‘Ya Allah, Aku Ancam Cerai Suamiku Karena Tak Bisa Memberi Anak. Tapi Saat Rahasia Itu Kubaca..’


‘Ya Allah, Aku Ancam Cerai Suamiku Karena Tak Bisa Memberi Anak. Tapi Saat Rahasia Itu Kubaca..’

Bukti cinta yang dilakukan pria ini sungguh mengharukan.

Ia melakukan apapun demi istrinya, bahkan ketika harga diri dan kehormatannya dihina.

Cerita berikut ini sungguh sedih, bikin nangis. Ketika seorang istri yang mengancam cerai karena anak saat tahu fakta sebenarnya dari sebua buku harian.

Berikut ceritanya yang dilansir Kisah Hikmah.

‘Ya Allah, Aku Ancam Cerai Suamiku Karena Tak Bisa Memberi Anak. Tapi Saat Rahasia Itu Kubaca..’

Empat tahun sudah keduanya menikah. Namun pasangan suami istri itu belum juga dikaruniai buah hati. Mulanya mereka tidak merasa ada masalah.

Namun saat terdengar bisik-bisik tetangga, sang istri mulai resah. Kok belum punya anak ya mereka. Yang punya masalah suami atau istri? kalimat-kalimat itu sampai juga di telinga mereka.

Akhirnya suami istri itu pergi ke dokter. Mohon bersabar pak, kata dokter kepada pria itu sambil menyerahkan hasil lab. Istri anda mandul dan agaknya tidak ada harapan untuk bisa hamil.

“Kalau begitu, jangan sampaikan ini kepada istri saya, Dok”. pinta sang suami.

“Maksud Anda?”. Dokter pun kaget sambil bertanya

“Saya khawatir itu akan melukai perasaannya. Dokter katakan saja kalau saya yang mandul”.

Dokter pun menjawab :

“Tidak bisa begitu. Anda kan tidak ada masalah”

Cukup lama mereka berbincang, hingga pria tersebut berhasil meyakinkan dokter untuk mengatakan sesuai keinginannya.

Entah bagaimana ceritanya, tetangga-tetangga yang dulu bertanya siapa diantara suami istri itu yang bermasalah akhirnya mendengar bahwa pria itu mandul.

Kabar itu juga sampai kepada kerabat mereka. Kasak-kusuk pun semakin kencang. Meski demikian, rumah tangga keduanya masih bertahan. Hingga suatu hari, lima tahun setelah hasil lab itu, wanita itu tak dapat lagi bersabar.

“Sembilan tahun sudah kita berkeluarga, dan selama itu aku dapat bersabar. Sampai-sampai para tetangga kasihan melihatku dan mengatakan ‘kasihan yang wanita shalihah itu… Ia telah bersabar hidup bertahun-tahun dengan suaminya yang mandul…’

Terus terang, aku ingin menggendong anak, mengasuh dan membesarkannya. Kini aku tak dapat lagi memperpanjang kesabaranku.

Tolong ceraikan aku agar aku bisa menikah dengan laki-laki lain dan mendapat anak darinya”. kata sang istri kepada suaminya.

Sang suami dengan sabar mendengar tuntutan itu sambil menasehatinya.

“Ini ujian dari Tuhan sayang Kita perlu bersabar…”.

Mendengar nasehat tersebut, emosi istri sedikit mereda.

“Baiklah, aku akan bersabar. Tapi hanya satu tahun. Jika berlalu masa itu dan kau tidak juga memberiku keturunan, ceraikan saja aku…”

Selang beberapa hari, tiba-tiba wanita itu jatuh sakit. Hasil lab menunjukkan, ia mengalami gagal ginjal.

“Ini semua gara-gara kamu…” kata wanita itu kepada suaminya yang saat itu menungguinya di rumah sakit.

“Aku terus menahan sabar karenamu. Inilah akibatnya. Sudah tidak punya anak, kini aku kehilangan ginjalku…!”. sambungnya.

Sang suami tidak menjawab. Ia terus menyabarkan sang istri. Setelah itu, ia pun mengabari sang istri bahwa beberapa hari ke dapan ia akan berangkat ke luar negeri.

“Apa? Kau akan pergi ke luar negeri?”. kata wanita itu dengan nada tinggi.

“Iya…”.

Esok harinya ketika sang suami berpamitan kepadanya. Entah bagaimana perasaannya, ia yang kini bad rest di rumah sakit harus berjuang sendiri tanpa suami.

“Ini tugas dinas, Sayang… dan sekaligus aku akan mencari pendonor ginjal buatmu…”.

Beberapa hari kemudian, wanita itu mendapatkan kabar gembira bahwa telah ada seseorang yang mau mendonorkan ginjalnya. Tetapi dokter merahasiakan namanya.

“Orang itu sungguh baik, Dokter. Ia mendonorkan ginjalnya untukku tanpa mau diketahui namanya. Sementara suamiku sendiri, ia justru pergi ke luar negeri, meninggalkanku sendiri…!”.

Mata dokter yang mendengar komentar itu berkaca-kaca. Ia tahu persis siapa yang mendonorkan ginjal untuk wanita itu.

Dengan izin Tuhan, operasi berhasil dengan baik.

Wanita itu sembuh. Dan yang lebih menakjubkan, tak lama kemudian ia hamil, lalu melahirkan seorang bayi yang lucu.

Ucapan selamat datang dari kerabat dan tetangga. Kini bisik-bisik itu telah selesai. Dan kehidupan rumah tangga keduanya pun normal kembali.

