan bantuan medis

Tanpa menghakimi atau mempermalukan orang tersebut, kamu bisa menyarankan agar mereka mempertimbangkan mendapatkan bantuan profesional. Beri tahu mereka kalau saranmu berasal dari kepedulian yang tulus untuk kesejahteraan mereka.

Wirda Mansur Disorot, Tretan Muslim Pamer Kuliah di 3 Kampus, Mundur Gegara Stripping Jin dan Jun

Nama Wirda Mansur tengah ramai diperbincangkan warganet.

Semua bermula dari riwayat pendidikan putri Ustaz Yusuf Mansur tersebut.

Banyak pihak yang menyebut jika Wirda melakukan pembohongan publik.

Mengenai hal tersebut, Wirda sebenarnya sudah memberikan klarifikasinya.

Wirda mengaku dirinya bukan kuliah di University of Oxford.

Ia hanya mengambil program International Bachelorette yang setara dengan jenjang SMA.

Ramai soal Wirda Mansur, kini giliran komika Tretan Muslim yang pamer pernah kuliah di tiga kampus.

Tak ingin publik menilainya berbohong, Tretan Muslim mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan bahwa dia pernah berkuliah di tiga kampus.

“Bukti nyata no hoax kuliah di 3 kampus bro,” tulisnya di akun Instagram @tretanmuslim.

Pada 2008, pemilik nama asli Aditya Muslim ini berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa dan Sastra Satya Widya jurusan Sastra Inggris.

Dalam keterangan status mahasiswa saat ini, Tretan Muslim sudah dikeluarkan dari kampus.

Di kolom caption, dia mengaku jarang masuk kuliah hingga akhirnya dikeluarkan.

“Sastra Inggris dikeluarkan karena jarang masuk soalnya semester awal pelajarannya terlalu gampang dan di kelas banyak ceweknya, saya pemalu bro,” tulis komika 30 tahun ini.

Tahun berikutnya, Tretan Muslim mendaftar ke Universitas Muhammadiyah Surabaya jurusan Keperawatan.

Tretan mengaku sungkan sudah gagal di kampus sebelumnya sehingga harus menyelesaikan studi Keperawatannya demi bisa ikut kerja dengan kakaknya di Kuwait.

“Kuliah perawat lulus alhamdulillah karena sungkan dah gagal Sastra Inggris dan pengen ikut kerja kakak yang jadi perawat di Quwait,” jelasnya.

Kampus ketiga adalah Universitas Esa Unggul.

Tretan masuk ke jurusan Kesehatan Masyarakat pada tahun 2015.

Pada mulanya, dia cuti kuliah.

Namun karena mendapat tawaran pekerjaan, dia memutuskan untuk mengundurkan diri.

“Kuliah kesehatan masyarakat mengundurkan diri (awalnya cuti) karena dapat tawaran stripping sinetron Jin dan Jun.”

Sebelumnya, netizen heboh dengan pernyataan Wirda Mansur yang mengaku kuliah di empat kampus, termasuk Oxford seperti dikutip dari Kompas TV dengan judul Saingi Wirda Mansur, Tretan Muslim Ungkap Pernah Kuliah di 3 Kampus: Bukti Nyata No Hoax.

Profil Wirda Mansur

Wirda Salamah Ulya lahir pada 20 November 2001. Gadis itu lebih dikenal dengan nama Wirda Mansur, mengikuti nama belakang ayahnya.

Ayah Wirda adalah Yusuf Mansur, merupakan salah satu pendakwah terkenal di Tanah Air.

Sementara ibunya bernama Siti Maemunah.

Wirda merupakan anak pertama dari lima bersaudara.

Keempat adiknya bernama Qumii Rahmatal Qulub, Aisyah Humairoh Hafidzoh, Muhammad Kun Syafii, dan Muhammad Yusuf Al Haafidz.

Wirda Mansur adalah seorang pengahapal Al Quran. Putri sulung Yusuf Mansur itu berhenti sekolah dan fokus menghapal Al Quran sejak usia 9 tahun.

Meskipun demikian, ia tetap melanjutkan pendidikan formalnya. Wirda melanjutkan sekolah menengah pertama (SMP) di Yordania, kemudian pada kelas 8 pindah ke Amerika Serikat.

Pendidikannya di luar negeri tidak tuntas hingga Wirda mengambil paket B di Indonesia.

Wirda Mansur kemudian masuk SMA di Inggris, namun tidak tuntas.

Akhirnya diselesaikan di Indonesia melalui paket C.

Saat ini Dikti mencatat Wirda sebagai mahasiswi jurusan Ilmu Hadis di Institut Daarul Qur’an Jakarta.

Wirda mengaku mengambil double degree, saat ini dia juga berkuliah di University of Buckhingham, Inggris.

Namun sedang mengambil cuti.

Selain itu, Wirda juga pernah mengambil program International Baccalaureate (IB) di Oxford pada 2017.

Selanjutnya kuliah di Raffles University selama tiga semester.

Wirda dikenal sebagai penulis dan influencer.

Sejak tahun 2016 sampai 2020, Wirda telah menulis total lima buku.

Buku Wirda diterbitkan setiap satu tahun sekali di antaranya Reach Your Dreams (2016), Be Calm, Be Strong, Be Grateful (2017), Be The New You (2018), Remember Me & I Will Remember You (2019), dan Unlimited You (2020).

Wirda Mansur memiliki 2,8 juta pengikut di Instagram @wirda_mansur.

Ia juga memiliki 1,51 juta subscribers di kanal YouTube WIRDA MANSUR.

Konten yang dibagikan Wirda di media sosialnya beragam mulai dari dakwah, motivasi, hingga vlog sehari-hari.

Sumber penghasilan Wirda bukan hanya dari media sosial.

Putri sulung Yusuf Mansur itu juga menjabat sebagai direktur utama PT Wirdamae Group indonesia.

Perusahaan yang menaungi banyak bidang bisnis seperti travel, kosmetik, manajemen aset, hingga fesyen.