Suatu hari saat sang suami dinas luar, tak sengaja wanita itu menemukan buku harian suaminya di atas meja. Mungkin karena terburu-buru, sang suami itu lupa menyimpannya seperti biasa.

Betapa terkejutnya wanita itu membaca halaman demi halaman episode rumah tangga yang selama ini tak diketahuinya.

Bahwa ternyata yang mandul adalah dirinya. Bahwa pendonor ginjal itu adalah suaminya sendiri. Ia pun menangis sejadi-jadinya.

Hampir pingsan ia menyadari kekeliruannya selama ini. Ia yang tak tahan dan ingin minta cerai, padahal suaminya lah manusia paling sabar yang ia temui.

Ia kesal dengan suaminya yang pergi saat ia operasi, padahal suaminya terbaring lemah saat itu demi menghibahkan satu ginjal untuknya.

Ketika sang suami pulang, wanita itu tak mampu memandang wajahnya. Ia tertunduk malu.

Hampir seratus hari lamanya, ia terus begitu. Malu di depan pria yang paling dicintainya dan paling berjasa dalam hidupnya.

======

Jangan Sepelekan 8 Manfaat Salak untuk Kesehatan Ini

Di balik kulitnya yang menyerupai sisik, manfaat salak bagi kesehatan ada beragam. Dengan mengonsumsi salak, Anda bisa memperkuat sistem imunitas tubuh dan menangkal radikal bebas sambil menikmati rasa manis dan kerenyahannya.

Manfaat salak bagi kesehatan dapat diperoleh karena buah satu ini tidak hanya mengandung karbohidrat dan serat yang tinggi, tapi juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh, seperti vitamin C, vitamin B2, kalium, kalsium, fosfor, folat, dan zat besi.

Selain nutrisi tersebut, senyawa kimia pada buah salak, seperti flavonoid, likopen, dan karotenoid, juga tak kalah penting dalam mendukung kesehatan tubuh.

Ragam Manfaat Salak

Manfaat salak bagi kesehatan ada beragam. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Salah satu manfaat salak adalah meningkatkan imunitas tubuh. Manfaat ini dapat diperoleh karena kandungan vitamin C pada salak mampu membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari berbagai macam infeksi.

Selain itu, antioksidan seperti karotenoid dan likopen yang ada pada salak juga bermanfaat dalam meningkatkan imunitas karena mampu membantu menangkal radikal bebas yang berpotensi merusak sel dan DNA tubuh.

2. Mencerahkan kulit

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak salak dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk mencerahkan kulit berkat kandungan vitamin C di dalamnya.

Senyawa flavonoid yang didapatkan dari ekstrak buah salak juga terbukti efektif untuk menurunkan kadar senyawa pigmen yang memberikan warna pada kulit sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan krim pemutih kulit.

3. Mencegah sembelit

Masih banyak masyakarat yang percaya bahwa mengonsumsi salak bisa menyebabkan sembelit atau susah buang air besar (BAB). Faktanya, ini hanyalah mitos belaka karena konsumsi salak secukupnya justru dapat membantu mencegah terjadinya sembelit.

Pasalnya, serat dalam salak mampu meningkatkan kesehatan saluran cerna, meningkatkan bakteri baik di usus, dan membuat tinja menjadi lebih lunak sehingga mudah untuk dikeluarkan.

4. Meningkatkan kesehatan jantung

Untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung, Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung kalium, seperti salak. Kalium berperan penting dalam menjaga irama detak jantung dan menurunkan tekanan darah, sehingga dapat menjaga kerja jantung tetap optimal.

Selain meningkatkan kesehatan jantung, kalium juga dapat mengatur keseimbangan cairan tubuh, memelihara fungsi saraf, mencegah batu ginjal, dan menjaga kepadatan tulang.

5. Mengontrol diabetes

Salak mengandung nutrisi yang dibutuhkan penderita diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa salak dapat menurunkan kadar kolesterol darah tikus yang diberi makan makanan tinggi lemak. Hal ini sangat baik untuk penderita diabetes yang sering kali mengalami masalah kolesterol.

Bahkan tidak hanya itu, penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dan asam asetat pada cuka salak memiliki potensi antidiabetik, yaitu dapat meningkatkan fungsi kelenjar pankreas dalam memproduksi hormon insulin, sehingga mungkin untuk digunakan sebagai obat diabetes.

6. Mengontrol kadar asam urat

Manfaat salak berikutnya adalah membantu mengontrol kadar asam urat. Penelitian menunjukkan bahwa salak mengandung senyawa yang mampu menghambat enzim xanthin oksidase, yaitu enzim yang berperan dalam produksi asam urat. Manfaat ini bahkan diduga bisa setara dengan obat asam urat.

7. Mencegah penyakit kanker

Penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif pada ekstrak buah salak bersifat antikanker dan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama kanker paru, kanker usus, dan kanker payudara. Namun, manfaat ini masih perlu diteliti lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar efektivitasnya dalam memerangi penyakit kanker.

Meski beberapa manfaat salak perlu untuk diteliti lebih lanjut, Anda tetap bisa menjadikan buah ini sebagai camilan atau makanan penutup yang menyehatkan. Namun, jangan lupa untuk tetap mengosumsi makanan bergizi lainnya agar nutrisi yang didapat lebih beragam, sehingga kesehatan dapat lebih terjaga.

Jika ingin menjadikan salak sebagai bagian dari pengobatan untuk mengatasi atau mencegah penyakit tertentu, sebaiknya konsutasikan ke dokter terlebih dahulu. Dokter akan memberikan saran mengenai konsumsi salak yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.

Tags: #istri ancam cerai suami karena tidak punya anak #manfaat salak untuk kesehatan